GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
Guru SMP Negeri 8 Kota Surakarta Raih The Best Five Pelatihan Pembelajaran Mendalam 100 JP
SURAKARTA - majalahlarise.com – Hetty Dwi Agustin, S.Pd., guru Bahasa Inggris SMP Negeri 8 Kota Surakarta, meraih penghargaan "The Best Five Kelompok SMP" dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta dalam kegiatan Apresiasi dan Wisuda Peserta Pelatihan Pembelajaran Mendalam 100 Jam Pelajaran (JP), Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara lantai 3, Kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian peserta dalam mengikuti program peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan pembelajaran mendalam. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para pendidik untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan proses pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Saat dikonfirmasi, Hetty Dwi Agustin mengaku senang dapat terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan sekaligus membawa nama baik SMP Negeri 8 Kota Surakarta.
“Saya merasa senang terpilih dan bisa membawa nama baik SMP Negeri 8. Selain menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga menambah persaudaraan karena saya mendapat teman sejumlah 400 peserta guru dari sekolah lain, baik dari jenjang SD maupun SMP di Kota Surakarta,” ungkap Hetty.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat memberikan manfaat bagi dirinya, rekan-rekan guru, serta lingkungan sekolah.
“Harapan saya, semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi semuanya,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP., M.A.P., menyampaikan apresiasi dan wisuda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Pelatihan Pembelajaran Mendalam 100 JP yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Surakarta.
Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi guru dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu memahami materi secara lebih mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hetty Dwi Agustin, S.Pd saat foto bersama peserta lain Aridyah Niken Harjanti, S.Pd, M.Pd Guru bahasa Inggris SMPN 18 Kota Surakarta ( Kepala SMPN 27 Kota Surakarta sejak 1 Agustus 2026).
Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di sekolah masing-masing. Peningkatan kompetensi pendidik diharapkan turut mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.
Capaian Hetty Dwi Agustin menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 8 Kota Surakarta sekaligus menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan praktik pembelajaran yang
lebih baik. (Sofyan)
Baca juga: MABIT SD Muhammadiyah PK Banyudono Perkuat Iman dan Adab, Siapkan Calon Pemimpin Bangsa
Pendidikan
![]() |
| Siswa mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) bertema “Menguatkan Iman, Membentuk Adab, Menyiapkan Calon Pemimpin Bangsa”, Jumat (9/10/2026). |
MABIT SD Muhammadiyah PK Banyudono Perkuat Iman dan Adab, Siapkan Calon Pemimpin Bangsa
Boyolali – majalahlarise.com – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menggelar Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) bertema “Menguatkan Iman, Membentuk Adab, Menyiapkan Calon Pemimpin Bangsa”, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang diikuti siswa kelas V dan VI ini menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk generasi yang unggul dalam akademik, kuat dalam keimanan, serta memiliki adab dan karakter kepemimpinan.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, menjelaskan pendidikan perlu mengintegrasikan kecerdasan intelektual, spiritual, dan pembentukan karakter. Melalui MABIT, sekolah membimbing siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh, cerdas, kreatif, dan mandiri dengan menjadikan adab sebagai landasan dalam menuntut ilmu.
Rangkaian kegiatan diawali pukul 15.30 WIB dengan pembukaan dan persiapan tempat. Siswa kelas V mendapatkan materi tentang adab berinteraksi dengan lawan jenis, sedangkan siswa kelas VI mengikuti latihan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai persiapan menghadapi evaluasi akademik.
Siswa kemudian mengikuti materi “Meneladani Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari”. Materi ini mengajak siswa menerapkan keteladanan Rasulullah, seperti jujur, amanah, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
Salah satu agenda kegiatan adalah tausiyah motivasi dan spiritual building bersama Ustaz Misnanto, S.Pd., Kepala MIM PK Kartasura, yang dipandu Ustazah Endri. Dalam sesi tersebut, siswa diajak mengenali potensi diri, meningkatkan semangat belajar, serta memahami pentingnya doa, ikhtiar, kedisiplinan, dan akhlak yang baik untuk meraih keberhasilan.
Pembinaan spiritual dilanjutkan dengan salat Magrib dan Isya berjamaah serta murojaah bersama. Pada dini hari, siswa dijadwalkan melaksanakan salat Tahajud, salat Subuh berjamaah, dan kultum pagi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama dan bersih-bersih lingkungan sebelum penutupan yang dijadwalkan pukul 05.30 WIB.
