Kepala sekolah Sri Sayekti saat memandu sosialisasi program unggulan.


    SD Muhammadiyah 1 Solo Sosialisasikan Program Unggulan untuk Wali Siswa

    Solo- majalahlarise.com -Sosialisasi program kegiatan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jawa Tengah untuk wali murid kelas I sampai VI, tahun ajaran 2024/2025 sukses dilaksanakan yang dikemas dengan pengajian Muharram 1446 Hijriyah menghadirkan Korps Mubaligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta Jaka Prasetya pada Selasa, (23/7/2024).

    Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan sekolah sehat yang beralamat di jalan Kartini No 1 Ketelan Kecamatan Banjarsari, lebih tepatnya barat istana Pura Mangkunegaran, utara Masjid Al Wustha Mangkunegaran. 

    Seluruh wali siswa diundang pukul 08:00 WIB. Mereka datang dengan mengisi buku tamu lalu duduk. Acara dimulai pukul 08:10WIB, dengan pembawa acara Wakil kepala Sekolah bidang Humas Dwi Jatmiko. Dan inti sosialisasi dipandu langsung oleh kepala sekolah Sri Sayekti. 

    Baca juga: Unisri Surakarta dan PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Jalin Kerja Sama

    Acara dibuka dengan mengucapkan Basmallah bersama-sama. Kepala Sekolah Penggerak berkemajuan Sayekti menyampaikan program kegiatan SD yang telah berdiri sejak 1935 untuk tahun ajaran 2024/2025.

    Di antaranya adalah kurikulum yang digunakan mulai dari Kurikulum Merdeka, Kurikulum Al Islam Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab (Ismuba), Kurikulum cambrige dan kurikulum Mulok Jawa Tengah. Berikutnya ada program Pembelajaran bagi Peserta Didik. Siswa masuk pukul 07.00, Senin – Kamis  kelas 1 – 2 pukul 14.00, kelas 3-6 pukul 15.45 dan Jum’at  Kelas 1-2 pukul 10.20, kelas 3 – 6 pukul 14.05. Presensi menggunakan M1 Smart Crad dan Seragam sekolah.

    Lebih lanjut Sayekti menyampaikan tentang Pembelajaran Intrakurikuler, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Ekstrakurikuler, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Pelajar Muhammadiyah Berkemajuan, Kewirausahaan. Tambahan jam bakat minat. Penilaian formatif dan sumatif  umum,ciri khusus, projek Outing  class, Home visit (jika diperlukan), Kegiatan Jeda, Parenting, Kelas Inspirasi, Jam wajib kunjung ke perpustakaan, Literasi Numerasi dan Pendidikan anti korupsi (PAK). 

    “SD Muhammadiyah Satu Solo memakai Rapor ada pengetahuan (ekstra kurikuler ), P5, Pembiasaan Ismubaristik, bakat minat, Peraturan Akademik, Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Melakukan komunikasi yang baik dengan wali  kelas untuk  mendukung keberhasilan belajar siswa di sekolah,” lanjutnya.

    Untuk meningkatkan prestasi bagi Siswa, maka KKTP (Kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran) : 80. Syarat kenaikan kelas : keikutsertaan peserta didik dalam pembelajaran, memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dengan nilai 80 apabila ada nilai yang kurang dari KKTP tidak boleh lebih dari 2 nilai, penilaian baik pada kompetensi sikap.

    “Syarat kelulusan menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Menyelesaikan seluruh program Ismubaristik (sholat dan mengaji). Memiliki  deskripsi  sikap  minimal  baik  sesuai  dengan  kriteria yang telah ditetapkan. Mengikuti penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ). Mencapai  nilai  rata-rata  pencapaian  minimal  sekolah  paling rendah 80. Ditetapkan rapat pleno dewan guru dan kepala sekolah,” kata Sayekti.

