Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMK Warga Surakarta, Nicholauda Januar Nugroho, S.Psi, berhasil meraih Juara 1 Lomba Konten Kreatif GAS MAS (Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo).


    Inspiratif! Guru BK SMK Warga Surakarta Sabet Juara 1 Lomba Konten Kreatif GAS MAS, Koleksi 25 Trofi

    SURAKARTA – majalahlarise.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kota Surakarta. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMK Warga Surakarta, Nicholauda Januar Nugroho, S.Psi, berhasil meraih Juara 1 Lomba Konten Kreatif GAS MAS (Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo).

    Piala dan sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, di Taman Cerdas Kecamatan Jebres. Penyerahan penghargaan berlangsung berbarengan dengan kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi.

    Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi Nicholauda dalam mengembangkan kreativitas di bidang pembuatan konten edukatif. Lomba Konten Kreatif GAS MAS sendiri mengangkat kampanye positif mengenai pentingnya peran ayah dalam mendampingi dan mengasuh anak.


    GAS MAS merupakan program inovatif yang digagas Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, sekaligus menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Surakarta. Gerakan ini mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam proses tumbuh kembang anak.

    Berbekal latar belakang sebagai sarjana psikologi dan pendidik, Nicholauda berhasil mengemas pesan pengasuhan menjadi konten visual yang edukatif, menarik, dan menyentuh. Pendekatan tersebut mengantarkannya meraih posisi terbaik dalam kompetisi.

    Kemenangan ini juga memperpanjang daftar prestasi Nicholauda di bidang pembuatan video edukasi dan kreatif. Sejak mulai aktif terjun ke dunia content creator pada tahun 2020, berbagai penghargaan tingkat lokal hingga nasional telah berhasil diraihnya.

    “Kurang lebih 25 kali juara sudah saya raih,” ujar Nicholauda saat diwawancarai seusai menerima penghargaan.

    Menurutnya, media sosial tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyampaikan pesan positif, edukasi, dan mengembangkan potensi diri.

    Nicholauda pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak takut menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

    “Saya mengajak para warganet untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan takut untuk menunjukkan potensi yang dimiliki, karena kita tidak pernah tahu potensi atau peluang besar apa yang akan datang menyapa kita di masa depan,” imbuhnya.

    Ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani berkarya dan memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan positif. Kreativitas, menurutnya, perlu terus diasah agar dapat berkembang menjadi peluang yang bermanfaat.

    Keberhasilan Nicholauda menjadi inspirasi bagi para tenaga pendidik dan generasi muda di Surakarta. Prestasinya membuktikan seorang guru tidak hanya berperan dalam mendampingi siswa di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu berkontribusi melalui karya kreatif yang membawa pesan edukatif kepada masyarakat luas.

    Dengan koleksi sekitar 25 trofi kejuaraan, Nicholauda terus menunjukkan semangat untuk berkarya, menyebarkan narasi positif, serta mengoptimalkan media sosial sebagai ruang berekspresi yang edukatif dan bermanfaat. (Sofyan)


    Baca juga: Juara Lomba Karnaval HUT RI ke-81 SD Muhammadiyah PK Banyudono Diumumkan



    SD Muhammadiyah 1 Solo Peringati Maulid Nabi, Tanamkan Akhlak Rasulullah Sejak Dini

    SOLO - majalahlarise.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, memperbanyak selawat, serta mengimplementasikan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.

    Pesan tersebut disampaikan Pembina Upacara, Dwi Jatmiko, di hadapan ratusan siswa dan guru dalam upacara sekaligus menyongsong peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Senin (24/8/2026).

    Dalam amanatnya, Dwi Jatmiko menyampaikan Rasulullah SAW merupakan figur teladan sepanjang masa. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti seluruh jajaran guru, tenaga kependidikan, serta para murid dengan penuh antusiasme.

    Meneladani Nabi Muhammad SAW, menurutnya, bukan sekadar memahami teori tentang kesempurnaan moral, melainkan harus diwujudkan melalui praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    “Bagi seorang siswa, meneladani Rasulullah dapat dimulai dari hal-hal yang dekat dengan rutinitas harian. Datang ke sekolah tepat waktu, belajar penuh semangat, disiplin menjalankan salat lima waktu, serta menjaga adab dan sopan santun kepada orang tua dan bapak-ibu guru,” ujar Dwi Jatmiko.

    Guru Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab tersebut menambahkan, pembentukan karakter anak didik juga tercermin melalui kedisiplinan dalam menjaga kebersihan dan lingkungan.

