Kegiatan pelatihan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fatipa Unisri Surakarta.

    Fatipa Unisri Berkomitmen Turut Beraksi dan Andil Mengatasi Stunting Khususnya di Surakarta

    Solo- majalahlarise.com -Fakultas Teknologi dan Industri Pangan (Fatipa) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertempat di wilayah Puskesmas Penumping dalam upaya penanganan Stunting. Rabu (27/9/2023). 

    Menurut Dr. Merkuria Karyantina, S.P., M.P., ketua Tim, kegiatan ini diawali dengan pelatihan pengolahan camilan tinggi protein yang dilakukan oleh mahasiswa Fatipa Unisri.

    Peserta pelatihan terdiri 25 peserta dari perwakilan masing-masing kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Penumping dengan 4 kelurahan di Kecamatan Laweyan. Kegiatan ini merupakan program Hibah PKM dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun pelaksana 2023.

    Pelatihan pengolahan camilan tinggi protein yang dilakukan oleh mahasiswa Fatipa Unisri.


    Baca juga: Mahasiswa Tim PKM-PM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Adakan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Puding Lidah Buaya di Dukuh Kajen Grogol 

    Lebih lanjut, Merkuria menjelaskan penanganan stunting harus dilakukan dari hulu ke hilir, sehingga setelah kegiatan ini akan ada kegiatan lanjutan, yakni pelatihan di setiap 4 kelurahan antara lain Kelurahan Panularan, Kelurahan Penumping, Kelurahan Bumi dan Kelurahan Sriwedari. 

    Sementara, Dr. Ch. Evy Try Widyahening, S.S.,M.Hum, mewakili anggota tim pengabdian memberikan bantuan alat pendukung kinerja untuk kader kesehatan Puskesmas Penumping yang membawahi oleh 4 Kelurahan di Kecamatan Laweyan Surakarta.

    Kristina Sriwahyuni, AMG selaku Penanggungjawab UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) Puskesmas Penumping menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan ini akan menjadi salah satu upaya penanganan masalah stunting di Kecamatan Laweyan. 

    "Fakultas Teknologi dan Industri Pangan (Fatipa) Universitas Slamet Riyadi berkomitmen untuk turut beraksi dan mengambil andil dalam mengatasi stunting di Indonesia, khususnya di Surakarta, imbuh," ungkap Dekan Fatipa, Dr. Nanik Suhartatik, S.TP,.M.P. (Sofyan)

    Baca juga: SMP Negeri 2 Giritontro Gelar Pengajian Maulid Nabi dan Sumbang Air Bersih 

    Mahasiswa Tim PKM-PM Univet Bantara Sukoharjo saat melatih dan mendampingi pembuatan puding lidah buaya.

    Mahasiswa Tim PKM-PM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Adakan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Puding Lidah Buaya di Dukuh Kajen Grogol 

    Sukoharjo- majalahlarise.com -Mahasiswa Tim PKM-PM Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mengadakan pelatihan dan pendampingan pembuatan puding lidah buaya di Dukuh Kajen Grogol Sukoharjo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merealisasikan program PKM-PM yang terlaksana pada bulan Juli – Oktober tahun 2023, dengan Dosen Pendamping yaitu Ardian Prima Putra S.E., M.M. Tim PKM ini diketuai oleh Wina Siti Nurrohma, beranggotakan Anissa Ariyanti Utomo, Anastia Elia Putri, dan Intan Nur Azizah mahasiswa program studi Manajemen, Universitas Veteran Bangun Nusantara.

    Kegiatan ini bermitra pada Karang Taruna Anggrek Indah, Grogol disambut dengan baik oleh tokoh masyarakat dan mendapatkan dukungan serta kerjasama penuh dari masyarakat terutama pada Karang Taruna yang menjadi mitra. 

    Mahasiswa Tim PKM-PM Univet Bantara Sukoharjo saat foto bersama karang taruna usai pelatihan dan pendampingan pembuatan puding lidah buaya.

    Baca juga: SMP Negeri 2 Giritontro Gelar Pengajian Maulid Nabi dan Sumbang Air Bersih 

    Ketua tim PKM Wina Siti Nurrohma  mengaku banyaknya tanaman lidah buaya semestinya dapat dimanfaatkan dengan baik, umumnya masyarakat hanya memanfaatkan lidah buaya sebagai vitamin rambut dan obat luka saja. 

    "Melihat adanya potensi akan tanaman lidah buaya dan SDM yang ada, hal ini dapat digunakan sebagai peluang usaha yang dapat meningkatkan keterampilan dan ekonomi dari Karang Taruna," ujarnya.