Wali kelas VI A, VI B, dan VI C, yaitu Ustazah Shela Yunitamara, Ustazah Putri Endriastuti, dan Ustazah Iin Marlinda, turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan para guru mendukung pelaksanaan program, mulai dari pembelajaran hingga pembiasaan ibadah dan kemandirian.
Melalui MABIT, SD Muhammadiyah PK Banyudono berharap siswa mampu menyeimbangkan prestasi akademik dengan keimanan dan akhlak mulia. Kepemimpinan tidak hanya ditunjukkan melalui prestasi, tetapi juga melalui kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. (Sofyan)
Baca juga: Pererat Silaturahmi Lintas Sekolah, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga
Pendidikan
Lolos Pameran Internasional di Irak, Karya Dosen Desain Interior ISI Surakarta Angkat Karakter Wayang Pahlawan
Surakarta - majalahlarise.com– Karya visual dosen Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Agung Purnomo, berhasil lolos kurasi dalam pameran internasional TTAH Things That Almost Happened 2026 – Virtual Exhibition di Irak. Karya berupa desain poster berjudul Almost Everything tersebut mengangkat figur wayang pahlawan yang dipadukan dengan elemen teks sebagai latar belakang.
Karya Agung terpilih untuk dipamerkan bersama 308 karya lainnya yang dihasilkan oleh 202 peserta dari 38 negara. Sejumlah negara yang berpartisipasi dalam pameran ini antara lain Mesir, Ekuador, India, Belarus, Yunani, China, dan Kolombia, serta Hungaria. Pameran virtual tersebut mulai dibuka pada 15 September 2026 dan dapat diakses melalui laman https://aliart1.my.canva.site/ttahexhibition/.
Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dosen dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui luaran penelitian yang diwujudkan dalam karya desain visual. Hasil kegiatan ilmiah tidak hanya dapat dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah atau kekayaan intelektual, tetapi juga dikembangkan menjadi karya kreatif yang memiliki nilai edukasi dan berpotensi menjangkau masyarakat luas.
Agung Purnomo menghasilkan karya tersebut melalui kegiatan ilmiah yang didukung Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisainstek). Penelitian tersebut mengangkat karakter wayang pahlawan sebagai media untuk meningkatkan nasionalisme pada siswa sekolah dasar.
Melalui pendekatan visual, figur wayang pahlawan dihadirkan sebagai representasi karakter dan nilai kepahlawanan yang dapat diperkenalkan kepada generasi muda. Penggabungan figur wayang dengan elemen teks dalam poster Almost Everything menjadi salah satu bentuk eksplorasi desain yang menghubungkan kekayaan budaya Indonesia dengan pendekatan komunikasi visual kontemporer.
Dalam rilis yang dikirimkan, Agung Purnomo menjelaskan capaian tersebut menjadi bukti bahwa hasil kegiatan ilmiah dapat dikembangkan menjadi luaran yang berdampak dan memiliki daya saing di tingkat internasional.
“Capaian ini membuktikan bahwa luaran kegiatan ilmiah dapat menjadi luaran yang berdampak. Karya visual yang dihasilkan juga mampu bersanding dengan karya seniman dan desainer dari berbagai negara,” jelas Agung.
Menurutnya, pengembangan hasil penelitian menjadi karya visual membuka peluang bagi dosen untuk memperluas pemanfaatan hasil kegiatan akademik. Selain menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan seni, karya tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas budaya Indonesia melalui forum internasional.
Keberhasilan karya Almost Everything lolos kurasi dalam pameran internasional ini sekaligus memperlihatkan peluang pengembangan karakter wayang sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan desain. Nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat dikemas melalui pendekatan kreatif agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara itu, Ketua Program Studi Desain Interior FSRD ISI Surakarta, Putri Sekar Hapsari, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Agung Purnomo. Ia juga mendukung aktivitas dosen dalam menghasilkan karya dan mengirimkannya ke berbagai ajang internasional.
Putri berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pemantik motivasi bagi sivitas akademika ISI Surakarta untuk terus mengembangkan potensi, menghasilkan karya inovatif, serta memperluas partisipasi dalam forum seni dan desain di tingkat global.
