GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pendidikan
![]() |
| Penyerahan piala dan piagam penghargaan prestasi juara harapan 1 lomba karawitan tingkat SMP kabupaten Wonogiri tahun 2026 di acara peringatan HUT ke-48, SMP Negeri 1 Wuryantoro. |
HUT ke-48, SMP Negeri 1 Wuryantoro Perkuat Persatuan dan Gali Potensi Siswa
WONOGIRI – majalahlarise.com – SMP Negeri 1 Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan kreativitas, serta mengembangkan potensi siswa melalui olahraga tradisional, seni, dan berbagai aktivitas positif di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Wuryantoro, Is Budiyarti, S.Pd., menyampaikan peringatan HUT sekolah tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sekolah, tetapi juga mendorong siswa mengembangkan kemampuan dan karakter. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan inovasi sesuai jati diri masing-masing.
“Melalui kegiatan peringatan HUT ini, kami berharap dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan siswa serta seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Wuryantoro. Kami juga ingin menumbuhkan motivasi, kreativitas, dan inovasi siswa melalui berbagai kegiatan positif di sekolah,” ujar Is Budiyarti.
![]() |
| Permainan olahraga tradisional gobak sodor. |
Lebih lanjut disampaikan berbagai permainan olahraga tradisional turut memeriahkan peringatan tersebut, di antaranya gobak sodor, jamuran, dan jelungan. Kegiatan ini menjadi upaya sekolah mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, komunikasi, dan kebersamaan.
Selain permainan tradisional, sekolah menggelar lomba paduan suara dengan membawakan Mars SMP Negeri 1 Wuryantoro. Melalui lomba tersebut, siswa tidak hanya diajak menghafal lirik mars sekolah, tetapi juga memahami dan menghayati nilai-nilai serta cita-cita yang selaras dengan visi dan misi sekolah. Berbagai kegiatan ini menjadi bagian dari pembentukan karakter sekaligus pengembangan bakat dan kemampuan siswa.
Di bidang akademik, siswa SMP Negeri 1 Wuryantoro berhasil melaju dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) hingga tingkat kabupaten pada mata pelajaran IPA, Matematika, dan IPS, serta melanjutkan ke tingkat provinsi. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti upaya sekolah dalam mengembangkan kemampuan akademik siswa melalui pembelajaran dan kompetisi.
![]() |
| Penampilan seni tari oleh siswa. |
Prestasi juga diraih di bidang nonakademik. Dalam lomba MAPSI tingkat subrayon, sekolah memperoleh enam kejuaraan dengan empat peserta melaju ke tingkat kabupaten. Sementara itu, siswa juga mencatatkan prestasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Pada kompetisi bahasa Inggris, peserta lomba storytelling dan speech berhasil masuk 10 besar.
Di bidang seni budaya, tim karawitan SMP Negeri 1 Wuryantoro meraih Juara Harapan I dalam lomba karawitan antar pelajar SMP tingkat Kabupaten Wonogiri tahun 2026. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan kemampuan siswa dalam melestarikan seni tradisional, sekaligus menjadi peningkatan satu tingkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Memasuki usia ke-48, SMP Negeri 1 Wuryantoro berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi peserta didik. Sekolah berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk tumbuh melalui kegiatan pembelajaran, kompetisi, olahraga, dan seni budaya.
Dukungan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang mendorong siswa meraih prestasi dan membangun karakter positif. Dengan semangat kebersamaan, SMP Negeri 1 Wuryantoro berharap dapat terus berkembang dan melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. (Sofyan)
Baca juga: SMP Negeri 2 Manyaran Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Ngluwur Kepuhsari
Pendidikan
UNISRI Perkuat Jejaring Kemitraan, 30 Mitra Hadiri Penandatanganan MoU dan MoA
SURAKARTA – majalahlarise.com – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta terus memperkuat jejaring kemitraan dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Nota Kesepakatan Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) serta silaturahmi mitra kerja sama di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisri, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri 30 mitra kerja sama tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan komunikasi, serta mendorong pelaksanaan program kolaborasi yang berkelanjutan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 mitra melaksanakan penandatanganan dokumen kerja sama, sedangkan 10 mitra lainnya mengikuti agenda silaturahmi.