    Lebih lanjut, Wina menerangkan setelah adanya pelatihan ini, Karang Taruna diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang ada, mengingat di Grogol juga terdapat banyak masyarakat yang memiliki tanaman lidah buaya di setiap rumahnya.

    Ketua RT Ariyanto, A.Md mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya program ini. Selain menambah pengetahuan dan keterampilan bagi Karang Taruna, program ini dapat memberikan manfaat juga bagi masyarakat. 

    "Berharap program ini terus berlanjut dan siapa tau bisa menjadi icon di daerah ini," harapnya.

    Sementara itu,  Ketua Karang Taruna Deni Anggara menyampaikan antusias Karang Taruna sangat baik, karena ini merupakan program yang baru pertama kalinya dan ada manfaatnya yang nyata. 

    "Semoga ini menjadi program yang terus berkelanjutan dan menjadi kegiatan positif bagi anak muda di Karang Taruna,” terangnya. (Sofyan)

    Baca juga: Budayakan Literasi PPL Kelas I SD Muhammadiyah PK Banyudono Kunjungi Perpusda

    Ustadz H. Parman Hanif saat menyampaikan tausyiah pengajian Maulid Nabi.

    SMP Negeri 2 Giritontro Gelar Pengajian Maulid Nabi dan Sumbang Air Bersih 

    Wonogiri- majalahlarise.com -SMP Negeri 2 Giritontro selenggarakan Pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Bertempat di halaman sekolah. Kegiatan dimulai tepat pukul 06 30 dan diikuti oleh seluruh warga sekolah. Ratusan jamaah nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Jumat (29/9/2023).

    Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan sekaligus panitia dan pembina kegiatan agama Islam Syarif Aminudin menerangkan kegiatan pengajian ini digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan hari besar Islam seperti ini sudah rutin diadakan di setiap tahunnya. 

    "Semoga dengan memperingati Maulid ini seluruh jamaah meniru keteladanan Rasulullah SAW dan menjadikan kita termasuk orang yang selamat dunia dan akhirat," harapnya.


    Baca juga: Budayakan Literasi PPL Kelas I SD Muhammadiyah PK Banyudono Kunjungi Perpusda

    Nampak dalam kegiatan tersebut diawali dengan melantunkan Asmaul Husna, membaca AlQuran secara bersama-sama dilanjutkan penyampaian tausyiah oleh ustadz H. Parman Hanif.

    Dalam tausyiahnya ustadz Parman mengajak seluruh para jamaah untuk meneladani sifat-sifat Rosulullah SAW dengan cara menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga memberikan pesan kepada para siswa untuk meningkatkan karakter seperti yang diperintahkan Rosulullah SAW  serta meningkatkan budaya literasi agar dijauhkan dari kebodohan. "Literasi itu penting karena akan membuka jendela ilmu pengetahuan" tegasnya.

    Tak berhenti disitu saja, kegiatan setelah pengajian dilanjutkan penyaluran bantuan air bersih ke daerah-daerah terdampak  kekurangan air bersih.

    Penyaluran air bersih ke SD 4 Gambirmanis Pracimantoro dan warga di sekitar sekolah.


    Menurut Sarno selaku kepala SMP Negeri 2 Giritontro, tujuan penyaluran air bersih ini untuk meringankan saudara-saudara yang baru mendapatkan cobaan kekurangan air bersih. "Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bagi mereka yang terkena dampak kekurangan air bersih," ujarnya.

    Untuk penyaluran air bersih saat ini di salurkan ke SD 4 Gambirmanis Pracimantoro dan warga di sekitar sekolah tersebut. "Kedepan kami agendakan bersama tim menyalurkan di tempat lain" terangnya. (Sofyan)

    Baca juga: Mahasiswa PKM-PM Univet Bantara Sukoharjo Laksanakan Pengabdian Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Tas Belanja Serbaguna

    Kelas I SD Muhammadiyah PK Banyudono saat mengunjungi Perpusda.


    Budayakan Literasi PPL Kelas I SD Muhammadiyah PK Banyudono Kunjungi Perpusda

    Boyolali- majalahlarise.com -Seluruh siswa kelas 1 dari SD Muhammadiyah PK Banyudono terdiri 4 rombel berjumlah 97 siswa yaitu kelas 1A, 1B, 1C, 1D melaksanakan Program pembelajaran Lapangan (PPL) dengan tema Literasi dan Cooking Class ke Perpusda dan Pizza Suboli. Rabu (27/9/2023).

    Panitia dari kegiatan PPL kelas 1 diketuai oleh ustadzah Nunik, sekretaris ustadzah Ega dampingi oleh ustadzah Ekay Ikkah, ustadzah Kirana menuju menuju lokasi kegiatan PPL menggunakan bus. 

