Putra Mahesa Jajar berhasil keluar sebagai juara pertama. 


    SVC CUP 5 2026 Bikin Gelanggang Kroya Bergemuruh, Putra Mahesa Jajar Juara

    Wonogiri - majalahlarise.com - Gelanggang Arena Kroya, Wonogiri Selatan, bergemuruh oleh sorak-sorai ribuan voli mania saat LATBER SVC CUP 5 Tahun 2026 digelar, Jumat (12/6/2026). Sejak siang, masyarakat dari berbagai wilayah Wonogiri Selatan memadati arena untuk menyaksikan pertandingan delapan tim bola voli.

    Kemeriahan semakin terasa ketika pertandingan memasuki babak penentuan. Tepuk tangan dan dukungan suporter mengiringi aksi para pemain yang tampil penuh semangat sepanjang pertandingan.

    Delapan tim yang ambil bagian dalam LATBER SVC CUP 5 2026 yakni SVC Sukoroyom Kulon sebagai tuan rumah, WMU Giritontro, Bulurejo, Bintang Teler Mandeyan, Putra Mahesa Jajar, Dadigo Tlogoharjo, Tireng, dan Platarejo.

    Persaingan antar tim berlangsung sengit. Setiap tim berupaya memberikan permainan terbaik dengan dukungan suporter yang terus mengalir dari awal hingga pertandingan berakhir.

    .


    Setelah melalui pertandingan yang ketat, Putra Mahesa Jajar berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara WMU Giritontro menempati posisi juara kedua. Kedua tim terbaik tersebut mendapatkan penghargaan sekaligus uang pembinaan dari panitia.

    Keberhasilan Putra Mahesa Jajar disambut meriah para pendukungnya. Permainan solid dan semangat pantang menyerah menjadi salah satu faktor yang mengantarkan tim tersebut menjadi yang terbaik pada LATBER SVC CUP 5 2026.

    Ketua Panitia LATBER SVC CUP 5, Ismu Jatmiko, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Menurutnya, turnamen juga menjadi sarana latihan bersama sekaligus mempererat silaturahmi antar tim dan komunitas bola voli.

    “Kegiatan ini merupakan ajang latihan bersama sekaligus silaturahmi. Kami ingin para pemain bisa menambah pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan, dan menjalin persaudaraan antarklub bola voli,” ungkap Ismu.

    Ia berharap LATBER SVC CUP dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin dengan jumlah peserta yang semakin banyak.

    “Harapan kami ke depan kegiatan ini akan kami jadikan agenda rutin dan terus kami kembangkan. Mudah-mudahan pesertanya semakin banyak dan mampu menjadi wadah bagi para pemain untuk meningkatkan prestasi bola voli, khususnya di wilayah Wonogiri Selatan dan sekitarnya,” ujarnya.

    Tiga Kambing dan Emas Jadi Doorprize

    Selain pertandingan bola voli, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik bagi penonton. Hal tersebut turut meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.

    Tiga ekor kambing dan emas menjadi hadiah yang paling menarik perhatian dalam pengundian doorprize. Selain itu, panitia menyediakan berbagai barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga.

    Saat pengundian dimulai, suasana Gelanggang Arena Kroya kembali meriah. Penonton dengan antusias menunggu nomor atau kupon mereka dipanggil untuk mendapatkan kesempatan membawa pulang hadiah.

    Ismu Jatmiko mewakili panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan LATBER SVC CUP 5 2026.

    “Kami selaku perwakilan panitia mengucapkan selamat kepada para pemenang dan tentunya terima kasih kepada seluruh tim peserta, para penonton, sponsor, donatur, masyarakat, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Berkat dukungan semua pihak, kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan meriah,” katanya.

    Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.

    “Kami memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan, penyambutan maupun hal-hal lainnya. Semua akan menjadi bahan evaluasi kami agar kegiatan berikutnya bisa lebih baik,” tambah Ismu.

    LATBER SVC CUP 5 2026 pun tidak sekadar menjadi ajang kompetisi bola voli. Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya klub, pemain, suporter, dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan serta pembinaan olahraga bola voli di Wonogiri Selatan. (Sofyan)


    Baca juga: CSR Inklusi Dorong Dunia Usaha Bangun Ekosistem Seni Disabilitas Berkelanjutan

    Atlet dan pelatih Dojo Manunggal Manyaran berfoto bersama usai mengikuti Kejurkab Karate Piala Bupati Wonogiri 2026 di GOR Giri Mandala Wonogiri, Senin (15/6/2026).