Mitra yang menandatangani MoU dan MoA berasal dari berbagai sektor, di antaranya Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Bawaslu Kabupaten Sragen, KPU Kota Surakarta, Kamar Dagang dan Industri Surakarta, Pengadilan Agama Surakarta, Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia, Universitas Merdeka Madiun, UIN Raden Mas Said Surakarta, Poltekkes Kemenkes Surakarta, dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Kemitraan juga melibatkan sejumlah perusahaan, organisasi, dan lembaga lainnya, seperti PT Transportologi, Yayasan Seni Kreatif Surakarta, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Surakarta, Kemuning Orchid, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta, PT Samudera Edukasi Teknologi, PT Piranha Smart Center, PT Penerbit Erlangga Surakarta, CV Hadiwijaya Makmur Sejahtera (Coltura), serta CV Ganep Lintas Generasi.
Sementara itu, 10 mitra yang mengikuti agenda silaturahmi meliputi Pemerintah Kota Surakarta, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, BPBD Kota Surakarta, BAZNAS Kota Surakarta, Universitas Sahid Surakarta, PT Japfa Food Indonesia, Solo Technopark, Mercure Hotel, serta PT Micro Madani Institute Surakarta.
Para mitra tersebut sebelumnya telah menandatangani dokumen kerja sama dengan Unisri pada awal 2026. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya universitas untuk menjaga keberlanjutan kemitraan, memperkuat komunikasi, serta mengembangkan program kolaborasi yang telah disepakati.
Rektor Unisri, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd., menyambut baik kehadiran seluruh mitra dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Unisri. Menurutnya, kemitraan dengan berbagai pihak memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan institusi, memperluas peluang kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Rektor juga mengapresiasi berbagai implementasi kerja sama yang telah berjalan. Ia berharap kolaborasi tersebut terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri diharapkan dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Kepala UPT Kerja Sama Unisri, Andri Astuti Itasari, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan kerja sama yang dibangun selama ini telah diwujudkan melalui berbagai program, antara lain magang mahasiswa, penelitian dan riset kolaboratif, asistensi mengajar, serta kegiatan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Andri, implementasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap kesepakatan kerja sama memberikan dampak nyata. Melalui program magang, mahasiswa mendapatkan kesempatan mengenal lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi profesional. Sementara itu, kolaborasi riset dan asistensi mengajar membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman bagi dosen maupun mahasiswa.
UPT Kerja Sama Unisri juga mendorong fakultas dan program studi untuk mengoptimalkan peluang kemitraan sesuai bidang keilmuan dan kebutuhan masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat memperluas manfaat kerja sama sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Melalui penandatanganan MoU dan MoA serta silaturahmi mitra kerja sama, Unisri berkomitmen memperluas jejaring kelembagaan dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Hubungan yang terjalin diharapkan melahirkan program kolaborasi yang produktif, terarah, dan saling menguntungkan.
Dengan kemitraan yang berkelanjutan, Unisri berharap kolaborasi bersama para mitra dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta kemajuan pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat. (Sofyan)
Baca juga: Mahasiswa PPG Univet Bantara Pamerkan Karya Pembelajaran Inovatif di CFD Sukoharjo dan Wonogiri
News
Astrid Widayani Dorong Pemuda Surakarta Terus Berinovasi dan Cintai Tanah Air
SURAKARTA – majalahlarise.com – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, berinovasi, dan menjaga kecintaan terhadap Tanah Air. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Jambore Pemuda Kota Surakarta 2026 di halaman Balai Kota Surakarta, Jumat (23/10/2026).
Jambore Pemuda yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) berlangsung selama dua hari, 23–24 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menunjukkan kreativitas, serta meraih prestasi di berbagai bidang.
“Generasi muda harus turut serta memajukan bangsa melalui ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan juga bagaimana tetap menjaga kecintaan kepada Tanah Air Indonesia,” ujar Astrid.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, semangat belajar dan kemauan untuk berkembang menjadi modal penting bagi pemuda agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
“Tetap semangat belajar sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Astrid menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pemenang Seleksi Pemuda Pelopor serta Lomba Jambore Pemuda Kota Surakarta 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas potensi, kreativitas, dan prestasi generasi muda yang telah menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.