    Selain itu ada Program Tertib ibadah. Tertib sholat 5 waktu dan mengaji. Tadarus di awal kegiatan KBM. Sholat Dhuha. Sholat Dhuhur sholat Jum’at berjama’ah. Membawa alat ibadah, sandal. Lalu, Program peningkatan Baca dan Tulis Al qur’an. Peningkatan BTQ metode Al Husna, Tahfid metode Talaqqi, Tahfid Juz 30, Kelas tahfidz, Muroja’ah Tahfidz. 

    “Program Lingkungan Islami. Memakai baju seragam Islami dengan bentuk sesuai ketentuan sekolah. Senyum sapa salam sopan dan santun. Selalu memantau kegiatan belajar dan ibadah siswa. Bersama sekolah menguatkan pendidikan karakter siswa,” katanya.

    SD Muhammadiyah 1 Solo memiliki branding “Muhammadiyah 1 International Elementary Islamic School Surakarta”. Oleh karena itu ada banyak pembiasaan keagamaannya. Program peningkatan wawasan dan pemahaman keislaman dan Kemuhammadiyahan. Pengajian, PHBI : Peringatan hari besar Islam, Pembinaan keputrian, Pesantren kilat / Training Leadership Camp (Baitul dan Darul Arqom), Ekstra kurikuler HW dan tapak suci.

    “Peningkatan Mutu Pendidikan Ismuba, Pengadaan buku daily record Ismuba, Shalat test (siswa), P5 pelajar muhammadiyag berkemajuan, Penilaian tengah dan akhir semester ciri khusus, Sumatif akhir Jenjang kelas 6. Ukhuwah Islamiyah dan Dakwah, Sosial, Baksos, Silaturahmi idhul fitri / halal bi halal, Latihan Qurban dan Infaq kelas,” bebernya. (Sofyan)

    Baca juga: Fortasib SD Muhammadiyah PK Banyudono Resmi Dibuka

    Rektor Unisri Prof Dr Sutoyo SPd MPd dan general manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Erick Rofiq Nurdin menunjukkan naskah nota kesepahaman (MoU) kerjasama yang telah ditandatangani bersama.


    Unisri Surakarta dan PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Jalin Kerja Sama

    Solo- majalahlarise.com -Universitas Slamet Riyadi / Unisri Surakarta dan PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo menjalin kerja sama.

    Kerja sama itu dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kedua belah pihak yang ditandatangani general manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Erick Rofiq Nurdin dan Rektor Unisri Prof Dr Sutoyo SPd MPd di kantor Bandara Adi Soemarmo, baru baru ini.

    Dalam sambutannya, Rektor Unisri Prof Dr Sutoyo SPd MPd mengapresiasi dan berterima kasih pada PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo atas kerja sama tersebut.


    Baca juga: Fortasib SD Muhammadiyah PK Banyudono Resmi Dibuka

    "Magang adalah mata kuliah wajib bagi mahasiswa. Biasanya mahasiswa mencari tempat magang prestisius yang bisa dibanggakan selain untuk belajar dan praktek bagi mahasiswa," kata Prof Sutoyo.

    Rektor berharap, dari penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama tersebut, mudah mudahan para mahasiswa Unisri bisa magang di PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo meski jumlahnya sangat terbatas.

    "Mahasiswa itu jangan hanya berenang di kolam kecil tapi harus bisa berenang di lautan yang menghadapi badai dan ombak, sehingga hasilnya akan berkualitas," kata Prof Sutoyo.

    Dalam kesempatan itu, general manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Erick Rofiq Nurdin juga berterima kasih dan mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama tersebut.

    "Kerja sama ini adalah sinergi  positif yang bisa menguntungkan kedua belah pihak, tidak hanya untuk kita tapi untuk anak didik kita. Selain itu, kerja sama ini bisa lebih mendekatkan PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo dalam memberi pelayanan pada masyarakat," kata Erick Rofiq. (Sofyan)

    Baca juga: Meriah, MPLS SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Hadirkan Pendongeng Nasional

    Suasana pembukaan Fortisib SD Muhammadiyah PK Banyudono.