Keikutsertaan Agung Purnomo dalam *TTAH Things That Almost Happened 2026 – Virtual Exhibition* menjadi contoh pemanfaatan hasil kegiatan ilmiah untuk menghasilkan karya desain yang dapat diapresiasi secara internasional. Di sisi lain, pengangkatan karakter wayang pahlawan juga menjadi upaya kreatif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui medium desain visual. (Sofyan)
Baca juga: Pererat Silaturahmi Lintas Sekolah, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga
Pendidikan
Pelatihan Basic Content Creator for Social Media di BLK Wonogiri Resmi Ditutup, Peserta Mulai Raih Proyek Konten Digital
Wonogiri - majalahlarise.com – Pelatihan Basic Content Creator for Social Media di Balai Latihan Kerja (BLK) UPT Wonogiri resmi ditutup oleh Samsudi, S.IP., Kepala Subbagian Umum Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Surakarta, Jumat (9/10/2026). Pelatihan yang berlangsung pada 10–14 Agustus 2026 ini merupakan hasil kerja sama BLK Wonogiri dengan BPVP Surakarta untuk membekali peserta dengan keterampilan memanfaatkan teknologi generative artificial intelligence (AI) dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran usaha.
Kepala BLK Wonogiri, Adi Rohmadi Abdullah, S.T., dalam laporannya menyampaikan pelatihan singkat atau short course tersebut diikuti 16 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari bidang kuliner, media, kecantikan, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi generative AI untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemasaran usaha. Para peserta merupakan praktisi dan pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis serta meningkatkan pemasaran melalui pemanfaatan teknologi AI,” ungkapnya.
Pelatihan berlangsung selama lima hari, 10–14 Agustus 2026, dengan total 40 jam pelatihan. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat. Berbeda dengan pelatihan berbasis kompetensi yang umumnya berorientasi pada penempatan kerja, program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas peserta sesuai bidang usaha dan keahlian masing-masing, terutama dalam pembuatan konten media sosial berbasis kecerdasan buatan.
Adi Rohmadi Abdullah menjelaskan, hasil pelatihan mulai diterapkan peserta dalam kegiatan profesional dan pengembangan usaha. Sejumlah peserta bahkan telah memperoleh pesanan jasa pembuatan konten setelah mengikuti program tersebut.
Salah satunya Sofyan, peserta yang mengembangkan usaha di bidang media dan agensi iklan digital. Ia mulai menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk mengerjakan proyek video profil usaha rumahan produsen intip goreng yang produknya direncanakan mengikuti pameran di Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada Oktober 2026.
Menurut Adi, perkembangan tersebut menjadi salah satu indikasi awal manfaat pelatihan dalam membuka peluang kerja dan pengembangan usaha. Penyelenggara berharap keterampilan baru yang diperoleh peserta dapat meningkatkan kualitas kerja, produktivitas, serta penghasilan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sementara itu, Samsudi, S.IP., dalam sambutan sekaligus penutupan pelatihan menyampaikan salam dan permohonan maaf dari kepala BPVP Surakarta yang berhalangan hadir secara langsung karena agenda kedinasan lainnya. Ia mengapresiasi kerja sama BLK UPT Wonogiri dan BPVP Surakarta dalam menyelenggarakan pelatihan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di era digital.
“Pelatihan ini sangat relevan dengan potensi produk lokal Wonogiri yang perlu diperkenalkan lebih luas melalui media sosial. Platform seperti Instagram dan TikTok dapat membantu pelaku usaha membangun citra produk, menjangkau masyarakat, meningkatkan interaksi dengan calon konsumen, hingga membuka peluang produk semakin dikenal luas,” ujarnya.
Samsudi berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas. Peserta yang telah menjalankan usaha didorong untuk terus meningkatkan kemampuan membuat konten kreatif agar produk mereka semakin dikenal masyarakat.
Ia juga menjelaskan penguasaan teknologi kecerdasan buatan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan digital yang berlangsung cepat. Pelaku usaha perlu terus belajar dan beradaptasi agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung kegiatan pemasaran dan menghadapi persaingan.
“Ilmu yang diperoleh selama pelatihan hendaknya terus dikembangkan dan dibagikan kepada generasi penerus agar manfaatnya semakin luas. Kami berharap program pelatihan konten kreator berbasis AI dan media sosial dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Samsudi menyampaikan apresiasi kepada BLK UPT Wonogiri dan seluruh peserta atas partisipasi serta keberhasilan penyelenggaraan pelatihan. Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbilalamin, ia secara resmi menyatakan Pelatihan Basic Content Creator for Social Media di BLK UPT Wonogiri selesai.