    Para siswa diimbau untuk membuang sampah pada tempatnya, memahami perbedaan sampah organik dan anorganik, serta menjaga kebersihan sanitasi dengan menggunakan toilet secara tertib dan menyiramnya hingga bersih setelah digunakan.

    “Menjaga kebersihan juga merupakan bagian dari pembiasaan akhlak mulia. Hal-hal kecil yang dilakukan secara disiplin akan membentuk karakter positif dalam diri anak,” jelasnya.

    Tak hanya membangun habituasi positif di lingkungan sekolah, momentum Maulid Nabi juga dimanfaatkan untuk memupuk kepekaan sosial para siswa terhadap sesama.

    Dwi Jatmiko mengajak para murid untuk mengasah rasa empati dengan peduli dan membantu saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk menunjukkan kepedulian kepada warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Menurutnya, keteladanan dapat dibangun dari kebiasaan baik setiap hari, seperti berani mengakui kesalahan, mau mendengar masukan, serta terus berupaya memperbaiki diri.

    “Semangat inilah yang ingin kita tanamkan agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

    Pada kesempatan tersebut, Dwi Jatmiko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana bagi korban gempa bumi di NTT.

    “Kami mengucapkan Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluruh keluarga sekolah yang telah berdonasi untuk saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT sebanyak Rp7.103.500. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” pungkasnya. (Sofyan)


    Baca juga: Juara Lomba Karnaval HUT RI ke-81 SD Muhammadiyah PK Banyudono Diumumkan

    Para juara Lomba Karnaval HUT RI ke-81 SD Muhammadiyah PK Banyudono.


    Juara Lomba Karnaval HUT RI ke-81 SD Muhammadiyah PK Banyudono Diumumkan

    BANYUDONO - majalahlarise.com - Semarak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono semakin meriah dengan diumumkannya para juara Lomba Karnaval. Pengumuman dilaksanakan pada Senin (24/8/2026), bersamaan dengan pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin.

    Pengumuman hasil perlombaan disampaikan langsung oleh Ketua Panitia, Ustadz Sannang, S.Pd.I. Seluruh peserta sebelumnya telah menampilkan berbagai kreasi dalam karnaval kemerdekaan dengan mengedepankan kekompakan, kreativitas, dan inovasi.

    Pada kategori Kekompakan, Juara I diraih Kelas 6A dengan perolehan 280 poin. Juara II diraih Kelas 3B dengan 275 poin, sedangkan Juara III ditempati Kelas 5B dengan 270 poin.

    Sementara pada kategori Kreatif, Kelas 1B berhasil meraih Juara I dengan 270 poin. Posisi Juara II diraih Kelas 2B dengan 262 poin dan Juara III diraih Kelas 5C dengan 260 poin.

    Untuk kategori Inovasi, Kelas 3D keluar sebagai Juara I dengan perolehan 264 poin. Kelas 6C meraih Juara II dengan 251 poin, sedangkan Kelas 4C menempati posisi Juara III dengan 250 poin.

    Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Pd., S.Si., MM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, serta panitia yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke-81.

    Menurut Pujiono, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui karnaval, anak-anak belajar membangun kerja sama, mengembangkan kreativitas, menumbuhkan keberanian, serta memperkuat semangat cinta tanah air.

    “Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar bekerja sama, berkreasi, dan menikmati proses dalam mengisi kemerdekaan,” ujar Pujiono.

    Pengumuman para juara pun disambut antusias oleh seluruh warga SD Muhammadiyah PK Banyudono. Suasana penuh semangat terlihat saat nama-nama pemenang diumumkan di hadapan para siswa.

    Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus menanamkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kemerdekaan kepada generasi muda. Melalui berbagai kegiatan positif, siswa tidak hanya diajak mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga belajar mengisi kemerdekaan dengan prestasi, kreativitas, dan kebersamaan sebagai bekal menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan.(Sofyan)


    Baca juga: Beat of Confidence, Musik Bangun Percaya Diri Anak Indonesia



    Atlet Bremoro Bersinar, Dua Hari Torehkan Prestasi di Dua Ajang

    KARANGANYAR - majalahlarise.com - Semangat berprestasi terus ditunjukkan satuan jajaran Brigif 6/Tri Shakti Balajaya (TSB) Kostrad. Dalam dua hari berturut-turut, atlet Yonif 413/Bremoro bersama atlet binaannya sukses menorehkan prestasi pada dua ajang lari, yakni Tasikmadoe Run 2026 di Karanganyar dan Transmigrasi Run 2026 di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Pada ajang Tasikmadoe Run 2026 yang digelar Sabtu (22/8/2026), Prada Ilham Danuar berhasil meraih Juara 2 kategori Putra 5 Kilometer dengan catatan waktu 15 menit 52 detik. Prestasi juga dipersembahkan atlet binaan Yonif 413/Bremoro, Laila, yang sukses meraih Juara 1 kategori Putri 3,5 Kilometer dengan catatan waktu 14 menit 03 detik.