    Ketua panitia ustadzah Nunik menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat budaya membaca pada siswa, mengenal gedung arsip daerah dan tentunya pembelajaran hakiki di lapangan. "Semoga anak-anak tambah semangat belajarnya setelah kegiatan ini," tuturnya.

    Baca juga: PPL Kelas VI SD Muhammadiyah PK Banyudono Belajar Membuat Gerabah Ke Klaten

    Sementara ustadzah Ega menambahkan kegiatan PPL dilaksanakan dengan acara membuat Pizza susu, bertempat di SUBOLI (Pizza susu Boyolali). Kegiatan cooking class yang merupakan salah satu kegiatan sederhana dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Penumbuhan profil pelajar Pancasila yang kreatif memerlukan asahan dan pengolahan serangkaian pengalaman yang dijalani melalui pengamatan, merasakan dan melakukan, begitupun sama halnya dengan cooking class membuat pizza susu. 

    "Kita tahu salah satu penghasil susu sapi adalah kabupaten Boyolali, oleh karena itu anak-anak dapat memahami ciri khas dari tempat tinggal meraka ada susu yang dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, yaitu salah satunya pizza susu," tuturnya.

    Kepala Sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono, ustadz Pujiono mengapresiasi  kegiatan cooking class dalam kegiatan PPL kelas 1 juga ada kegiatan mengunjungi perpustakaan daerah (Perpusda) Boyolali yang berpusat di Tengah kota Boyolali. Salah satu tujuan PPL kelas 1 ke Perpusda untuk meningkatkan literasi pada siswa seja dini seperti memperkenalkan kebiasaan membaca sejak dini. 

    Kebiasaan yang dibangun sejak dini akan membantu siswa menjadi menjadi lebih terbiasa membaca dan memperluas wawasan siswa khususnya dari mulai sejak kelas 1 SD, untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap buku di era gempuran digitalisasi yaitu HP. 

    "Dari kegiatan PPL yang dilakukan siswa-siswi kelas 1 SD MPK Banyudono sangat senang, antusias dan bersemangat dalam melaksanakan serangkaian kegiatan PPL tersebut. Harapannya semoga kedepannya anak-anak bisa menjadi siswa yang memiliki profil Pancasila yang baik serta memiliki kualitas literasi yang baik" harapnya. (Sofyan)

    Baca juga: Mahasiswa PKM-PM Univet Bantara Sukoharjo Laksanakan Pengabdian Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Tas Belanja Serbaguna

    Mahasiswa PKM-PM Univet Bantara saat pendampingan pengolahan sampah plastik menjadi tas belanja serbaguna di dusun Keblokan, Sendangijo, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. 


    Mahasiswa PKM-PM Univet Bantara Sukoharjo Laksanakan Pengabdian Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Tas Belanja Serbaguna

    Sukoharjo- majalahlarise.com -Mahasiswa PKM-PM Univet Bantara Sukoharjo telah melakukan kegiatan Pre-test, Sosialisasi, Post-test, Pelatihan, dan Pendampingan pengolahan sampah plastik menjadi tas belanja serbaguna di dusun Keblokan, Sendangijo,  Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. 

    Kegiatan dilakukan dalam rangka program PKM-PM dimulai bulan Juli sampai Oktober 2923. Dosen pendamping program ini yaitu Ardian Prima Putra S.E, M.M, yang diketuai oleh Aisyah Nur Widya Oktaviana, dan beranggotakan Mardiana Safitri, Mutiara Lintang Adzani, Inka Tiara, dan Iin Eviana Sari.

    Ketua kegiatan, Aisyah Nur Widya Oktaviana menyampaikan kegiatan PKM-PM bertujuan untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan Keblokan dengan cara mengolah menjadi tas belanja serbaguna, selain itu juga bisa menambahkan kreativitas masyarakat, khususnya Ibu PKK Dusun Keblokan, Sendangijo. 

    Baca juga: Ekspresikan Cinta Nabi, SMP Muhammadiyah 04 Sambi Boyolali Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

    Ibu PKK Dusun Keblokan sangat antusias dalam mengikuti pengabdian ini. Hal tersebut dilihat dari semangat Ibu PKK dalam mengumpulkan sampah plastik dan proses membersihan sampah. Ibu PKK juga mendengarkan dan mengikuti arahan pembuatan tas dengan baik hingga bisa menghasilkan tas belanja serbaguna.

    "Tujuan lain kegiatan ini bisa mengubah limbah sampah plastik menjadi bernilai ekonomis, menambah kreativitas dan skill Ibu PKK dalam membuat tas, dan bahkan bisa menjadi peluang usaha bagi masyarakat," ujar Aisyah.

