PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

Print Friendly and PDF

PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN 

Oleh : Mustholih, S.Pd

SDN Totogan, Karangsambung, Kebumen Jawa Tengah

Mustholih, S.Pd



       Pembaharuan mengiringi perputaran zaman yang tak henti-hentinya berputar dengan kurun waktu yang telah ditentukan. Kebutuhan akan layanan individual terhadap peserta didik dan perbaikan kesempatan belajar bagi mereka, telah menjadi pendorong utama timbulnya pembaharuan pendidikan. Oleh karena itu, lembaga pendidikan harus mampu mengantisipasi perkembangan tersebut dengan terus menerus mengupayakan suatu program yang sesuai dengan perkembangan anak, perkembangan zaman, situasi, kondisi, dan kebutuhan peserta didik. 

        Secara umum, pendidikan merupakan suatu proses mentransfer ilmu yang pada umumnya dilakukan melalui tiga cara yaitu lisan, tulisan dan perbuatan. Pada dasarnya, pendidikan erat hubunganya dengan ilmu karena obyek utama dari pendidikan adalah ilmu. Pendidikan yang berlangsung beberapa puluh tahun menunjukkan perkembangannya sebagai ilmu yang semakin mantap, baik dalam artian isi maupun metode. Perkembangan isi cabang ilmu pendidikan ini selain mengenai perbandingan sistem pendidikan, juga meliputi kaitan atau peranan pendidikan terhadap perkembangan aspek-aspek kehidupan lain yang meliputi ekonomi, sosial dan politik. Ilmu pendidikan di Indonesia saat ini, praktis hanya memperhatikan dan menganalisis persoalan-persoalan pendidikan formal di sekolah. Perhatian ilmu pendidikan terhadap masalah-masalah non-formal relatif kecil. Pertumbuhan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pengalaman- pengalaman pendidikan formal, tetapi juga dipengaruhi oleh pendidikan non-formal dan informal. 

       Pendidikan merupakan dasar seseorang untuk bisa mengembangkan dirinya menjadi seorang manusia seutuhnya. Sasaran pendidikan adalah manusia. Pendidikan bermaksud membantu peserta didik untuk menumbuh kembangkan potensi-potensi kemanusiaanya. Potensi kemanusiaanya merupakan benih kemungkinan untuk menjadi manusia. Tugas mendidik hanya mungkin dilakukan dengan benar dan tepat tujuan, apabila pendidik memiliki gambaran yang jelas mengenai siapa manusia itu sebenarnya. 

       Sekolah merupakan suatu organisasi yang bergerak dibidang pendidikan, yang merupakan salah satu faktor penentu mutu sumber daya manusia. Melalui lembaga ini para peserta didik, baik secara mental maupun intelektual, didorong agar dapat mencapai mutu sesuai target yang ditetapkan sekolah. Sementara itu, apabila kita amati kondisi sumber daya manusia Indonesia, kualitas manusia Indonesia yang belum begitu memuaskan telah menjadi berita rutin di berbagai media. Sebenarnya salah satu penyebab sekaligus kunci utama rendahnya kualitas manusia Indonesia adalah kualitas pendidikan yang rendah. Kualitas sosial ekonomi dan gizi kesehatan yang tinggi tidak akan dapat bertahan tanpa adanya manusia yang memiliki pendidikan yang berkualitas.

       Salah satu kebijakan pendidikan Pemerintah Indonesia adalah meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan dengan menerapkan standar nasional pendidikan sebagai acuan dan rambu-rambu hukum untuk meningkatkan mutu berbagai aspek pendidikan nasional termasuk mutu pendidik dan tenaga kependidikan, mutu sarana dan prasarana pendidikan, kompetensi lulusan, pembiayaan pendidikan dan penilaian pendidikan. Sebagai dasar penguat kebijakan pendidikan di Indonesia adalah UU RI. No. 20 Tahun 2003 pasal 3 yang menerangkan bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 

       Negara Indonesia sedang berjuang keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun hasilnya belum memuaskan. Kini upaya meningkatkan kualitas pendidikan ditempuh dengan membuka sekolah-sekolah unggulan, atau mengimplementasikan berbagai konsep dan teori, salah satunya yaitu mengimplementasikan Total Quality Manajemen, dipandang sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Dari sisi ukuran muatan keberhasialan, sekolah yang mampu mengimplementasikan total quality manajemen di Indonesia bergerak untuk memenuhi syarat sebagai sekolah yang mampu mengukur sebagian kemampuan akademis dan non-akademis. Dalam tataran konsep sesungguhnya, total quality manajemen bertujuan untuk melakukan perbaikan yang terus-menerus meningkatkan kinerjanya dan menggunakan sumber daya yang dimilikinya secara optimal untuk menumbuh kembangkan prestasi siswa secara menyeluruh. Hal ini berarti bukan hanya prestasi akademis saja yang ditumbuh kembangkan, melainkan potensi psikhis, fisik, etika, moral, religi, emosi, spirit, adversity dan inteligensi.

       Guru didorong untuk melakukan berbagai inovasi pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan secara efektivitas, efisiensi dan produktivitas sehingga mutu pembelajaran dapat meningkat. Salah satu indikator bahwa Sekolah tersebut masih memiliki mutu yang rendah dapat dilihat dari kurangnya prestasi belajar dan jumlah lulusan yang melanjutkan ke tingkat pendidikan berikutnya.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top