    Sehari kemudian, prestasi kembali berlanjut dalam ajang Transmigrasi Run 2026 di Sleman, Minggu (23/8/2026). Prada Faryanto meraih Juara 3 kategori Putra 6 Kilometer dengan catatan waktu 23 menit 48 detik. Sementara Raka, atlet binaan Yonif 413/Bremoro, berhasil menempati peringkat ke-4 kategori Pelajar 6 Kilometer dengan waktu 25 menit 14 detik.

    Prada Ilham Danuar berhasil meraih Juara 2 kategori Putra 5 Kilometer dengan catatan waktu 15 menit 52 detik.

    Laila, sukses meraih Juara 1 kategori Putri 3,5 Kilometer dengan catatan waktu 14 menit 03 detik.


    Komandan Brigif 6/TSB, Kolonel Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si., memberikan apresiasi atas capaian para atlet. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten, disiplin, dan berkelanjutan.

    “Prestasi ini merupakan buah dari pembinaan yang dilaksanakan secara konsisten, disiplin, dan berkelanjutan. Terus tingkatkan kemampuan, jaga semangat juang, dan jadikan setiap kompetisi sebagai kesempatan untuk mengukir prestasi serta membawa nama baik satuan,” tegas Danbrigif 6/TSB.

    Capaian dalam dua ajang tersebut menjadi bukti komitmen Yonif 413/Bremoro dalam melakukan pembinaan terhadap prajurit maupun atlet muda. Dengan semangat terus berlatih dan berjuang, para atlet diharapkan mampu meningkatkan kemampuan serta kembali mengukir prestasi pada berbagai kompetisi berikutnya.

    Dua hari, dua ajang, satu semangat: terus berlatih, berjuang, dan mengukir prestasi. Brigif 6/TSB — Tri Shakti Balajaya Berjaya!(Din/ Sofyan)


    Baca juga: Beat of Confidence, Musik Bangun Percaya Diri Anak Indonesia

    Talkshow edukatif dan inspiratif bertajuk “Beat of Confidence” di Atrium Neo Solo Grand Mall.


    Beat of Confidence, Musik Bangun Percaya Diri Anak Indonesia

    SURAKARTA - majalahlarise.com - Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) bersama PT. Rhythm Therapy Indonesia menggelar talkshow edukatif dan inspiratif bertajuk “Beat of Confidence” di Atrium Neo Solo Grand Mall, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Musik Membangun Percaya Diri Anak Indonesia” ini menjadi ruang edukasi bagi orang tua dan masyarakat tentang pentingnya dukungan positif terhadap perkembangan anak.

    Dalam kegiatan tersebut, GRSB menghadirkan narasumber Psikolog dan Dokter Spesialis Anak, yakni dr. Bunda Maya Savitri, S.Psi., Psikolog, C.H., CASP dan dr. Andri Praditya Sari, Sp.A. Keduanya membahas pentingnya memberikan ruang, dukungan dan stimulasi positif agar anak berani berekspresi serta memiliki rasa percaya diri.

    Melalui diskusi yang dikemas ringan dan edukatif, masyarakat diajak memahami jika kepercayaan diri anak tidak muncul secara instan. Anak membutuhkan proses, kesempatan untuk mencoba, dukungan ketika melakukan kesalahan, serta lingkungan yang memberikan rasa aman untuk berekspresi. Musik juga diperkenalkan sebagai salah satu media yang dapat mendukung perkembangan tersebut.

    Direktur Utama PT. Rhythm Therapy Indonesia sekaligus Branch Manager GRSB Solo, Djoko Santoso, mengatakan kegiatan Beat of Confidence merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang berani berkarya dan percaya pada kemampuan dirinya.


    “Semangat Kemerdekaan untuk Generasi yang Berani Berkarya, Mengusung Nuansa Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini membawa pesan: Merdeka Berkarya, Merdeka Berkreasi, Merdeka Bersama! Melalui Musik, Generasi Hebat Indonesia Kuat!” ujarnya.