    Fortasib SD Muhammadiyah PK Banyudono Resmi Dibuka

    Boyolali- majalahlarise.com -Polsek Banyudono, melalui Pak Babin Bapak Anton, bersama-sama dengan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, secara resmi membuka acara Fortasib untuk tahun ajaran baru. Acara ini diadakan dari tanggal 22 hingga 26 Juli 2024 di sekolah.

    Acara pembukaan ini dihadiri oleh 101 siswa baru serta 433 siswa kelas lama, sehingga jumlah total peserta mencapai 534 siswa. Acara Fortasib kali ini dikemas dengan materi klasikal yang meliputi berbagai aspek penting bagi pembentukan karakter siswa.

    Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Ustadz Pujiono mengatakan salah satu materi yang disampaikan adalah mengenai adab dan tata krama, yang merupakan nilai-nilai fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Materi tentang al Islam dan kemuhammadiyahan, sebagai bentuk pengenalan dan penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan dalam lingkungan sekolah.

    Selain itu, wawasan kebangsaan juga menjadi fokus utama dalam Fortasib kali ini, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah dan nilai-nilai kebangsaan yang harus dijunjung tinggi. Materi tambahan seperti tips belajar dan hal-hal lain yang relevan juga turut disampaikan untuk memberikan bekal bagi siswa dalam menghadapi tahun ajaran baru yang akan datang.

    "Acara Fortasib (Forum orientasi dan taaruf siswa baru/klas Baru) ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter dan pengetahuan siswa, serta mempersiapkan mereka secara optimal untuk menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan," harapnya. (Sofyan)

    Baca juga: Meriah, MPLS SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Hadirkan Pendongeng Nasional


    Keterangan foto: Kegiatan mendongeng bersama Kak Damar dalam pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Sabtu (20/7/2024).


    Meriah, MPLS SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Hadirkan Pendongeng Nasional

    Solo- majalahlarise.com -Sebanyak 84 murid kelas I SD Muhammadiyah Program (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Awalussanah dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2024/2025 di sekolah setempat, Jl. Dr. Moewardi No.24, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Sabtu (20/7/2024).

    Dengan mengangkat tema "Bergembira, Kreatif, dan Berprestasi" kegiatan ini juga diikuti oleh orang tua murid kelas I. Suasana tampak berbeda di hall utama sekolah, dihiasi balon dan pernak-pernik dekorasi menambah kesan meriah penyambutan murid baru SD Muhammadiyah PK Kottabarat.

    Acara penyambutan diawali dengan registrasi dan pengambilan digital photo print murid bersama keluarganya. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Pertama, berupa sarasehan pemaparan program sekolah untuk orang tua murid, sedangkan sesi kedua adalah pembukaan MPLS, perkenalan, dan ramah tamah untuk murid kelas I.

    Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Nursalam, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan orang tua murid kelas I telah memilih SD Muhammadiyah PK Kottabarat untuk pendidikan putra-putrinya.

    Baca juga: Lomba Anak-Anak Meriahkan Acara Peringatan Hari Asyura di Dusun Gunungan

    "Amanah ini akan kita jaga bersama-sama selama enam tahun ke depan. Kami mohon untuk senantiasa bekerja sama dengan pihak sekolah supaya terwujudnya visi sekolah membentuk generasi yang memiliki kualifikasi ulul albab", pesannya saat memberikan sambutan.

    Capaian prestasi sekolah serta prestasi murid turut disampaikan saat pemaparan program unggulan sekolah. Selanjutnya, sosialisasi International Class Program (ICP) yang akan diimplementasikan bagi murid kelas I tahun ajaran 2024/2025.

    ICP merupakan program yang digagas Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan berkerja sama dengan MC Graw Hill Education, Amerika Serikat.