Salah satu peserta, Sofyan Yuli Antonius, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, keterampilan membuat konten kreatif berbasis AI semakin dibutuhkan pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mempromosikan produk, menjangkau calon pembeli, dan meningkatkan transaksi penjualan.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini untuk mendukung usaha saya di bidang media dan agensi iklan digital. Alhamdulillah, ilmu yang diperoleh sudah bisa saya terapkan. Saat ini saya mendapat proyek pengerjaan video profil usaha rumahan produsen intip goreng yang produknya akan dipamerkan di Kementerian Perdagangan RI pada Oktober ini,” ungkap Sofyan.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan untuk menghasilkan konten promosi yang lebih kreatif, menarik, dan sesuai kebutuhan pasar. Menurutnya, kemampuan memadukan kreativitas dengan teknologi AI menjadi bekal penting bagi pelaku usaha media digital dalam memberikan layanan promosi yang efektif bagi UMKM.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi AI dan media sosial secara tepat, pelaku usaha memiliki peluang lebih luas untuk memperkenalkan produk, membangun hubungan dengan pelanggan, serta meningkatkan daya saing di pasar digital. (Sofyan)
Baca juga: Pererat Silaturahmi Lintas Sekolah, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga
Pendidikan
![]() |
| Murid mengasah kemampuan berpikir, ketangkasan, komunikasi, serta kerja sama tim untuk mencapai tujuan bersama. |
Pererat Silaturahmi Lintas Sekolah, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga
SALATIGA - majalahlarise.com – Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan field trip edukatif ke SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dan Saloka Theme Park, Kabupaten Semarang, Kamis (8/10/2026). Kegiatan bertema “Satu Hari, Sejuta Sahabat: Kolaborasi Seru Tanpa Batas” ini menjadi sarana mempererat silaturahmi lintas sekolah sekaligus menumbuhkan karakter mandiri, komunikatif, dan kolaboratif pada diri murid.
Koordinator tim kelas IV, Atit Nur Ariyanna, menjelaskan kegiatan pembelajaran di luar kelas memberikan kesempatan kepada murid untuk berinteraksi dengan lingkungan baru, melatih keberanian, serta mengembangkan kecerdasan sosial dan emosional.
“Pembelajaran di luar kelas ini melatih keberanian anak-anak untuk beradaptasi dan berkomunikasi. Kami berharap kolaborasi antarsekolah ini terus berlanjut demi kemajuan bersama,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan persahabatan ke SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Dalam kunjungan tersebut, murid dari kedua sekolah mengikuti berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk membangun keakraban dan melatih kemampuan bekerja sama.
Pembentukan kelompok dilakukan secara acak menggunakan kartu bergambar hewan. Cara ini membuat suasana lebih cair sekaligus mendorong murid berkenalan dan berkolaborasi dengan teman-teman baru dari sekolah berbeda.
Dalam sesi fun games, peserta ditantang menyelesaikan lima pos permainan, yakni Clash of Champions (COC) Matematika, memindah cup, sambung kata, angkat bola, dan Trivia Game in English. Setiap permainan mengajak murid mengasah kemampuan berpikir, ketangkasan, komunikasi, serta kerja sama tim untuk mencapai tujuan bersama.
Keakraban antar murid semakin terasa ketika mereka bersama-sama membuat karya seni kolase berbahan daur ulang. Dengan memanfaatkan botol plastik dan kanvas bekas, setiap kelompok menyusun elemen karya hingga membentuk tulisan “SDM Plus” dan “SDM PK SOLO”.
Aktivitas tersebut tidak hanya mengembangkan kreativitas, tetapi juga mengenalkan pemanfaatan bahan bekas menjadi karya bernilai seni. Murid belajar berbagi tugas, menghargai gagasan teman, dan menyatukan perbedaan untuk menghasilkan karya bersama.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, Suharwono, menyambut hangat kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan lintas sekolah menjadi ruang strategis bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan bersosialisasi sekaligus memperluas jejaring pertemanan sejak dini.