    Dojo Manunggal Manyaran Borong Prestasi di Kejurkab Karate Piala Bupati Wonogiri 2026

    WONOGIRI – majalahlarise.com - Dojo Manunggal Manyaran kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate Piala Bupati Wonogiri 2026 yang digelar di GOR Giri Mandala Wonogiri, Senin (15/6/2026). Kejuaraan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB tersebut diikuti oleh berbagai dojo karate dari seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus seleksi pembentukan kontingen POPDA 2026.

    Dalam kejuaraan tersebut, Dojo Manunggal Manyaran yang berada di bawah binaan Senpai Ika Indri Astuti mengirimkan sebanyak 21 kohai yang terdiri dari peserta tingkat SD, SMP hingga SMA. Para atlet terbagi dalam dua kategori, yakni Seleksi POPDA dan Festival.

    Untuk kategori Seleksi POPDA, Dojo Manunggal Manyaran diperkuat oleh Nirmala Fathul Jannah, Arsyila Esti Farzana, Mahening Laksita Gantari, Gendhis Athifa Shyrin, Al Ashar Bias Baihaqi, Kaliandra Alisha Maheswari, Syafira Nur Fathurahma, Abidzar Vino El Fahri, Zhafranata Arsenio Sambada, Zakia Nur Husna, dan Annisa Ramadhani.

    Sementara itu, peserta kategori Festival terdiri atas Feyza Shakila Natusha, Azka Banyu Fathariano, Hasna Nabila Islami, Inayah Ayu Sulistyowati, Annisa Naila Zahira, Nuria Azalia, Arian Kenzie Dhananjaya Atmoko, Sylvia Putri Yulianto, Muhammad Ananda Saputra, dan Saleh Nurfaiz.

    Hasil membanggakan berhasil diraih Dojo Manunggal Manyaran dengan menyabet tiga gelar juara pada kategori POPDA di tiga kelas berbeda, serta sejumlah prestasi pada kategori Festival. Raihan tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan oleh dojo.

    Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut adalah Gendhis Athifa Shyrin, siswi MTs Negeri 5 Wonogiri. Meski belum berhasil meraih gelar juara, Gendhis mengaku senang dan bangga dapat mengikuti Kejurkab Karate Piala Bupati Wonogiri 2026.

    Menurutnya, kejuaraan ini menjadi pengalaman pertama yang sangat berharga karena ia dapat merasakan secara langsung atmosfer pertandingan karate tingkat kabupaten. Selama bertanding, Gendhis berusaha untuk tetap tenang dan fokus mengikuti jalannya lomba meskipun harus berhadapan dengan peserta dari berbagai dojo di Wonogiri.

    "Saya senang bisa mengikuti kejuaraan ini. Walaupun belum mendapatkan juara, saya tetap bersyukur karena mendapat pengalaman baru. Ini pertama kalinya saya mengikuti event seperti ini dan bisa merasakan suasana perlombaan yang sebenarnya. Saya berusaha tenang saat bertanding dan semoga ke depan bisa berlatih lebih giat lagi agar memperoleh hasil yang lebih baik," ungkap Gendhis.

    Pengalaman tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Gendhis untuk terus meningkatkan kemampuan dan menambah jam terbang dalam berbagai kejuaraan karate di masa mendatang.

    Senpai Ika Indri Astuti mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah berlatih dan bertanding dengan penuh semangat. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras para kohai selama menjalani latihan rutin.

    "Kami bersyukur atas hasil yang diperoleh. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang," ujarnya.

    Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurkab Karate Piala Bupati Wonogiri 2026 juga menjadi wadah silaturahmi antar-dojo serta sarana menjaring atlet-atlet potensial yang dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Wonogiri pada berbagai kejuaraan tingkat yang lebih tinggi.

    Penulis: Susilowati 

    Editor: Sofyan


    Baca juga: PKBM Dharma Sastra Purwantoro Lepas 50 Lulusan Kesetaraan, Teguhkan Komitmen Pendidikan untuk Semua


    Tim Bola Voli Bakalan berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Tim Benowo pada partai final yang berlangsung sengit.