Sebelum acara puncak, Dispora Surakarta telah menyelenggarakan Lomba Jambore Tingkat Kota pada 13–14 Oktober 2026 di Kantor Dispora Surakarta. Kompetisi ini mencakup tiga kategori, yakni tari kreasi daerah, solo vokal, dan pidato bahasa Inggris.
Sebanyak 83 peserta ber-KTP Kota Surakarta berusia 16–30 tahun mengikuti kompetisi tersebut. Ajang ini memberikan kesempatan bagi pemuda untuk mengasah keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus menunjukkan kemampuan melalui kompetisi yang positif.
Rangkaian Jambore Pemuda 2026 juga dimeriahkan panggung seni dan kreasi pemuda, penampilan band pelajar atau sekolah, serta pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola wirausaha muda di bidang kerajinan dan kuliner.
Kehadiran pameran UMKM memberikan ruang bagi wirausaha muda untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang pemasaran. Sementara itu, panggung seni menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas dan menunjukkan potensi di bidang seni dan budaya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Surakarta berupaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, meningkatkan jiwa kewirausahaan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Jambore Pemuda 2026 sekaligus menjadi bagian dari semangat menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang diperingati setiap 28 Oktober. Secara nasional, peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, yang menekankan pentingnya semangat kebangsaan, ketangguhan, dan kepedulian sosial.
Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan generasi muda Kota Surakarta melalui karya nyata, inovasi, prestasi, serta kontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa. Dengan demikian, pemuda tidak hanya menjadi penerus cita-cita bangsa, tetapi juga berperan sebagai penggerak perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman. (Sofyan)
Baca juga: SMP Negeri 2 Manyaran Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Ngluwur Kepuhsari
Pendidikan
![]() |
| Penyaluran bantuan air bersih dari SMP Negeri 2 Manyaran kepada warga dusun Ngluwur. |
SMP Negeri 2 Manyaran Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Ngluwur Kepuhsari
WONOGIRI – majalahlarise.com – SMP Negeri 2 Manyaran, Kabupaten Wonogiri, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Ngluwur, Kepuhsari, pada Minggu (25/10/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar sekolah terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih, terutama di wilayah dengan akses yang sulit dijangkau kendaraan besar.
Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati, menyampaikan penyaluran bantuan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi geografis wilayah tujuan. Medan yang cukup ekstrem membuat kendaraan tangki air tidak dapat menjangkau lokasi sehingga bantuan diberikan dalam bentuk air bersih yang dikemas menggunakan jeriken.
“Sebagai alternatif, bantuan diberikan dalam bentuk air yang dikemas menggunakan jeriken agar lebih mudah dibawa dan dapat dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan,” jelas Siti Khumaidah Hidayati.
Bantuan air bersih tersebut berasal dari sumbangan para guru dan siswa SMP Negeri 2 Manyaran. Penyaluran dilaksanakan dengan mengirimkan perwakilan sekolah yang berdomisili dekat dengan wilayah tujuan. Dalam kegiatan tersebut, sekolah diwakili oleh guru Triyatmoko bersama pengurus OSIS SMP Negeri 2 Manyaran. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Dwi Widodo selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.
Proses penyaluran bantuan menghadapi kendala akses jalan yang sulit dilalui kendaraan berukuran besar. Kendaraan tangki air tidak memungkinkan menjangkau lokasi sehingga pengangkutan harus menggunakan kendaraan yang lebih kecil, seperti mobil pikap dan truk. Air bersih dibawa secara bertahap dengan menyesuaikan kapasitas kendaraan dan kondisi medan.
Kedatangan perwakilan SMP Negeri 2 Manyaran disambut baik oleh warga setempat. Warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh para guru serta siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah keterbatasan akses menuju wilayah tempat tinggal mereka.
Kondisi geografis Dusun Ngluwur menjadi gambaran tantangan penyaluran bantuan bagi masyarakat di wilayah terpencil. Berbeda dengan daerah dataran yang relatif mudah dijangkau, wilayah dengan medan ekstrem membutuhkan metode distribusi khusus agar bantuan dapat sampai kepada warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Manyaran tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekolah. Partisipasi guru dan siswa dalam pengumpulan bantuan menjadi bentuk pembelajaran nyata mengenai pentingnya berbagi dan memperhatikan kondisi masyarakat sekitar.
