Halal Bihalal diikuti oleh guru dari jenjang SD/MI, SLTP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali.


    1.600 Guru Hadiri Halal Bihalal FGM Muhammadiyah Boyolali, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pendidikan

    Boyolali – majalahlarise.com - Sebanyak 1.600 guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Senin (30/3/2026), di Semar Resto Boyolali. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

    Ketua panitia, Ivan Sipyani, menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh guru dari jenjang SD/MI, SLTP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. Ia menguraikan tingginya antusiasme peserta mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan yang kuat di kalangan guru Muhammadiyah.

    “Alhamdulillah, kehadiran peserta mencapai hampir 95 persen dari total undangan. Ini menunjukkan kekompakan dan komitmen luar biasa dari para guru Muhammadiyah,” ujar Ivan.


    Acara diawali dengan iftitah oleh Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Boyolali, Drs. Kamtar. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-8 tingkat nasional di Sulawesi.

    Salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Dea Hafidzah Saputra, siswi SD Muhammadiyah PK Ampel yang berhasil meraih medali emas cabang kaligrafi tingkat nasional. Selain itu, Abida, siswa SMP Muhammadiyah 2 Boyolali (Muduboy), juga menorehkan prestasi dalam cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).

    Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali, Drs. H.M. Ali Muchson, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan utama dalam membangun persatuan dan kemajuan pendidikan Muhammadiyah.

    “Silaturahmi ini menjadi energi besar untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas pendidikan. FGM juga merupakan organisasi resmi yang telah terdaftar di Dirjen GTK sebagai organisasi profesi,” jelasnya.

    Sambutan Bupati Boyolali yang diwakili Kepala Kesbangpol, Bambang S., turut memberikan apresiasi atas kontribusi guru Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Boyolali.

    “Peran guru Muhammadiyah sangat strategis dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Kami mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan selama ini,” ungkap Bambang.

    Sementara itu, Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., setelah memimpin ikrar Halal Bihalal, mengajak seluruh guru untuk terus semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.

    “Teruslah semangat mengemban amanah mencerdaskan bangsa. Guru Muhammadiyah laksana matahari yang memberikan sinar cerah bagi anak-anak bangsa,” tuturnya.

    Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan hadiah berupa laptop dan printer kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

    Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme dan pengabdian guru Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul, berkemajuan, dan berakhlak mulia. (Sofyan)


    Baca juga: Apel Pagi dan Halal Bihalal Warga STEMSA Pererat Silaturahmi dan Semangat Berprestasi

    Prosesi saling bermaafan antara kepala sekolah, guru dan karyawan dengan siswa.


    Apel Pagi dan Halal Bihalal Warga STEMSA Pererat Silaturahmi dan Semangat Berprestasi

    Semarang – majalahlarise.com - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Lapangan SMK Negeri 1 Semarang pada Senin (30/3/2026). Seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi usai Hari Raya Idulfitri.

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB tersebut diikuti oleh Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, M.Par, Plt. Kepala Tata Usaha, jajaran Wakil Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, tenaga kependidikan, mahasiswa PPL IKIP PGRI Semarang, serta seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dari berbagai jurusan.

    Dalam amanatnya, pembina apel Sholihul Hadi, S.Pd.I., M.Si menyampaikan pesan tentang pentingnya keikhlasan dalam saling memaafkan. Ia menguraikan, meminta maaf merupakan hal yang mudah dilakukan, namun memberi maaf membutuhkan kelapangan hati yang tulus.

    “Mari jadikan level memaafkan sama seperti meminta maaf, yaitu mudah,” tutur sosok yang akrab disapa Ustadz Ichul tersebut.

    Seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan Halal Bihalal.


    Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum Nasikin, S.Stp., M.Kom, Kepala Balai Latihan Kerja Jasa dan Pariwisata DISNAKERTRANS Provinsi Jawa Tengah.

    Momentum Halal Bihalal kemudian menjadi puncak kebersamaan. Seluruh guru, tenaga kependidikan, mahasiswa PPL, serta sekitar 1.700 siswa secara bergantian berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.

    Kepala SMK Negeri 1 Semarang, Dra. Ummi Rosydiana, M.Par menyampaikan kegiatan ini tidak sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan semangat kebersamaan seluruh warga sekolah.

    “Melalui Halal Bihalal ini, kami ingin menumbuhkan nilai keimanan, kebersamaan, serta semangat berprestasi bagi seluruh warga STEMSA,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan, semangat tersebut menjadi bekal penting menghadapi agenda kompetisi mendatang. Pada 13–16 April 2026, SMK Negeri 1 Semarang akan mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Tengah.

