PENGELOLAAN MEDIA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR

Print Friendly and PDF

PENGELOLAAN MEDIA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR

Oleh : Sutarti Maryam, S.Pd

SD Negeri 1 Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

Sutarti Maryam, S.Pd


       Manajemen media pembelajaran adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Adapun indikator yang harus diperhatikan dalam pengelolaan media pembelajaran adalah: perencanaan media pembelajaran, pengorganisasian media, pengelolaan media, dan evaluasi media. Di sekolah diharapkan persiapan program media dapat berjalan efektif dengan program pembelajaran yang telah dibuat sehingga dapat berkontribusi positif bagi pembelajaran. Proses manajemen media pembelajaran harus berjalan seiring dengan program sekolah, perlu untuk mengelola manajemen media pembelajaran di sekolah dasar yang bertanggung jawab untuk mengelola semua kegiatan yang berkaitan dengan manajemen media pembelajaran, pemahaman tentang manajemen media penting bagi petugas dalam merencanakan program media, klasifikasi media, pengelompokan media berdasarkan kondisi masing-masing sekolah atau berdasarkan mata pelajaran tertentu sehingga media dapat digunakan secara optimal di ruang kelas atau di luar kelas. Pengawasan harus dilakukan secara terprogram oleh kepala sekolah dan personel di dinas terkait di tingkat kabupaten dan diharapkan menjadi masukan untuk meningkatkan pengembangan manajemen media pembelajaran di tahun berikutnya.

       Terjadinya guru dan tenaga kependidikan lain yang cakap dalam mengelola dan memanfaatkan media pembelajaran dapat mencegah terjadinya aktivitas belajar mengajar yang bersifat verbal karena siswa hanya menerima materi dari informasi yang dilambangkan dengan kata-kata oleh ceramah guru sebagai sumber belajar tunggal. Akibatnya akan terjadi verbalisme artinya siswa dapat menyebutkan kata-kata, tetapi tidak mengerti arti/ maksud kata tersebut. Hal ini sering terbukti setelah guru memberikan penjelasan melalui ceramah kemudian mengajukan pertanyaan, ternyata sebagian besar siswa tidak dapat menjawab pertanyaan guru dengan memuaskan. Hambatan komunikasi tersebut akan berpengaruh pada pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan sebelumnya. 

       Peningkatan kualifikasi sekolah pendidik dituntut memiliki pengetahuan yang cukup, mampu menyampaikan dan mempunyai sikap yang dapat dicontoh oleh siswa, serta keterampilan yang dimiliki secara holistik dapat bermanfaat dalam dunia pendidikan. Termasuk di dalamnya mampu mengelola media pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat diberdayakan terhadap komponen pembelajaran yang dilimiki sekolah. Keterampilan serta pengalaman yang dimiliki oleh seorang pendidik dalam mengikuti pelatihan, diharapkan dapat menindaklanjuti sehingga memberi kontribusi positif pada kemampuan guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran dan mengelola seluruh komponen pembelajaran secara efektif.

       Kendala yang sering dihadapi para guru Sekolah Dasar adalah tugas sebagai guru kelas yang harus bertanggung jawab dan merencanakan media pembelajaran tersebut dituntut sebagai fasilitator mediator dalam proses pembelajaran. Hal ini dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan media pembelajaran, serta upaya pengembangan pengetahuan, ketrampilan, sikap guru untuk meningkatkan kualifikasi profesionalnya.

        Kepala sekolah sebagai salah satu komponen utama proses manajerial sekolah berfungsi sebagai pelopor di sekolah tersebut. Oleh karena itu kepala sekolah berkewajiban memotivasi, memonitoring serta mengevaluasi jalannya program sekolah, baik yang bersifat edukatif yang berhubungan dengan pengajaran maupun administrasi yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah. Tugas tersebut sebagai satuan pendidikan yang ada dibawah tanggungjawabnya. Dengan kemampuan mempengaruhi, mendorong, membimbing, mengarahkan dan menggerakkan guru, staf dan siswa untuk bekerja atau berperan guna mencapai tujuan yang ditetapkan bersama. Sehingga diharapkan dapat menciptakan budaya sekolah yang kondusif dan mampu memotivasi para guru untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme kerjanya dengan mengembangkan seluruh komponen pembelajaran secara maksimal, termasuk di dalamnya pengelolaan dan penggunaan media dalam pembelajaran.

      Pengelolaan media pembelajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Adapun indikator yang harus diperhatikan dalam pengelolaan media pembelajaran khusus di Sekolah Dasar adalah:

       Perencanaan media pembelajaran merupakan bagian integral dari program sekolah untuk itu perlu melibatkan seluruh komponen sekolah, baik personal intern maupun ekstern sekolah, diharapkan penyusunan program media dapat berjalan searah dengan program pembelajaran yang telah dibuat sehingga dapat memberi kontribusi positif terhadap pembelajaran.

        Proses pengelolaan media pembelajaran harus berjalan seiring dengan program sekolah, perlu dibentuk kepengurusan/ pengelola media pembelajaran di SD yang bertanggung jawab dalam mengadministrasian semua kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan media pembelajaran.

        Pemahaman dan pengetahuan tentang pengelolaan media penting bagi petugas dalam merencanakan program media, pengklasifikasian media, pengelompokan media berdasarkan kondisi sekolah masing-masing atau berdasarkan mata pelajaran tertentu agar media dapat digunakan secara optimal di dalam kelas maupun di tempat penyimpanan.

        Monitoring/ pengawasan hendaknya dilakukan secara terprogram oleh kepala sekolah dan personil pada instansi terkait dari dinas di tingkat kecamatan dan kabupaten diharapkan sebagai bahan masukan peningkatan pengembangan pengelolaan media pembelajaran pada tahun berikutnya.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top