Siti Khumaidah Hidayati berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi warga Dusun Ngluwur, Kepuhsari. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya dukungan berbagai pihak untuk membantu masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. (Sofyan)
Baca juga: Mahasiswa PPG Univet Bantara Pamerkan Karya Pembelajaran Inovatif di CFD Sukoharjo dan Wonogiri
Pendidikan
![]() |
| Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. saat mempraktikkan alat peraga media pembelajaran karya mahasiswa PPG. |
Mahasiswa PPG Univet Bantara Pamerkan Karya Pembelajaran Inovatif di CFD Sukoharjo dan Wonogiri
SUKOHARJO – majalahlarise.com - Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo memamerkan berbagai karya pembelajaran inovatif secara langsung kepada masyarakat melalui Gelar Karya PPG di Car Free Day (CFD) Sukoharjo dan CFD Wonogiri, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa PPG Calon Guru tahun akademik 2026/2027 yang kini berada di semester 2 untuk menampilkan hasil kreativitas dan inovasi pembelajaran kepada masyarakat. Gelar Karya PPG merupakan luaran mata kuliah Projek Kepemimpinan yang dirancang sebagai sarana pameran sekaligus unjuk kerja mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sebagai calon guru profesional.
Gelar karya tersebut turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Pembina Pendidikan dan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo Drs. Bambang Margono, M.M., Ketua Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo Drs. Sadewo Suharto, M.M., serta Wakil Rektor III Univet Bantara Dr. Jatmiko Hidajat, M.Pd.
Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., yang menyaksikan kegiatan tersebut, menjelaskan pelaksanaan gelar karya di ruang publik merupakan arahan baru yang mulai diterapkan tahun ini. Jika sebelumnya kegiatan serupa diselenggarakan di lingkungan kampus, kini mahasiswa didorong untuk memamerkan karya di tengah masyarakat.
![]() |
| Mahasiswa PPG Univet Bantara menjelaskan media inovatif pembelajaran kepada pengunjung car free day. |
Menurut Prof. Farida, gelar karya dapat dilaksanakan di berbagai tempat, seperti hotel, sekolah, maupun ruang publik. Panitia kemudian memilih CFD sebagai lokasi penyelenggaraan agar mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan.
Di lokasi kegiatan, mahasiswa mendirikan stan untuk memamerkan berbagai model pembelajaran, media inovatif, dan alat peraga hasil karya mereka. Pengunjung tidak hanya dapat melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai proses pengembangan, alasan pemilihan media, serta manfaatnya dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Setiap mahasiswa berkesempatan mempresentasikan karyanya secara langsung kepada pengunjung. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa belajar menyampaikan gagasan secara komunikatif sekaligus mengenalkan berbagai alternatif pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Prof. Farida mengaku bangga melihat sambutan masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Antusiasme pengunjung dinilai menjadi salah satu indikator positif bagi upaya mahasiswa dalam memperkenalkan inovasi pendidikan di luar lingkungan akademik.
"Saya sangat bangga karena masyarakat antusias menerima informasi tersebut. Insyaallah ini memberikan dampak yang baik bagi pendidikan masyarakat di tempat gelar karya, dan bagi masyarakat Indonesia secara umum," ungkapnya.
Selain memberikan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, Prof. Farida juga mendorong mahasiswa untuk memperhatikan aspek perlindungan kekayaan intelektual atas karya yang dihasilkan. Ia berpesan agar karya-karya inovatif tersebut didaftarkan hak kekayaan intelektualnya, bahkan dipatenkan apabila memenuhi persyaratan, sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam lingkup yang lebih luas.
"Dengan begitu, tagline kampus berdampak benar-benar bisa kita upayakan dan capai," ujarnya.
Menurut Prof. Farida, inovasi pembelajaran yang dihasilkan mahasiswa tidak seharusnya berhenti sebagai tugas perkuliahan atau sekadar menjadi pajangan dalam sebuah pameran. Karya tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata bagi proses pembelajaran di sekolah maupun bagi masyarakat yang lebih luas.
Pelaksanaan Gelar Karya PPG di CFD Sukoharjo dan Wonogiri juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai guru profesional. Mereka memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan presentasi, komunikasi, kepemimpinan, serta keberanian memperkenalkan gagasan pendidikan kepada publik.