    Koordinator ICP SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Gedis Wiranur Putri, menyampaikan fokus awal program ICP adalah pada pelajaran Bahasa Inggris dan pembiasaan berbahasa Inggris.

    "Ke depan akan dilanjutkan untuk mata pelajaran Matematika dan Sains dengan pengantar bahasa Inggris," ujar Gedis saat menyampaikan program ICP.

    Kegiatan Mendongeng

    Tak kalah seru dan menarik, sesi acara untuk murid kelas I berlangsung sangat meriah dan penuh kesan. Setiap murid memasuki kelas sesuai pembagian yang telah ditentukan, para guru bersiap menyambut kedatangan murid dengan memberikan topi ucapan selamat datang. Perkenalan, tepuk kreasi, dan permainan sederhana tercipta dalam momentum kebersamaan awal ini. 

    Tepat pukul 09.30 WIB para murid dikumpulkan di hall utama sekolah untuk mengikuti kegiatan mendongeng.

    Kak Damar, pendongeng berasal dari Magelang turut meramaikan gelaran awalussanah kali ini. Seperti biasa, gerakan pantomim layaknya manekin berjalan mengawali perjumpaan dengan para murid baru.

    Canda tawa mewarnai setiap adegan yang diperagakan Kak Damar dan "Si Munyuk", boneka kesayangan Kak Damar.

    "Hari ini, kita berkumpul di sini karena kita sudah menjadi keluarga. Ikatan latar belakang dari asal sekolah yang berbeda kini sudah menjadi satu dalam bingkai keluarga besar SD Muhammadiyah PK Kottabarat. Patuhi orang tua dan guru di sekolah supaya hidup kita menjadi mudah," pesannya saat menyampaikan dongeng.

    Salah satu murid kelas I, Aisyah Filzah Eiliya mengaku senang dan antusias dapat mengikuti kegiatan awalussanah kali ini.

    "Kak Damar lucu sekali, dari tadi aku ketawa terus. Aku senang sekarang sudah masuk SD," ucapnya saat menyaksikan pertunjukan dongeng.

    Tahun ini, panitia PPDB juga melibatkan beberapa murid kelas IV, V, dan VI yang adiknya juga mengikuti kegiatan MPLS. Selain memperkenalkan pembiasaan di sekolah, mereka juga diminta untuk membantu proses mengarahkan murid baru menuju loker sepatu, ruang kelas, dan menertibkan acara saat kegiatan mendongeng berlangsung. (Sofyan)

    Baca juga: Kepsek SDM 1 Solo Akan Jadi Pembicara di Proyek Makanan Kota ASEAN

    Anak-anak saat mengikuti lomba mewarnai dan menggambar kaligrafi.

    Lomba Anak-Anak Meriahkan Acara Peringatan Hari Asyura di Dusun Gunungan

    Wonogiri- majalahlarise.com -Dalam rangka memperingati Hari Asyura, Karangtaruna Tunas Muda bekerja sama dengan Pengurus TPQ Masjid Al Barokah Dusun Gunungan, Desa Gunungan Manyaran menggelar serangkaian lomba anak-anak. Bertempat di Balai Dusun Gunungan. Minggu (21/7/2024).

    Acara ini menampilkan berbagai kompetisi yang diikuti oleh anak-anak dari tingkat TK hingga SD/MI, termasuk lomba menggambar mewarnai kaligrafi, cerdas cermat, dan pidato. Lomba-lomba dibantu mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini dihadiri oleh puluhan anak yang antusias untuk mengikuti setiap kompetisi.

    Ketua Karangtaruna Tunas Muda, Hanan mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memupuk nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. "Kami sangat gembira melihat partisipasi aktif anak-anak dalam acara ini. Mereka tidak hanya belajar tentang Hari Asyura, tetapi juga mengasah kemampuan mereka dalam berbagai bidang," ujarnya.

    Suasana jual beli di bazar Karangtaruna.