    “Kami berharap seluruh siswa dapat menjaga semangat dan integritas, sehingga mampu membawa nama baik sekolah dalam ajang tersebut,” tambahnya.

    Melalui kegiatan ini, warga STEMSA diharapkan terus menjaga nilai kebersamaan, integritas, dan semangat berprestasi, selaras dengan jargon kebanggaan sekolah, “Pasti Berprestasi dan Berintegritas.” (Konan/ Sofyan)


    Baca juga: UNISRI Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Civitas Akademika

    Pembacaan ikrar Halal Bi Halal yang diwakili oleh unsur yayasan, pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan. 


    UNISRI Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Civitas Akademika

    Solo — majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) menggelar kegiatan Halal Bi Halal keluarga besar kampus di Auditorium UNISRI, Senin (30/3). Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan, Menggapai Prestasi”, kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika, mulai dari pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan.

    Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Arif Sutikno, menyampaikan kegiatan Halal Bi Halal menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar warga kampus.

    “Dengan adanya Halal Bi Halal ini, kita dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di kalangan keluarga besar UNISRI,” tuturnya.

    Suasana kebersamaan semakin terasa saat prosesi pembacaan ikrar Halal Bi Halal yang diwakili oleh unsur yayasan, pimpinan universitas, dosen, dan tenaga kependidikan. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat sinergi di lingkungan kampus.

    Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, menguraikan makna penting keikhlasan dalam momentum Halal Bi Halal. Menurutnya, nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan prestasi.

    “Kata kunci Halal Bi Halal adalah ikhlas. Momentum ini juga mengajak keluarga untuk memberikan dukungan kepada kita di UNISRI demi mencapai prestasi,” jelasnya.

    Selain tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Bambang, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

    Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, UNISRI berharap mampu mendorong peningkatan kualitas tenaga kependidikan maupun dosen, sekaligus memperkokoh jalinan silaturahmi sebagai fondasi dalam menggapai prestasi yang lebih baik. (Sofyan)


    Baca juga: Tausiyah Halal Bihalal Warga Salakan, Wayang Golek Pitutur Ustaz Pujiono Penuh Hikmah

    Ustaz Pujiono yang menyampaikan dakwah melalui media Wayang Golek Pitutur.


    Tausiyah Halal Bihalal Warga Salakan, Wayang Golek Pitutur Ustaz Pujiono Penuh Hikmah

    Boyolali – majalahlarise.com - Warga Salakan, Dukuh Tegal Pule, menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan tausiyah budaya pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, pukul 20.00 WIB. Acara berlangsung khidmat di rumah Bapak Dasuki, RT 08, dengan dihadiri tokoh masyarakat serta warga dari RT 08, 09, 10, 11, dan 12.

    Kegiatan ini menghadirkan Ustaz Pujiono yang menyampaikan dakwah melalui media Wayang Golek Pitutur. Pendekatan budaya yang komunikatif dan menghibur membuat suasana tausiyah terasa hidup serta mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Dalam penyampaiannya, Ustaz Pujiono menekankan pentingnya menjaga silaturahmi pasca-Ramadan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan nilai keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan-pesan moral disampaikan melalui dialog tokoh wayang yang sarat makna, sehingga mampu menggugah kesadaran jamaah.

    “Halal Bihalal bukan hanya saling memaafkan, tetapi juga momentum memperbaiki diri dan mempererat kerukunan antarwarga,” tutur Ustaz Pujiono di sela penampilannya.

    Acara ini turut didukung oleh Arif Mustofa selaku kepala dusun serta para Ketua RT 08 hingga RT 12 yang berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan. Kehadiran tokoh masyarakat menambah kekhidmatan suasana sekaligus memperkuat semangat kebersamaan warga.

    Salah satu warga, Suyanto (45), mengaku terkesan dengan konsep tausiyah yang disajikan. “Penyampaian melalui wayang seperti ini membuat kami lebih mudah memahami pesan agama, sekaligus terhibur. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya.

    Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Gelak tawa sesekali terdengar saat tokoh-tokoh wayang menyisipkan humor, namun tetap sarat dengan pesan edukatif dan religius.

    Melalui kegiatan ini, warga Salakan tidak hanya merayakan Halal Bihalal, tetapi juga mendapatkan siraman rohani yang membangun, sekaligus mempererat jalinan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat. (Sofyan)


    Ustaz Pujiono memainkan Wayang Golek Pitutur dengan lakon “Tutur Tinular: Rukuning Guru Sejati.”