    Menurut Djoko, musik menjadi simbol jika setiap anak memiliki irama dan potensinya masing-masing. Perbedaan kemampuan dan proses belajar bukanlah hambatan untuk berkembang. “Beat of Confidence ini adalah talkshow ke-3 di tahun 2026, dengan tema sebelumnya yaitu Deteksi Dini Gangguan Perkembangan Anak (Autis) pada Kamis, 2 April 2026, dan Musik Sebagai Stimulasi Anak Berkebutuhan Khusus pada Minggu, 10 Mei 2026,” jelasnya.

    Ia menambahkan, kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surakarta serta berkaitan dengan kepedulian GRSB bersama PT. Rhythm Therapy Indonesia terhadap tumbuh kembang anak melalui musik. Tak hanya talkshow, acara juga dimeriahkan dengan penampilan konser siswa-siswi GRSB sebagai wujud keberanian anak untuk tampil, berkarya dan mengekspresikan diri.

    Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program GRSB, tersedia pula layanan free trial session dengan menghubungi admin di nomor 08567567188. GRSB – RTI, Melayani Dengan Hati. (Mas Is/ Sofyan)


    Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik

    Anak-anak saat bermain bakiak.


    Jauhkan Anak dari Gawai, SD Muhammadiyah PK Solo Hidupkan Dolanan Bocah lewat Parents’ Day

    SOLO - majalahlarise.com - Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan kembali dolanan bocah yang semakin jarang dimainkan anak-anak di tengah maraknya penggunaan gawai.

    Kegiatan yang berlangsung di hall lantai 4 sekolah tersebut tidak hanya menghadirkan permainan tradisional, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara murid, orang tua, dan sekolah. Kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang aktif sekaligus mempererat komunikasi antara sekolah dan paguyuban orang tua murid kelas III.

    Koordinator Tim Kelas III SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Lusia Wahyu Purbowati, mengatakan permainan tradisional memiliki nilai penting bagi tumbuh kembang anak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

    Anak-anak diajarkan membuat pedang dari janur kelapa.


    “Kegiatan ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional anak atau dolanan bocah kepada para murid,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng Komunitas Anak Bawang Solo sebagai narasumber sekaligus pendamping permainan. Sebelum praktik dimulai, murid mendapatkan pengenalan mengenai sejarah, nilai, serta tata cara memainkan berbagai permainan tradisional.

    Para murid kemudian diajak mencoba sejumlah dolanan bocah, antara lain egrang, cublak-cublak suweng, jamuran, dingklik oglak-aglik, bakiak, congklak, gasing, permainan batok kelapa, hingga membuat pedang dari janur kelapa.

    Suasana kegiatan berlangsung meriah. Canda tawa dan semangat murid terdengar ketika mereka mencoba permainan yang sebagian besar belum pernah dimainkan sebelumnya. Aktivitas tersebut juga mendorong murid untuk berkomunikasi, bekerja sama, mengikuti aturan permainan, serta belajar menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif.

    Menurut Lusia, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang mengembangkan aspek sosial, emosional, dan fisik anak.

    Melalui aktivitas seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta menggunakan koordinasi tangan dan mata, para murid mendapatkan pengalaman untuk melatih kemampuan motorik. Di sisi lain, permainan kelompok memberikan ruang bagi mereka untuk belajar berkomunikasi dan membangun kerja sama.

    Salah satu pengurus paguyuban orang tua murid kelas III, Irma Nur Hidayati, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan tradisional dapat menjadi alternatif bagi orang tua untuk mengajak anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai dengan cara yang menyenangkan.

    “Kegembiraan bermain permainan tradisional menjadi alternatif konkret bagi orang tua untuk mengalihkan perhatian anak dari layar gawai tanpa harus menggunakan metode komando atau larangan,” ungkapnya.

    Kegiatan Parents’ Day ditutup dengan pemberian congklak kepada seluruh murid perempuan dan gasing kepada seluruh murid laki-laki. Pemberian tersebut diharapkan mendorong para murid untuk kembali memainkan permainan tradisional di luar kegiatan sekolah, baik di rumah maupun bersama teman.

    Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo berupaya menjadikan permainan tradisional bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan. Dolanan bocah menjadi jembatan untuk mempertemukan aktivitas fisik, interaksi sosial, kreativitas, dan pelestarian budaya di tengah kehidupan anak yang semakin dekat dengan teknologi. (Sofyan)


    Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik

    Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro berhasil meraih Juara Harapan 1 kategori Videografi. Sementara pada kategori Fotografi, guru sekaligus pembimbing jurnalistik SMP N 2 Giritontro, Syarif Aminudin, meraih Juara Harapan 2.


    Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro Kembali Bersinar, Borong Dua Gelar di Semarak HUT RI ke-81

    WONOGIRI - majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Team Jurnalistik SMP Negeri 2 Giritontro. Dalam rangkaian kegiatan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kecamatan Giritontro, Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro berhasil meraih Juara Harapan 1 kategori Videografi. Sementara pada kategori Fotografi, guru sekaligus pembimbing jurnalistik SMP N 2 Giritontro, Syarif Aminudin, meraih Juara Harapan 2.

    Lomba fotografi dan videografi mengangkat tema “Karnaval Budaya di Kecamatan Giritontro”. Para peserta ditantang mengabadikan berbagai momen menarik, kreatif, inspiratif, dan memiliki nilai jurnalistik dari kemeriahan karnaval budaya yang menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Giritontro.

    Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Camat Giritontro Sangga Ota Kharisma, S.STP., bersama tokoh masyarakat Joko Warsito, Sabtu (22/8/2026), di Pendopo Kecamatan Giritontro. Keduanya memberikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas generasi muda di Kecamatan Giritontro.

    Syarif Aminudin, guru sekaligus pembimbing ekstrakurikuler Jurnalistik SMP N 2 Giritontro, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih dalam dua kategori perlombaan tersebut.

    “Alhamdulillah, walau masih juara harapan kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih dalam lomba fotografi dan videografi ini. Bagi kami, yang terpenting bukan hanya hasil juara, tetapi proses bagaimana anak-anak belajar mengamati peristiwa, menangkap momentum, berkreasi, dan menyampaikan sebuah cerita melalui gambar maupun video,” ungkapnya.

    Menurutnya, keikutsertaan Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro dalam lomba tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Mereka dituntut mampu bekerja sama, berbagi tugas, menentukan objek yang tepat, hingga menghasilkan karya yang mampu menggambarkan semaraknya Karnaval Budaya Kecamatan Giritontro.

    “Prestasi ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkarya. Jangan cepat puas, karena masih banyak hal yang harus dipelajari dan dikembangkan dalam dunia jurnalistik, terutama di era digital seperti sekarang,” tambah Syarif.

    Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti kreativitas dan kemampuan siswa-siswi SMP N 2 Giritontro dalam bidang jurnalistik terus berkembang. Para anggota Team Jurnalistik tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga mengasah kemampuan fotografi, videografi, mencari informasi, menentukan sudut pandang, hingga mengemas sebuah peristiwa menjadi karya yang menarik dan bernilai jurnalistik.

    Kepala SMP N 2 Giritontro, Retno Wulandari, S.Pd., M.Pd., menyambut gembira prestasi yang kembali diraih anak didiknya. Ia memberikan apresiasi kepada para siswa, guru pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik di sekolah.

    “Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang kembali diraih oleh Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro. Terima kasih kepada siswa yang telah berjuang dan memberikan yang terbaik, serta kepada pembimbing yang terus mendampingi dan mengembangkan potensi siswa,” tuturnya.

    Retno berharap prestasi tersebut tidak berhenti sampai di sini. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler harus menjadi ruang bagi siswa untuk menemukan potensi, mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta berani berkompetisi secara positif.

    “Kami berharap anak-anak terus mengembangkan bakat dan minatnya. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berani mencoba, dan memberikan karya terbaik dalam setiap kesempatan,” imbuhnya.

    Semarak HUT RI ke-81 Kecamatan Giritontro Tahun 2026 sendiri berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Selain lomba fotografi dan videografi, rangkaian kegiatan diisi berbagai agenda, antara lain lomba voli antarinstansi, voli antardesa, sepak bola, jalan sehat, pencak silat, bulu tangkis, karnaval budaya, senam sehat, berbagai penampilan seni dari sekolah, hingga pagelaran wayang kulit.

    Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro sebelumnya juga telah beberapa kali menorehkan prestasi, baik di tingkat Kecamatan Giritontro maupun di luar kecamatan. Capaian terbaru ini diharapkan semakin memperkuat semangat sekolah dalam memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang jurnalistik.


    Daftar Peraih Kejuaraan


    Kategori Fotografi:

    1. Faisal Ridha Kusuma

    2. Sevinda Anandya Y.

    3. Tsulut Taufik Hidayat


    Juara Harapan Fotografi:

    1. Fathoni Risang Aji

    2. Syarif Aminudin

    3. Sylvecia Adinda S.


    Kategori Videografi:

    1. Sevinda Ananda Yudayana

    2. Princessia Angelina Nisrina

    3. Faisal Ridha Kusuma


    Juara Harapan Videografi:

    1. Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro

    2. Saef Dian Tri Atmojo

    3. SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro


    (Sofyan)


    Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik


Top