Prof. Farida berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berinovasi, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
"Selamat dan sukses untuk seluruh mahasiswa PPG," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Univet Bantara Sukoharjo berupaya memperluas ruang aktualisasi mahasiswa sekaligus mendekatkan hasil inovasi pendidikan kepada masyarakat. Gelar karya di ruang publik diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya calon guru yang kreatif, profesional, dan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan. (Sofyan)
Pendidikan
LPPM UNISRI Gelar SENADIMAS 2026, Perkuat Evaluasi dan Kolaborasi Riset Pengabdian
Solo – majalahlarise.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali menggelar Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SENADIMAS) 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah evaluasi karya dosen, diseminasi hasil penelitian dan pengabdian, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan dampak kegiatan akademik bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana SENADIMAS 2026, Dr. Harini Setyadih, menyampaikan SENADIMAS telah menjadi bagian dari budaya akademik UNISRI yang perlu terus dikembangkan dan dilestarikan. Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan dapat mengevaluasi hasil karya, bertukar pengalaman, serta memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pada hari ini menjadi salah satu momen yang baik bagi universitas. Ini menjadi budaya yang perlu dikembangkan dan kita lestarikan. Kegiatan SENADIMAS yang diadakan setiap satu tahun sekali sekaligus menjadi wujud untuk mengevaluasi karya bagi dosen dan melihat dampak dari penelitian-penelitian sekaligus pengabdian yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Harini menambahkan, SENADIMAS juga menjadi ruang bagi para dosen untuk saling berbagi pengalaman dan membangun kerja sama. Masukan yang diperoleh melalui forum tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan program penelitian dan pengabdian yang lebih berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., menyampaikan komitmen universitas bersama seluruh dosen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, salah satu luaran penting dari kegiatan penelitian adalah publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi.
“Sebetulnya universitas dan seluruh dosen ini sama-sama berkomitmen dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian maupun pengabdian karena memang pada hakikatnya hasil yang diperoleh adalah jurnal dan jurnal yang dituju adalah jurnal bereputasi,” ungkapnya.
Rektor juga mengakui publikasi pada jurnal internasional bereputasi masih menjadi tantangan bagi dosen UNISRI. Kemampuan menghasilkan publikasi berkualitas diperlukan untuk mendukung pengembangan karier akademik, termasuk pengajuan jabatan fungsional lektor kepala dan guru besar.
“Titik kekurangan pada diri kita adalah bisa tembus pada jurnal internasional bereputasi dan itu menyebabkan kita sulit untuk mengajukan ke lektor kepala dan guru besar. Oleh karena itu, terima kasih kepada LPPM yang telah menghadirkan narasumber-narasumber hebat, dan ini menjadi pencerahan bagi dosen yang sudah memiliki komitmen untuk berusaha mengenai luaran, serta hasil luaran penelitian yang berkualitas, luaran penelitian yang bisa berdampak bagi kita semua,” jelas Prof. Sutoyo.
Kehadiran narasumber dalam SENADIMAS 2026 diharapkan dapat memberikan wawasan dan pencerahan bagi dosen dalam mengembangkan penelitian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta menghasilkan luaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, hasil penelitian dan pengabdian tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sutoyo turut mengapresiasi para dosen yang telah melaksanakan pelaporan kegiatan pengabdian sesuai dengan ketentuan LPPM. Pelaporan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Serta terima kasih kepada Bapak Ibu dosen yang telah melaksanakan pelaporan pengabdian sesuai dengan tuntutan dari LPPM sebagai wujud evaluasi terhadap apa yang kita lakukan. UNISRI punya komitmen setiap dosen memiliki jatah satu pengabdian dan satu penelitian dan ini sudah berjalan dua tahun ini meskipun anggaran belum besar,” pungkasnya.