    Tumpukan Bola Volly Tawangsari Kelurahan Pagutan Sukses Digelar, Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda dan Penguatan Gotong Royong

    Wonogiri - majalahlarise.com - Turnamen Tumpukan Bola Volly Tawangsari sukses digelar pada 13–14 Juni 2026 di Gelora Bendo Growong, Lingkungan Tawangsari RT 001 RW 004, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang diinisiasi Generasi Muda Mudi Tawangsari tersebut berlangsung meriah dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. 

    Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan membangkitkan semangat pemuda dalam membangun lingkungan yang lebih maju.

    Sebanyak delapan tim mengikuti turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut. Pertandingan berjalan kompetitif dengan dukungan antusias dari warga yang memadati area Gelora Bendo Growong. Setelah melalui serangkaian pertandingan yang ketat, Tim Bola Voli Bakalan berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Tim Benowo pada partai final yang berlangsung sengit.


    Ketua Panitia yang juga Ketua Karang Taruna Lingkungan Tawangsari, Bagas Panjerrino, menjelaskan keberhasilan penyelenggaraan turnamen tidak lepas dari semangat generasi muda dan dukungan masyarakat yang begitu besar. Menurutnya, kolaborasi antara pemuda dan warga menjadi faktor penting yang membuat kegiatan berjalan lancar dan sukses.

    “Kegiatan ini dapat terlaksana berkat semangat dan partisipasi generasi muda serta dukungan penuh dari masyarakat. Kami berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan pemuda Tawangsari dalam membangun lingkungan yang lebih maju dan produktif,” ujarnya.

    Bagas menambahkan, turnamen bola voli tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi para pemuda untuk meningkatkan solidaritas, kekompakan, serta kemampuan berorganisasi. Melalui kegiatan positif semacam ini, generasi muda memperoleh ruang untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan dan kerja sama tim.

    Panitia Tumpukan Bola Volly Tawangsari Volly Ball Club.


    “Kegiatan ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar bekerja sama, meningkatkan kompetensi, serta mengasah mental dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk karakter pemuda yang aktif dan berdaya saing,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Bagas menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan berbagai program positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap semangat yang telah terbangun melalui turnamen ini dapat menjadi fondasi untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan produktif lainnya di masa mendatang.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, kami akan terus berupaya menciptakan berbagai program positif sebagai salah satu langkah dalam mencegah kenakalan remaja serta meningkatkan produktivitas masyarakat, terutama generasi muda,” katanya.

    Melalui semangat kebersamaan yang tercipta selama turnamen berlangsung, Tumpukan Bola Volly Tawangsari diharapkan menjadi momentum kebangkitan pemuda sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam mendukung kemajuan lingkungan. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu serta wadah membangun generasi muda yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

    Penulis: Rizki Maulana

    Editor: Sofyan


    Baca juga: Akhirussanah dan Khatmul Qur'an Angkatan XV SDIT Ulin Nuha Wuryantoro, Cetak Generasi Qur'ani Berakhlak Mulia

    Kepala Desa Gunungan, Widi Hastuti saat memberikan sambutan pada Turnamen Bola Voli Cup 3 Dusun Gunungan, Desa Gunungan Kecamatan Manyaran.


    Turnamen Bola Voli OTASA Cup 3 Dusun Gunungan Manyaran Resmi Dibuka, Warga Antusias Dukung Lahirnya Atlet Berprestasi

    WONOGIRI - majalahlarise.com - Turnamen Bola Voli OTASA Cup 3 Dusun Gunungan, Desa Gunungan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri resmi dibuka oleh Kepala Desa Gunungan, Widi Hastuti, di Lapangan Bola Voli Sugiyo Tresno Dusun Gunungan, Sabtu malam (13/6/2026). Kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan ketiga ini berlangsung meriah dengan pembagian doorprize berupa satu sak gabah kering serta diikuti empat tim tangguh yang siap bersaing secara sportif.

    Ratusan warga tampak memadati area lapangan untuk menyaksikan pembukaan turnamen. Suasana penuh semangat terlihat dari antusiasme masyarakat yang memberikan dukungan kepada para peserta. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan gotong royong warga Dusun Gunungan.