    Baca juga: Kepsek SDM 1 Solo Akan Jadi Pembicara di Proyek Makanan Kota ASEAN

    Lebih lanjut dikatakan, lomba menggambar mewarnai dan menggambar kaligrafi anak-anak dapat mengekspresikan kreativitas mereka sambil menghargai seni kaligrafi Islam. Sedangkan lomba cerdas cermat dan pidato menjadi ajang untuk menguji pengetahuan dan kemampuan berbicara publik mereka.

    Acara ini juga disambut baik oleh warga sekitar yang menyaksikan antusiasme anak-anak dalam mengikuti setiap kegiatan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan di masyarakat.

    Peringatan Hari Asyura tahun ini di Gunungan, Manyaran Wonogiri, tidak hanya lomba anak-anak ada juga bazar Karangtaruna. Acara ini berlangsung meriah dapat memberikan pelajaran berharga bagi generasi muda tentang nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan. (Sofyan)

    Baca juga: Anak-anak Lingkungan Wuryantoro Kidul Menghiasi Kain dengan Mural Kreatif

    Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Sayekti saat jadi pembicara.


    Kepsek SDM 1 Solo Akan Jadi Pembicara di Proyek Makanan Kota ASEAN

    Solo- majalahlarise.com -Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah bakal jadi pembicara dalam Program Penyebaran Pengalaman dan Pengetahuan tentang Makanan Sekolah di Proyek Kota ASEAN, di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Sabtu (20/7/2024).

    "Pada tanggal 25 Juli 2024 akan dinas ke Bandung, memenuhi undangan Kepala Sekretariat MUFPP Pemimpin Inisiatif Memberi Makan Masa Depan Kota Kota Milan Filippo Gavazzeni,” kata Sayekti, saat dihubungi Jurnalis. 

    Ia menjelaskan Pakta Kebijakan Pangan Perkotaan Milan (MUFPP), bekerja sama dengan ASEAN, dan didukung oleh Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) dan Kota Bandung dan Inisiatif Cities Feeding the Future. 

    Didanai oleh Kementerian Luar Negeri Italia dan Internasional Kerja sama. Dengan menyelaraskan dengan Agenda Pembangunan Kesehatan ASEAN Pasca-2015 (2021-2025) dan Kemitraan Pembangunan ASEAN-Italia: Bidang Kerjasama Praktis (2022-2026).

    “Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pejabat kota dan negara anggota Negara-negara ASEAN mengembangkan program dan kebijakan makanan sekolah yang dapat berlipat ganda hasil kesehatan, lingkungan, ekonomi dan sosial yang positif bagi masyarakat lokal,” katanya.

    Bahkan, inti dari proyek ini adalah sekolah musim panas yang diadakan di Katolik Parahyangan Universitas Bandung pada tanggal 23 sampai dengan 26 Juli 2024. 

    Sasaran pesertanya adalah petugas dari kota-kota di Negara Anggota ASEAN yang tertarik untuk memulai atau meningkatkan pelaksanaan program makanan sekolah. Untuk cakupan ini, sekolah musim panas menawarkan panduan ekstensif dan alat praktis untuk implementasi sekolah yang berkelanjutan program makanan. 

    Dengan mengadopsi lensa multidisiplin pada topik sekolah musim panas mengeksplorasi jaringan kompleks hasil kesehatan, lingkungan dan sosial yang dihasilkan dari makanan sekolah berkat kombinasi modul pembelajaran, kunjungan lapangan, lokakarya dan seminar.

    “Saya akan jadi pembicara pada Sesi 6 bertajuk Sistem pemantauan makanan sekolah program. Menyediakan strategi bagi para profesional bidang pangan sekolah untuk memantau keberlanjutan program makanan sekolah mereka, dengan mempertimbangkan gizi, lingkungan, dan sosial. Pertimbangan diperlukan untuk memberikan dasar yang memadai bagi kebijakan pangan yang dibuat khusus. Ini sesi ini menyajikan ikhtisar metode pengumpulan data, pemantauan keberlanjutan dan efektivitas program makanan sekolah serta faktor pendorong dan hambatannya strategi pemantauan. Alat dan pengalaman yang ada di tingkat internasional dan lokal akan membantu dieksplorasi melalui serangkaian contoh berbasis konteks,” kata Sri Sayekti.