    Sementara itu, Ketua PKK Yatmi mengaku Ibu PKK sangat senang dan antusias dalam kegiatan ini, karena baru pertama kali mendapat pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi tas belanja, sehingga bisa mengurangi limbah sampah plastik yang ada di lingkungan. (Sofyan)

    Baca juga: PPL Kelas VI SD Muhammadiyah PK Banyudono Belajar Membuat Gerabah Ke Klaten

    Siswa kelas VI SD Muhammadiyah PK Banyudono saat foto bersama usai pembuatan gerabah.

    PPL Kelas VI SD Muhammadiyah PK Banyudono Belajar Membuat Gerabah Ke Klaten

    Boyolali- majalahlarise.com -SD Muhammadiyah PK Banyudono dalam program pengenalan pembelajaran lapangan (PPL) melakukan kunjungan pembuatan gerabah di Villa Ceramic Klaten. Rabu (27/9/2023).

    Dalam rangka peningkatan softskill dan membekali peserta didik tentang dunia industri, perlu diadakan pembelajaran yang bersifat praktik dan dapat menjadi pengalaman yang dirasakan langsung oleh siswa.

    "Kami berusaha agar anak-anak di sekolah tidak hanya belajar pengetahuan kognitif. Pembelajaran langsung di dunia industri diharapkan siswa belajar dan mempunyai gambaran bagaimana dunia usaha bekerja," terang Ranita Cindi D.R, S.Pd selaku ketua panitia PPL.

    Baca juga: Direktur Pengaman Pembangunan Strategis, Kejaksaan RI Beri Kuliah Umum di Fakultas Hukum Unisri 

    Selain membekali soft skill peserta didik, kegiatan PPL juga bertujuan untuk hiburan anak setelah melaksanakan kegiatan penilaian tengah semester (PTS).

    "Anak-anak sudah sepekan lebih melaksanakan PTS, dengan mengadakan program PPL diharapkan anak-anak bisa bersemangat dan motivasi belajar kembali, setelah penat mengerjakan ujian," tambah Ranita Cindi D.R, S.Pd.

    Selain ke tempat kerajinan gerabah, siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono juga mengunjungi tempat wisata pemandian sekaligus pemancingan di Janti. Berbungkus hiburan namun peserta didik tetap bisa belajar dan mendapatkan pengalaman baru dari serangkaian kegiatan program pembelajaran lapangan. Hal ini sesuai dengan tema PPL yang diangkat yaitu "Making Products by Playing". (Sofyan)

    Baca juga: Ekspresikan Cinta Nabi, SMP Muhammadiyah 04 Sambi Boyolali Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

    Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., Direktur Pengaman Pembangunan Strategis (Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMINTEL) Kejaksaan RI saat memaparkan materi.


    Katarina: Direktur Pengaman Pembangunan Strategis, Kejaksaan RI Beri Kuliah Umum di Fakultas Hukum Unisri 

    Solo- majalahlarise.com -Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, menggelar Kuliah umum dengan mengambil tema "Kebijakan Penegakan Hukum di Indonesia", bertempat di Gedung B ruang seminar lantai 3 Unisri. Rabu (27/9/2023).

    Menurut ketua pelaksana, Bambang Hermoyo, S.H., M.H. dalam laporannya menjelaskan kuliah umum ini diikuti oleh 250 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa semester 1 (wajib), mahasiswa semester atas dan perwakilan dari IKAHUM Unisri yang tersebar di beberapa daerah seperti se-Jabodetabek dan Soloraya.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi terkini dari para ahli bagi mahasiswa Unisri khususnya mahasiswa fakultas hukum, dengan menghadirkan Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., direktur pengaman pembangunan strategis (Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMINTEL) Kejaksaan RI.

    Baca juga: Ekspresikan Cinta Nabi, SMP Muhammadiyah 04 Sambi Boyolali Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 

    Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum, Dr.Dora Kusumastuti, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan kebijakan fakultas yang selalu dilakukan di setiap awal semester.

    "Kami merencanakan kedepan IKAHUM akan senantiasa menemani di setiap awal semester untuk memberikan materi terkait hukum sesuai dengan jurusan atau peminatan yang ada di Fakultas Hukum," terangnya.

    Pihaknya menegaskan kuliah umum kali mengambil tema atau penjurusan pidana, dan untuk semester depan kita akan mengambil tema Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara, dengan mengambil narasumber dari alumni Fakultas Hukum Unisri sesuai dengan kompetensinya.

    Sementara, ketua umum IKAHUM, Purwono, S.H., M.H. menyampaikan akan selalu mensupport kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum. (Sofyan)

    Baca juga: METODE PEMBELAJARAN PEER TEACHING BERBANTU VIDEO TUTORIAL MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR 


Top