    Dalam sambutannya, Kepala Desa Gunungan Widi Hastuti menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang terus menjaga semangat olahraga di lingkungan desa. Ia mengaku baru pada pelaksanaan ketiga ini dapat hadir secara langsung dan melihat perkembangan fasilitas olahraga yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

    Pertandingan tim perangkat Desa Gunungan melawan tim karangtaruna dusun Gunungan.


    “Luar biasa sekali. Ternyata warga Dusun Gunungan ini orang-orang yang tangguh dan semangat membangun lingkungan,” ujarnya.

    Menurutnya, semangat masyarakat dalam membangun sarana olahraga patut diapresiasi. Sebelumnya warga telah memiliki lapangan bulu tangkis di balai dusun, kemudian berhasil membangun lapangan bola voli yang kini menjadi kebanggaan bersama. Keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembinaan olahraga di tingkat dusun.

    Widi Hastuti menjelaskan keberhasilan pembangunan fasilitas olahraga tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat. Para pemuda, bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anak turut memberikan dukungan dalam berbagai bentuk sehingga lapangan bola voli dapat terwujud dan dimanfaatkan bersama.

    Ia berharap lapangan bola voli tersebut tidak hanya digunakan sebagai tempat pertandingan atau hiburan semata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda. Regenerasi atlet dinilai penting agar semangat olahraga yang telah tumbuh dapat terus berlanjut pada generasi berikutnya.

    “Harus ada generasi penerus. Sayang sekali kalau sudah membangun lapangan bola voli tetapi tidak ada yang melanjutkan,” katanya.

    Lebih lanjut, Widi mengingatkan pembangunan lapangan memerlukan biaya, tenaga, dan kerja sama yang tidak sedikit. Karena itu, seluruh warga diharapkan menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

    Ia juga menaruh harapan besar agar dari Dusun Gunungan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu berprestasi di berbagai ajang olahraga. Menurutnya, kesempatan tersebut sangat terbuka apabila generasi muda terus berlatih dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan baik.

    “Harapan kami nanti tumbuh atlet-atlet yang muncul dari Dusun Gunungan ini,” ungkapnya.

    Menutup sambutannya, Widi Hastuti mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta Turnamen Bola Voli Cup 3 Dusun Gunungan. Ia mengajak seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menjadikan turnamen sebagai momentum memperkuat kebersamaan warga.

    “Saya mengucapkan selamat bertanding, jaga selalu sportivitas, dan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa antara panitia dan seluruh warga Dusun Gunungan,” pungkasnya. (Sofyan)


    Baca juga: SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar PK Fest 2026, Ajang Kreativitas dan Inovasi Siswa

    Flayer Bola Volly Tawangsari Volly Ball Club.


    Tumpukan Bola Volly Tawangsari Volly Ball Club Akan Segera Digelar, Berikut Tujuan dan Daftar Tim Pesertanya

    WONOGIRI – majalahlarise.com - Generasi Muda-Mudi Tawangsari akan menggelar Tumpukan Bola Volly Tawangsari Volly Ball Club (TIVOC) pada 13-14 Juni 2024. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gelora Bendo Growong, Lingkungan Tawangsari, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.

    Turnamen ini akan mempertemukan delapan tim dari berbagai lingkungan di wilayah Kelurahan Pagutan dan sekitarnya. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat hubungan sosial antar warga.

    Ketua Panitia sekaligus Ketua Karangtaruna Lingkungan Tawangsari, Bagas Panjerrino, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen merupakan bagian dari upaya pemuda setempat dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

    "Turnamen ini kami selenggarakan sebagai ajang silaturahmi warga antar lingkungan. Kami juga ingin mendorong produktivitas masyarakat melalui kegiatan positif yang melibatkan partisipasi pemuda dan warga secara luas," kata Bagas.

    Menurut dia, olahraga menjadi salah satu sarana efektif untuk membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

    Selain menghadirkan pertandingan yang kompetitif, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang interaksi antar warga yang selama ini terjalin melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan di lingkungan setempat.

    Panitia menargetkan turnamen tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu melahirkan semangat kebersamaan dan memperkuat hubungan sosial antar lingkungan di wilayah Kelurahan Pagutan.