“Kami berharap ruang perkenalan ini menjadi pemantik lahirnya persahabatan yang berkelanjutan bagi para siswa di luar momentum kegiatan field trip hari ini,” ujarnya.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan persahabatan di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Saloka Theme Park di Kabupaten Semarang. Di taman rekreasi tersebut, para murid mengeksplorasi beragam wahana interaktif yang memadukan unsur rekreasi dengan pembelajaran kontekstual.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah. Melalui interaksi langsung dan eksplorasi berbagai wahana, mereka diharapkan dapat memperluas wawasan, melatih kemandirian, serta mengembangkan rasa ingin tahu melalui pengalaman yang menyenangkan.
Melalui kegiatan field trip ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta terus berupaya menghadirkan pembelajaran bermakna (meaningfull learning) yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademis, tetapi juga pembentukan karakter.
Pengalaman sehari bersama teman-teman dari sekolah berbeda diharapkan menjadi bekal bagi murid untuk membangun hubungan sosial yang positif, menghargai perbedaan, dan memahami pentingnya kolaborasi dalam kehidupan sehari-hari.(Sofyan)
Baca juga: Fakultas Pertanian Univet Bantara Kembali Kirim 12 Mahasiswa Magang ke Jepang
Pendidikan
![]() |
| Frian Abadi dan Savina Dwi Agnezya Wulandari berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI Tahun 2026. |
Naik Podium di Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026, Dua Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Medali Emas
SURAKARTA - majalahlarise.com– Dua mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang olahraga. Frian Abadi dan Savina Dwi Agnezya Wulandari berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI Tahun 2026.
Keduanya merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ISI Surakarta. Kejuaraan tingkat nasional tersebut berlangsung pada 11–13 September 2026 di GOR Indoor Manahan, Surakarta. Dalam kompetisi itu, tim ISI Surakarta berhasil membawa pulang empat medali emas dan tiga medali perunggu untuk kategori dewasa.
Frian Abadi, mahasiswa angkatan 2025, meraih medali emas pada kategori tanding kelas C dewasa putra. Sementara itu, Savina Dwi Agnezya Wulandari, mahasiswa angkatan 2023, menjadi juara pertama pada kategori tanding kelas C dewasa putri.
Prestasi tersebut menunjukkan mahasiswa ISI Surakarta mampu mengembangkan potensi di luar bidang akademik. Di tengah kesibukan menempuh pendidikan seni dan desain, keduanya tetap berkomitmen menjalani latihan untuk meraih hasil terbaik dalam kompetisi pencak silat.
Savina mengungkapkan, persiapan menghadapi kejuaraan dilakukan melalui latihan fisik, penguatan mental, pengaturan pola makan, serta menjaga waktu istirahat. Ia bersama rekan-rekannya menjalani latihan dua hingga tiga kali dalam seminggu untuk menjaga kesiapan menghadapi pertandingan.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kondisi fisik dan mental agar mampu tampil maksimal di gelanggang. Kedisiplinan menjalani latihan juga membantu atlet menjaga konsistensi selama mengikuti pertandingan.
Dosen pembimbing sekaligus pembina UKM Pencak Silat ISI Surakarta, Eko Wahyu Prihantoro, menyampaikan keberhasilan para atlet merupakan hasil dari konsistensi dan kerja keras selama masa persiapan.
"Prestasi ini adalah hasil nyata dari disiplin tinggi, kerja keras, dan dedikasi penuh anak-anak selama masa persiapan di bawah arahan pelatih Asruri Nur Ichsan," ungkap Eko.
Ia turut memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah membawa nama baik kampus melalui kompetisi olahraga tingkat nasional. Dukungan pembinaan dari pelatih, dosen pembimbing, dan pihak kampus menjadi bagian dari upaya pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Perolehan medali tim ISI Surakarta dalam kejuaraan tersebut terdiri atas empat medali emas dan tiga medali perunggu. Selain Frian dan Savina, medali emas diraih Aisdiansyah Ardy Ibrahim dari Program Studi Senjata Tradisional Keris pada kategori tanding kelas C dewasa putra dan seni tunggal dewasa.
Sementara itu, tiga medali perunggu diraih Adi Dwi Permana dari Program Studi Seni Karawitan pada kategori solo kreatif dewasa putra, Fadilla Nanda Pramesinta dari Program Studi Seni Tari pada kategori solo kreatif dewasa putri, serta Ilham Meirizal Pratama dari Program Studi Seni Murni pada kategori tanding kelas D dewasa putra.
