Bersama 14.504 Mahasiswa se Indonesia, Tiga Mahasiswa DKV ISI Surakarta Ikuti Kampus Mengajar IV

Print Friendly and PDF



Bersama 14.504 Mahasiswa se Indonesia, Tiga Mahasiswa DKV ISI Surakarta Ikuti Kampus Mengajar IV

Solo- majalahlarise.com -Dengan melibatkan sebanyak 14.504 mahasiswa dari 559 perguruan tinggi akan menjalani program Kampus Mengajar Angkatan 4 tahun 2022 yang merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini dengan lokasi 2.876 sekolah baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 35 provinsi.

Ratusan mahasiswa termasuk didalamnya ada 3 (tiga) nama mahasiswa wakil Prodi DKV FSRD ISI Surakarta, yaitu Natasya Safarani Riady, Tiefanny Mayra Sugara, dan Isti Damayanti yang semuanya mahasiswa angkatan 2020.

Kampus Mengajar merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk membantu pembelajaran di SD dan SMP yang terdampak pandemi terutama melalui peningkatan literasi dan numerasi, serta adaptasi teknologi. Kampus Mengajar ini merupakan suatu gagasan kurikulum baru yang yang berfokus pada literasi dan numerasi dan penguatan profil pelajar Pancasila.

Baca juga: Mahasiswa Unisri Surakarta Magang Kerja di KAP Wartono Surakarta

Melalui program sosialisasi dan pembimbingan yang dilakukan secara internal Prodi DKV FSRD ISI Surakarta, dimana mampu meloloskan mahasiswa lolos test seleksi dalam program Kampus Mengajar tahun 2022.

Peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 4 akan mulai bertugas di sekolah penempatan masing-masing terhitung pada tanggal 1 Agustus 2022, bersama 2.876 Dosen Pembimbing Lapangan. Setelah bertugas selama satu semester, mahasiswa akan mendapatkan pengakuan hasil belajar yang dikonversi ke dalam sistem satuan kredit semester (SKS) hingga 20 SKS.

Ketiga mahasiswa mendapat lokasi di sekolah dasar yang berbeda, seperti Natasya Safarani Riady ditempatkan di SDN 1 Karangturi, Karanganyar, sedangkan Tiefanny Mayra Sugara berada SDN 1 Karangturi, Karanganyar, selanjutnya Isti Damayanti ditempatkan SDN 3 Gambirmanis, Wonogiri yang semuanya di Jawa Tengah.

Menurut Isti Damayanti menyatakan bahwa dalam manfaat program Kampus Mengajar ini melanjutkan pembelajaran di masa pandemi terutama untuk jenjang SD, menghadirkan mahasiswa diharapkan bisa menjadi kegiatan yang sangat berguna bagi siswa sekolah dasar yang mengalami learning loss terutama sekolah yang berada di pedalaman (tertinggal). 

Selanjutnya banyak manfaat dengan mengikuti program ini, menurut Tiefanny Mayra Sugara seperti menambah jejaring dan pengalaman baru dan berbeda dengan lingkungan perguruan tinggi khususnya kampus seni.

Mahasiswa yang melaksanakan penugasan di program Kampus Mengajar 4 diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi para peserta didik di sekolah sasaran dengan berperan sebagai mitra guru dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif, efektif, dan menyenangkan.

Sedangkan menurut Asmoro Nurhadi Panindias, S.Sn., M.Sn selaku Kaprodi DKV menyatakan bahwa capain dari mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta ini yang mampu meloloskan 3 (tiga) mahasiswa sebagai pencapaian yang sangat membanggakan, dimana prestasi tersebut mampu menjaga tradisi selalu meloloskan mahasiswa setelah sebelumnya di Kampus Mengajar Angkatan I, II, dan III.

Selanjutnya dalam rilisnya, Asmoro Nurhadi Panindias menjelaskan melalui raihan prestasi dari ketiga mahasiswa yang lolos ini sangat membanggakan dan sekaligus mendukung program Kampus Mengajar yang merupakan bagian dari MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang telah dicanangkan oleh Kemendikbudristek, serta dalam rangka memenuhi IKU (Indeks Kinerja Utama). (Sofyan)


Baca juga: Ratusan Siswa SMPN 2 Giritontro Ikuti Kegiatan Outing Class ke ARMATIM Surabaya


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top