Melalui SENADIMAS 2026, UNISRI terus mendorong penguatan budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian hasil kegiatan akademik, tetapi juga ruang kolaborasi untuk berbagi praktik baik, memperluas jejaring kerja sama, serta meningkatkan mutu dan dampak pengabdian dosen.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya UNISRI dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, mendorong publikasi ilmiah bereputasi, dan memastikan hasil penelitian serta pengabdian memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Sofyan)
Pendidikan
Kelas VI A SD Muhammadiyah PK Banyudono Gelar Parenting Harmoni, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Anak
Boyolali – majalahlarise.com – Paguyuban Wali Murid Kelas VI A SD Muhammadiyah PK Banyudono mengadakan kegiatan Parenting Harmoni untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua Paguyuban, Dyah Retnaningsih, Sabtu (24/10/2026), menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman, sekaligus belajar bersama tentang pola pengasuhan yang penuh kasih dan keteladanan.
Kegiatan rutin tiga bulanan tersebut menghadirkan Lilik Kurniawan sebagai narasumber dengan materi “Parenting Harmoni: Seni Mengasuh Jiwa”. Materi ini mengajak para orang tua, khususnya ayah, untuk memahami pentingnya keterlibatan dalam pengasuhan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter dan mempersiapkan masa depan anak.
Dalam pemaparannya, Lilik menjelaskan parenting harmoni merupakan seni mengasuh jiwa yang dimulai dari kesediaan orang tua memahami dan merawat diri sendiri. Orang tua perlu membangun ketenangan dalam dirinya agar mampu menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi anak.
Pengasuhan, menurut materi yang disampaikan, tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan materi. Anak juga membutuhkan perhatian, keteladanan, kasih sayang, serta kedekatan emosional yang membuat mereka merasa diterima dan dihargai dalam keluarga.
Salah satu pembahasan yang menarik perhatian peserta adalah pentingnya ayah belajar tentang parenting. Ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mendampingi pertumbuhan anak, menunjukkan kasih sayang secara nyata, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Ayah juga perlu belajar bersikap tegas dengan penuh kasih sayang, berbagi tanggung jawab pengasuhan bersama ibu, dan terus bertumbuh bersama anak. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat membangun hubungan emosional yang kuat sekaligus membantu anak berkembang menjadi pribadi yang percaya diri dan berkarakter.
Selain itu, orang tua diajak menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk bercerita. Mendengarkan tanpa menghakimi, menyediakan waktu untuk berbincang, memberi kesempatan anak menyampaikan pendapat, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan dengan kasih sayang menjadi bagian penting dalam proses pengasuhan.
Pendekatan tersebut mengingatkan orang tua untuk tidak hanya berfokus pada perilaku anak, tetapi juga memahami perasaan, kebutuhan, dan pengalaman yang melatarbelakanginya. Dengan demikian, komunikasi dalam keluarga dapat terbangun lebih terbuka dan hubungan antara orang tua dengan anak semakin erat.
Pesan yang mengemuka dalam kegiatan ini adalah anak tidak sekadar membutuhkan orang tua yang hadir secara fisik, tetapi juga kehadiran hati melalui perhatian, kesediaan mendengar, dan pendampingan yang konsisten. Lingkungan keluarga yang penuh kasih diharapkan menjadi fondasi bagi tumbuhnya anak-anak yang tangguh, percaya diri, dan memiliki karakter positif.
Ketua Paguyuban Wali Murid Kelas VI A, Dyah Retnaningsih, menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut. Pertemuan rutin tiga bulanan ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan para wali murid sekaligus membangun kesamaan visi dalam mendampingi anak-anak, khususnya saat memasuki tahap penting perjalanan pendidikan di kelas VI.
Sementara itu, Wali Kelas VI A, Putri Endriastuti, S.Pd., bersama pihak sekolah terus mendorong terjalinnya kolaborasi dengan orang tua. Pendampingan anak diharapkan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga berlanjut di lingkungan keluarga melalui komunikasi, pembiasaan positif, dan keteladanan sehari-hari.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan demi kebaikan dan kesuksesan anak-anak.
Melalui Parenting Harmoni, keluarga dan sekolah diharapkan semakin menyadari pentingnya kerja sama dalam mendidik anak. Sekolah memberikan penguatan melalui proses pembelajaran, sedangkan keluarga menumbuhkan nilai-nilai kehidupan melalui pengasuhan di rumah.
Sinergi kedua lingkungan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kematangan emosional, kepedulian, dan karakter yang kuat. Dengan mengasuh jiwa melalui kasih sayang dan keteladanan, orang tua dan sekolah turut mempersiapkan anak-anak menjadi generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. (Sofyan)