    Ustaz Pujiono Pukau Jamaah Halal Bihalal Banyudono dengan Wayang Golek Pitutur, Angkat Nilai Kerukunan Guru

    Boyolali – majalahlarise.com - Suasana Halal Bihalal Korwil Dikdas LS Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Sabtu (28/3/2026), berlangsung meriah dan penuh makna di GOR Jembungan. Kegiatan ini menghadirkan penampilan istimewa dari Ustaz Pujiono yang sukses memukau jamaah melalui pertunjukan Wayang Golek Pitutur dengan lakon “Tutur Tinular: Rukuning Guru Sejati.”

    Acara diawali dengan sambutan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, Agung Nugroho, yang hadir mewakili Kepala Dinas Dikbud Boyolali. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pendidik.

    “Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi para guru, sehingga mampu menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas di Banyudono,” ujar Agung Nugroho.

    Puncak acara diisi dengan dakwah kultural yang dibawakan Ustaz Pujiono melalui Wayang Golek Pitutur. Dengan gaya komunikatif dan penuh pesan mendalam, ia menguraikan pentingnya kerukunan, keteladanan, serta integritas guru dalam membangun karakter peserta didik.


    “Guru sejati bukan hanya mengajar, tetapi menjadi teladan dalam sikap, ucapan, dan tindakan. Kerukunan antar guru menjadi kunci lahirnya pendidikan yang berkarakter,” tutur Ustaz Pujiono di hadapan jamaah.

    Lakon “Tutur Tinular: Rukuning Guru Sejati” menghadirkan tokoh-tokoh yang merepresentasikan dunia pendidikan, di antaranya Ketua Korwil Dikdas LS Banyudono Ibu Praptiningsih, pengawas Ibu Ngadinem, serta Ketua K3S Parwadi. Ketiganya digambarkan sebagai sosok yang menjunjung tinggi harmoni, kebijaksanaan, dan semangat kolaborasi dalam memajukan pendidikan.

    Suasana semakin hidup dengan kehadiran tokoh punakawan Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong yang diperankan oleh para guru SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono. Selain mengundang tawa, penampilan tersebut juga menyisipkan kritik sosial serta pesan moral yang relevan dengan dinamika pendidikan saat ini.

    Para peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik.

    Dengan perpaduan seni, dakwah, dan pendidikan, Halal Bihalal Korwil Dikdas LS Banyudono tahun ini meninggalkan kesan mendalam. Para peserta diharapkan terus menjaga kerukunan serta profesionalisme dalam mengemban amanah sebagai guru yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (Sofyan)


    Baca juga: Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta Gelar Halal Bihalal, Perkuat Ukhuwah dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

     

    Kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta.

    Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta Gelar Halal Bihalal, Perkuat Ukhuwah dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    SURAKARTA – majalahlarise.com - Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal pada Sabtu (28/3/2026) di SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS), Sumber, Surakarta. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 guru dari berbagai jenjang pendidikan Muhammadiyah se-Kota Surakarta sebagai upaya mempererat ukhuwah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

    Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan yang dihadiri para pendidik dari jenjang KB-TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah. Momentum pasca Idul Fitri 1447 H ini dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan visi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

    Kegiatan Halal Bihalal menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. A. Dahlan Rais, M.Hum., sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pentingnya orientasi sekolah Muhammadiyah pada kualitas dan keunggulan.

    “Maka kita harus berusaha keras agar sekolah-sekolah kita unggul dibandingkan sekolah-sekolah lain. Kalau mengikuti kompetisi selalu menang, itu artinya unggul,” ujarnya.

    Ia juga menguraikan ukuran keunggulan dapat dilihat secara komparatif dan kompetitif, yakni kemampuan sekolah untuk bersaing sekaligus meraih prestasi dalam berbagai ajang.

    Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta, Dr. Mohamad Ali, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan halal bihalal memiliki makna fungsional dan operasional dalam dunia pendidikan. Ia menuturkan pentingnya peningkatan kualitas layanan pembelajaran serta kesejahteraan guru sebagai bagian dari implementasi nilai syawalan.

    “Makna syawalan adalah peningkatan. Bagaimana nilai-nilai di bulan Ramadhan dapat meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didik dan stakeholder di sekolah. Maka semakin bertambah usia lembaga sekolah harus semakin efisien, efektif, dan produktif,” jelasnya.

    Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah dan pimpinan majelis untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru. Di sisi lain, para pendidik didorong untuk senantiasa meningkatkan kualitas pembelajaran demi mencetak generasi unggul.