    Selain itu, sangat bermanfaat untuk memperkaya perdebatan dan mempromosikan percakapan informatif tentang peluang nyata dalam pemberian makanan di sekolah program yang dapat ditawarkan di berbagai negara ASEAN. 

    “Iini akan merangsang interaksi dengan berbagai pemangku kepentingan ilmiah dan kebijakan yang aktif di bidang program makanan sekolah di tingkat internasional,” pungkasnya. (Sofyan)

    Baca juga: Anak-anak Lingkungan Wuryantoro Kidul Menghiasi Kain dengan Mural Kreatif



    Anak-anak lingkungan Wuryantoro Kidul saat melukis mural.


    Anak-anak Lingkungan Wuryantoro Kidul Menghiasi Kain dengan Mural Kreatif

    Wonogiri- majalahlarise.com -Semangat kesadaran lingkungan telah mewarnai aksi kreatif anak-anak Lingkungan Wuryantoro Kidul. Mereka tidak hanya menunjukkan kecintaan pada alam tetapi juga bakat seni mereka melalui kegiatan melukis mural bertema "Bumi Lestari Lumantar Sedoyo Generasi". Sabtu, 20 Juli 2024.

    Sejumlah anak-anak dari berbagai usia berkumpul di halaman balai lingkungan setempat. Dibekali kuas dan cat ramah lingkungan, mereka dengan antusias menghiasi kain yang ditempel tembok dengan lukisan-lukisan yang memperlihatkan keindahan alam serta pesan-pesan tentang pentingnya melestarikan lingkungan.

    Salah satu peserta, Brili (8 tahun), mengungkapkan keseruan dan rasa senang bisa mengikuti kegiatan ini. "Saya menggambar pelangi dan gunung karena pemandangannya cerah," ujarnya sembari melanjutkan menyempurnakan detail lukisannya yang menggambarkan taman bunga yang hijau dan burung-burung yang berkicau riang.

    Kegiatan melukis mural ini diselenggarakan oleh KPWK (Kelompok Pemuda Wuryantoro Kidul) serta dibantu oleh mahasiswa KKN UNDIP. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga dalam seni tetapi juga belajar tentang kerjasama tim dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    Pemuda KPWK Fakhri Abdurrahman Rofi'i menyatakan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. 

    "Kegiatan ini dalam rangka untuk menyemarakkan bersih lingkungan. Ada beberapa tahap kegiatan yaitu kerja bakti warga, mural anak-anak, jalan sehat warga, puncak acara pagelaran wayang kulit dan band akustik," ujarnya dengan penuh semangat.

    Lebih lanjut dikatakan, tujuan kegiatan moral anak-anak ini untuk memberi kreasi anak-anak dan pemuda yang tergerus oleh teknologi. "Kami pemuda-pemuda dari lingkungan Wuryantoro Kidul memberikan inovasi juga tempat untuk pemuda-pemuda juga adik-adik menuangkan kreativitasnya di kain kanvas," jelasnya.

    Aksi anak-anak Lingkungan Wuryantoro Kidul ini menjadi bukti nyata bahwa melalui kreativitas dan kebersamaan, mereka dapat berperan aktif dalam menjaga keindahan alam dan mendorong perubahan positif dalam komunitas mereka. 

    "Semoga lukisan mural mereka tidak hanya mempercantik lingkungan tetapi juga menginspirasi perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," harapnya. (Sofyan)

    Baca juga: Peksimida 2024, ISI Solo Juara 1 dan 3 Tangkai Lomba Baca Puisi



Top