Perwakilan atlet, Frian Abadi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih bersama tim. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama sekaligus bentuk kebanggaan terhadap almamater.
"Mewakili seluruh teman-teman tim, kami sangat bersyukur atas perolehan empat emas dan tiga perunggu ini. Kemenangan ini kami persembahkan untuk almamater tercinta, ISI Surakarta," ucap Frian.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, dosen pembimbing, serta pihak kampus yang telah memberikan dukungan sejak masa persiapan hingga pertandingan selesai.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih, dosen pembimbing, serta pihak kampus yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami sejak masa persiapan hingga pertandingan selesai. Kompetisi ini sangat kompetitif, dan medali ini memotivasi kami untuk terus berlatih lebih keras lagi ke depannya," ungkap Frian dalam rilis yang dikirim.
Raihan empat medali emas dan tiga medali perunggu tersebut menjadi pencapaian tim pencak silat ISI Surakarta dalam Kejuaraan Piala Panglima TNI 2026. Prestasi Frian dan Savina sekaligus menjadi bukti mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan di berbagai bidang melalui latihan teratur, kedisiplinan, dan semangat berkompetisi.(Sofyan)
Baca juga: Fakultas Pertanian Univet Bantara Kembali Kirim 12 Mahasiswa Magang ke Jepang
Pendidikan
![]() |
| Wakil Rektor II dan Dekan Fakultas Pertanian beserta jajarannya saat mendampingi pamitan pemberangkatan mahasiswa magang internasional ke Jepang. |
Fakultas Pertanian Univet Bantara Kembali Kirim 12 Mahasiswa Magang ke Jepang
SUKOHARJO – majalahlarise.com – Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo kembali mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti Program International Internship atau magang internasional di Jepang. Memasuki periode kelima, program ini diikuti 12 mahasiswa yang akan menjalani magang selama 9–11 bulan mulai Oktober 2026 di PT. Mizuho Nourin Co., Ltd., perusahaan yang merupakan bagian dari holding agroindustri Jepang, PT. Yukiguni Maitake Co., Ltd.
Program yang dilaksanakan pada Oktober 2026 ini diikuti sembilan mahasiswi dan tiga mahasiswa. Kegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama Fakultas Pertanian Univet Bantara dengan Media Global Indonesia (MGI) dan perusahaan agroindustri di Jepang. Kerja sama ini telah terjalin secara berkelanjutan sejak 2018 hingga saat ini.
Dekan Fakultas Pertanian Univet Bantara, Dr. Novian Wely Asmoro, S.TP., M.Sc., menjelaskan program magang internasional tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat jejaring internasional dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Program ini sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja dan pembelajaran langsung di lingkungan industri pertanian Jepang.
“Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesional, keterampilan teknis, soft skills, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan kerja multikultural,” jelasnya.
Menurut Novian, pengalaman magang di Jepang juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi, budaya kerja, standar profesional, serta pengelolaan industri pertanian modern. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain meningkatkan kompetensi individu, keberlanjutan program ini menjadi wujud komitmen Fakultas Pertanian Univet Bantara dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, memiliki pengalaman internasional, dan mampu bersaing di tingkat global.
Kerja sama yang telah berlangsung sejak 2018 tersebut juga menjadi langkah strategis fakultas dalam memperluas akses pembelajaran di luar kampus. Melalui keterlibatan langsung dalam lingkungan industri internasional, mahasiswa diharapkan mampu memahami kebutuhan dunia kerja sekaligus mengembangkan sikap profesional, tanggung jawab, dan kemandirian.
Fakultas Pertanian Univet Bantara terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi dengan mitra industri, baik di dalam maupun luar negeri. Upaya tersebut sejalan dengan visi fakultas untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan daya saing sesuai perkembangan sektor pertanian modern.
Melalui program International Internship ke Jepang, Fakultas Pertanian Univet Bantara meneguhkan komitmennya untuk menguatkan kompetensi, memperluas jejaring, dan mewujudkan lulusan berdaya saing global. (Sofyan)
Baca juga: Gelar Ujian Public Speaking, Siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta Kenalkan Sejarah Kota Solo
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Ziarah Agung Mbah Kyai Nur Suhud, Rawat Jejak Dakwah Ulama Keraton Kartosura di Nguter SUKOHARJO – majalahlarise.com – Warga Nahdlatul Ulam...