    Lebih lanjut, ia mengapresiasi kehadiran para guru yang mengikuti kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah di Kota Surakarta.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru Muhammadiyah semakin solid serta memiliki semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Pemaknaan halal bihalal secara fungsional dan operasional diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan, sehingga melahirkan sekolah-sekolah Muhammadiyah yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Islam Kemuhammadiyahan. (Sofyan)


    Baca juga: Halal Bihalal Keluarga SMAN 1 Manyaran, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

    Ikrar halal bihalal disampaikan oleh perwakilan guru dan karyawan, Helga Furnindo, S.Pd kepada kepala sekolah sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan.


    Halal Bihalal Keluarga SMAN 1 Manyaran, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

    Wonogiri — majalahlarise.com - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar SMA Negeri 1 Manyaran yang digelar di Rumah Makan Sari Raras pada Sabtu (28/3/2026). Mengusung tema “Momentum mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta menjaga kebersamaan keluarga”, kegiatan ini dihadiri guru dan karyawan bersama keluarga serta komite sekolah.

    Acara diawali dengan perkenalan antar keluarga guru dan karyawan yang menciptakan suasana akrab. Selanjutnya, ikrar halal bihalal disampaikan oleh perwakilan guru dan karyawan, Helga Furnindo, S.Pd kepada kepala sekolah sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan.

    Kepala SMA Negeri 1 Manyaran, Retno Winarni, S.S, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan karyawan atas dedikasi yang telah diberikan.

    “Terima kasih kepada bapak ibu guru serta karyawan yang telah memberikan kontribusi besar untuk memajukan sekolah dan peserta didik. Dalam proses itu tentu ada sikap maupun tutur kata yang kurang berkenan. Melalui momentum halal bihalal ini, kita saling bermaafan agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

    Sementara itu, Komite Sekolah, Sugiyo, mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa pelaksanaan halal bihalal kali ini memiliki nuansa berbeda.

    Kepala sekolah beserta guru dan karyawan bersama keluarga saling bermaaf-maafan.


    “Mengadakan acara Halal Bihalal keluarga besar SMAN 1 Manyaran ini bagi kami hal yang luar biasa. Selama kurang lebih 20 tahun menjadi komite, baru kali ini dilaksanakan di rumah makan. Ini menjadi momen yang sangat berkesan,” katanya.

    Ia juga menguraikan bahwa tradisi halal bihalal memiliki berbagai tingkatan, mulai dari yang tidak dilaksanakan, melalui kartu ucapan, hingga kegiatan sederhana di sekolah. “Dan hari ini menjadi puncaknya, seluruh keluarga besar bisa berkumpul dalam suasana yang penuh kebersamaan,” tambahnya.

    Sugiyo juga menyampaikan permohonan maaf atas nama komite sekolah.

    “Kami menyadari selama menjalankan amanah tentu banyak kekurangan. Oleh karena itu kami memohon maaf sebesar-besarnya. Semoga ke depan komite semakin mampu mendukung perkembangan sekolah,” tuturnya, sebelum menutup dengan ucapan, “Taqabbalallahu minna wa minkum, selamat Hari Raya Idulfitri, minal aidin wal faizin.”

    Dalam tausiyahnya, ustadz Sugimin mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri nikmat kebersamaan. Ia menuturkan bahwa pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya terjadi di dunia, tetapi juga menjadi jalan menuju kebersamaan di akhirat.

     Pemberian doorprize bagi anak-anak melalui permainan tarik tali yang berlangsung seru.


    “Kehidupan di dunia ini sangat singkat. Jangan sampai kita terlena dan melupakan Allah. Jadikan Ramadan sebagai momentum evaluasi diri agar ibadah kita benar-benar membawa perubahan menuju kebaikan,” ungkapnya.

    Ia juga memberikan perumpamaan tentang perubahan manusia setelah berpuasa. “Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi harus mampu mengubah akhlak menjadi lebih baik. Orang yang berpuasa dengan ikhlas akan kembali suci seperti bayi yang baru dilahirkan,” jelasnya.

    Kegiatan semakin meriah dengan pemberian doorprize bagi anak-anak melalui permainan tarik tali yang berlangsung seru. Kebersamaan juga diabadikan melalui sesi foto bersama, dilanjutkan dengan menikmati hidangan khas Wonogiri yang telah disediakan.

    Melalui kegiatan ini, keluarga besar SMAN 1 Manyaran berharap semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan saling memaafkan dapat terus terjaga dalam mendukung kemajuan sekolah serta membentuk generasi yang berkarakter. (Sofyan)


    Baca juga: Eksplorasi Bengawan Solo Purba, SMP N 2 Giritontro Hidupkan Semangat Belajar Siswa


Top