MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL METODE PROBLEM BASED LEARNING

Print Friendly and PDF

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL METODE PROBLEM BASED LEARNING

Oleh : Aza Fadilah, S.Pd. 

Guru SMP Negeri 3 Petarukan Pemalang Jawa Tengah

Aza Fadilah, S.Pd. 


       Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Tujuannya agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, kepribadian, keterampilan, serta akhlak yang mulia untuk dirinya, bangsa, masyarakat, serta negara. Hal ini tercantum dalam Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003. Selain itu tujuan pendidikan adalah menghasilkan peserta didik yang bersemangat untuk terus belajar, semangat untuk menambah ilmu pengetahuan dan senantiasa memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga proses belajar diharapkan tidak hanya terjadi pada pendidikan formal tapi berlangsung seumur hidup.

       Di era modernisasi saat ini banyak peserta didik cenderung lebih asyik dengan gadget. Hal tersebut yang menyebabkan motivasi belajar peserta didik menjadi rendah. Terbukti pada saat proses pembelajaran di kelas peserta didik terlihat pasif, sering menunda mengerjakan tugas, sering membolos jam pelajaran, dan tidak adanya semangat untuk mengikuti pelajaran. Hal ini karena mereka merasa tidak adanya keinginan untuk berhasil, tidak merasa adanya kebutuhan dalam belajar, tidak memiliki cita-cita di masa depan dan tidak adanya lingkungan belajar yang kondusif, sehingga tidak memungkinkan mereka dapat belajar denga baik sehingga berdampak pada motivasi belajar peserta didik rendah.

       Motivasi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. (Slameto, 2010:2).  Motivasi belajar memiliki peranannya tersediri dalam pencapaian keberhasilan belajar di sekolah. Motivasi belajar perlu ditingkatkan kemudian dipelihara sehingga proses pembelajaran akan berjalan lancar dan tercapainya tujuan pembelajaran sesuai dengan harapan. Peserta didik yang termotivasi tinggi dalam belajar cenderung akan terlibat aktif dalam proses pembelajaran, begitu pun dengan peserta didik yang berhasil dalam belajar akan memiliki motivasi yang tinggi untuk terus belajar.

       Guru harus menyadari bahwa setiap peserta didik dalam satu kelas memiliki kemauan dan minat yang berbeda-beda terhadap proses pembelajaran, bahkan ada juga peserta didik yang kehilangan motivasi belajar. Dengan demikian guru harus mampu mendorong dan membangkitkan semangat peserta didik untuk dapat mengikuti proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Di sinilah peran guru BK (Bimbingan Konseling) sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam bimbingan dan konseling adalah menggunakan layanan bimbingan klasikal dengan metode Problem Based Learning. Problem Based Learning merupakan suatu pendekatan pembelajaran dimana peserta didik dihadapkan pada masalah autentik (nyata) sehingga diharapkan mereka dapat menyusun pengetahuannya sendiri, menumbuh kembangkan keterampilan tingkat tinggi dan inkuiri, memandirikan peserta didik, dan meningkatkan kepercayaan dirinya melalui kerja kelompok untuk mencari solusi masalahnya.

       Dalam proses pemberian layanan bimbingan klasikal dengan metode Problem Based Learning di sini peserta didik akan termotivasi untuk mengungkapkan ide di dalam wadah kelompok sendiri maupun kelompok lainnya, serta menganalisis masalah yang sedang mereka hadapi kemudian dipecahkan bersama untuk mendapatkan solusi masalah tersebut. Pada akhirnya dari proses diskusi, motivasi peserta didik dapat menjadi lebih meningkat pada proses pembelajaran. Tentunya dari kegiatan ini, guru BK kembali memberikan motivasi dan penguatan kepada peserta didik untuk mendorong peserta didik mengembangkan motivasi dalam mengikuti pelajaran yang sedang dihadapi baik di rumah maupun di sekolah.



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top