    Melalui kegiatan yang digagas oleh Generasi Muda-Mudi Tawangsari ini, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga budaya gotong royong serta mengembangkan aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

    Daftar Tim Peserta Tumpukan Bola Volly Tawangsari Volly Ball Club 2024:

    - Tawangsari

    - Jenggotan

    - Tawangrejo

    - Bakalan

    - Trukan

    - Bendo

    - Benowo

    - Pagutan


    Penulis: Rizki Maulana

    Editor: Sofyan


    Baca juga: Pasar Murah Amigo di Desa Bero Manyaran Wonogiri Diserbu Warga, Sediakan Sembako dan Pakaian Harga Terjangkau

    Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara X menyapa para peserta.


    Rute Epic dan Kental Budaya Bikin Takjub Pelari di Mangkunegaran Run 2026

    SOLO — majalahlarise.com - Gelaran Mangkunegaran Run 2026 kembali menyuguhkan pengalaman berbeda bagi ribuan pelari. Tidak sekadar berlari, para peserta diajak menyelami denyut budaya Kota Solo melalui rute epic yang dipadukan dengan atraksi seni dan semangat kebersamaan, Minggu (3/5/2026).

    Sebanyak 7.750 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan 22 negara ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Sepanjang lintasan, peserta disuguhi pemandangan heritage serta energi budaya Nusantara yang dihadirkan melalui 50 titik tematik. Rinciannya, 20 titik merepresentasikan identitas Mangkunegaran dan 30 titik lainnya dihadirkan oleh sponsor dengan nuansa pop Nusantara.

    Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara X menyampaikan, Mangkunegaran Run bukan sekadar olahraga, tetapi ruang perayaan budaya yang terbuka bagi semua kalangan.

    “Mangkunegaran Run kami hadirkan sebagai perayaan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bukan sekadar event lari, tetapi pengalaman untuk merasakan energi Kota Solo dan budayanya secara langsung. Kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang terbuka untuk siapa saja,” ujarnya saat memberikan flag off di garis start.

    Keunikan lain terlihat dari puluhan cheering point yang tersebar di sepanjang rute. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga seniman dari Institut Seni Indonesia Surakarta dan Universitas Sebelas Maret turut ambil bagian dengan menampilkan tari-tarian dan musik tradisional.

    Peserta 5K, Aryanto, tampil unik dengan mengenakan topeng Spiderman dan tangan Hulk. 


    Berbagai karakter unik juga memeriahkan suasana, seperti tokoh wayang Gatotkaca, Buto, penari Lembu Sura, hingga karakter kartun. Pelajar dari SMA Muhammadiyah 2 Solo bahkan tampil memainkan gamelan lengkap dengan sinden, sekaligus membagikan minuman dan buah segar kepada para pelari.

    Salah satu peserta yang terlibat sebagai pengisi cheering point, Jody Al Atas, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari event ini. Dengan mengenakan kostum Gatotkaca, ia sudah bersiap sejak dini hari.

    “Kostum Gatotkaca ini saya pakai mulai pukul 3 pagi sampai sekarang. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari Mangkunegaran Run, mantap luar biasa,” ungkapnya penuh semangat.

    Antusiasme juga dirasakan oleh peserta lari kategori 21K, Moniq. Ia mengaku terhibur dengan berbagai atraksi di sepanjang lintasan.

    “Setiap beberapa meter selalu ada cheering point menarik. Saya sempat lari bareng karakter kartun dan ikut menari Lembu Sura. Ini benar-benar seperti pesta budaya,” tuturnya usai mencapai garis finis.

    Hal senada disampaikan Gigih Putra yang terkesan dengan kreativitas warga.

    “Ada tarian, topeng lucu, kostum wayang, bahkan Spiderman dengan tangan Hulk. Ini jadi penyemangat tersendiri saat berlari,” ujarnya.

    Sementara itu, peserta 5K, Aryanto, tampil unik dengan mengenakan topeng Spiderman dan tangan Hulk. Ia menyampaikan ingin menciptakan pengalaman berbeda dalam ajang ini.

    “Saya ingin tampil beda. Ini jadi pengalaman yang tidak terlupakan,” katanya.

    Di sisi lain, kehadiran pacer dengan penanda kepala kuda juga menjadi perhatian tersendiri bagi pelari. Para pacer ini bertugas menjaga ritme dan membantu peserta mencapai target waktu hingga garis finis.

