Kembangkan Inovasi dan Peningkatan Penjualan Melalui Marketplace, Tim Dosen DKV ISI Surakarta Dampingi UMKM

Print Friendly and PDF

Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, sedang aktif menerapkan strategi pemanfaatan digital marketing dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merek dagang.



Kembangkan Inovasi dan Peningkatan Penjualan Melalui Marketplace, Tim Dosen DKV ISI Surakarta Dampingi UMKM

Solo- majalahlarise.com -Dalam upaya memperkuat daya saing UMKM di pasar digital, UMKM Stockayu.id, yang merupakan UMKM binaan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, sedang aktif menerapkan strategi pemanfaatan digital marketing dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merek dagang. Ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa DKV ISI Surakarta.

Stockayu.id, yang memiliki workshop di Jepara, Jawa Tengah, diwakili oleh Anjastika Sagara S.Sn sebagai pendiri, berkolaborasi dengan Program Studi DKV ISI Surakarta. Materi yang disampaikan berasal dari Asmoro Nurhadi Panindias M.Sn. dan Rendya Adi Kurniawan M.Sn., sementara mahasiswa DKV membantu dalam pendampingan desain.

Menurut Anjastika Sagara selaku pendiri Stockayu.id ini menjelaskan dengan upaya untuk meningkatkan penjualan di platform marketplace seperti Tokopedia dan Shopee dengan tujuan mendapatkan status "official store." 


Ini merujuk pada pemilik merek resmi atau pemegang hak merek dagang yang memproduksi barang sendiri untuk dijual kepada konsumen di Indonesia. Keuntungan bagi penjual di Official Store antara lain akses ke berbagai fitur eksklusif Tokopedia untuk pengembangan bisnis, dukungan kampanye selalu aktif, serta voucher dari Tokopedia, yang memberikan jaminan dan kepercayaan lebih bagi pembeli.

Pendampingan dilakukan selama bulan Agustus hingga September 2023 secara daring dan tatap muka. Acara puncak pendampingan dilaksanakan pada tanggal 4-5 September 2023 secara langsung di Prodi DKV Kampus 2 ISI Surakarta. Materi yang disampaikan meliputi digital marketing, desain grafis, dan pengetahuan dasar tentang HKI. Selain itu, pendampingan praktis juga dilakukan dalam bentuk praktik desain grafis dan penyusunan draft pengajuan HKI. Selama pendampingan ini dihasilkan desain untuk unggah di media sosial dan draft naskah HKI merek dagang siap diajukan melalui Pusat HKI ISI Surakarta.

Sedangkan menurut Asmoro Nurhadi Panindias dalam rilisnya bahwa kegiatan inisiatif kolaboratif ini menandai komitmen DKV ISI Surakarta dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM di era digital yang sedang trend di masa sekarang. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top