    Memasuki garis akhir di kawasan Ngarsopuro, para pelari disambut hangat oleh panitia yang mengenakan busana adat Jawa. Prosesi penyambutan dengan taburan bunga serta pengalungan medali menambah kesan sakral dan berbudaya.

    Rute Mangkunegaran Run 2026 sendiri dimulai dari kawasan Stadion Manahan dan berakhir di Ngarsopuro, tepat di depan Pura Mangkunegaran. Jalur ini dirancang melewati titik-titik historis yang menggambarkan perjalanan budaya Kota Solo.

    Menariknya, rute tersebut telah tersertifikasi oleh World Athletics melalui verifikasi langsung oleh perwakilan resmi, Kim Vivan. Hal ini semakin menguatkan posisi Mangkunegaran Run sebagai event lari berstandar internasional.

    Dengan perpaduan olahraga, budaya, dan kebersamaan, Mangkunegaran Run 2026 kembali membuktikan diri sebagai ajang yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga pengalaman berlari yang berkesan dan penuh makna. (Is/ Sofyan)


    Baca juga: Siap-Siap Daftar! Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UNS Kantongi Rekomendasi BAN-PT, Segera Buka Jalur Mandiri

    Tim bola voli Sukoroyom Kulon Voli Ball Club (SVC) meraih juara pertama dalam ajang Latber GardaMask 2026.


    SVC Sukoroyom Kulon Tampil Perkasa, Sabet Juara 1 Latber GardaMask 2026

    Wonogiri – majalahlarise.com - Tim bola voli Sukoroyom Kulon Voli Ball Club (SVC) tampil impresif dengan meraih juara pertama dalam ajang Latber GardaMask 2026 yang digelar pada Selasa (24/3/2026) di Lapangan GardaArena, Dusun Ploso, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri.

    Turnamen yang berlangsung meriah ini diikuti sejumlah tim dari tiga kecamatan, yakni Giritontro, Giriwoyo, dan Pracimantoro. Sejak babak awal hingga partai final, pertandingan berjalan sengit dengan menampilkan permainan terbaik dari masing-masing tim.

    Perjalanan SVC menuju tangga juara terbilang tidak mudah. Tim kebanggaan warga Sukoroyom Kulon ini harus melewati laga berat dengan menumbangkan tim Nawangan Giriwoyo dan Dungpadas Pracimantoro sebelum melaju ke partai puncak.

    Tim bola voli Sukoroyom Kulon Voli Ball Club (SVC).

    Pada laga final, SVC berhadapan dengan tim kuat Sawit Giritontro. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi, dengan kedua tim saling menampilkan permainan menyerang dan bertahan yang solid.

    SVC yang dikawal Ilham Afif mampu menunjukkan performa gemilang. Kerja sama tim yang apik serta strategi permainan yang terorganisir membuat SVC berhasil mengungguli lawannya dan memastikan gelar juara pertama. Atas kemenangan tersebut, SVC berhak membawa pulang piala serta uang pembinaan.

    Usai pertandingan, Ilham Afif menyampaikan rasa syukur atas capaian timnya.

    Tim bola voli Sukoroyom Kulon Voli Ball Club (SVC) saat bertanding.


    “Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Sukoroyom Kulon dan SVC Mania,” ujarnya.

    Sementara itu, tokoh pemuda bidang olahraga setempat, Ismu Jatmiko, turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih SVC. Ia menguraikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat yang terus mengiringi perjalanan tim.

    “Kami sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa dari semua pihak. Ke depan, kami berharap SVC semakin maju dan mampu berprestasi, tidak hanya di bola voli tetapi juga di berbagai ajang olahraga lainnya,” ungkapnya.

    Adapun hasil akhir Latber GardaMask 2026 sebagai berikut:

    Juara 1: SVC Sukoroyom Kulon, Giritontro

    Juara 2: Tim Sawit, Giritontro

    Juara 3: Tim Dungpadas, Pracimantoro dan Tim Ingak Inguk Giritontro

    Keberhasilan ini semakin mengukuhkan SVC sebagai salah satu tim bola voli yang patut diperhitungkan di tingkat lokal, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sukoroyom Kulon. (Syarif/ Sofyan)


    Baca juga: Halal Bihalal SMPN 22 Surakarta, Alumni Angkatan Pertama Perkuat Paseduluran Lewat “Sambung Rasa”

⬆
Top