STRATEGI INOVATIF METODE PEMBELAJARAN

Print Friendly and PDF

STRATEGI INOVATIF METODE PEMBELAJARAN

Oleh : Harjani, S.Pd.SD

SD Negeri Munggur, Andong, Boyolali Jawa Tengah

Harjani, S.Pd.SD


       Metode pembelajaran adalah suatu proses yang sistematis dan teratur yang dilakukan oleh pendidik dalam menyampaikan materi kepada muridnya. Dengan cara ini diharapakan tujuan dari kegiatan belajar mengajar dapat tercapai dengan baik. Oleh sebab itu pendidik tentu perlu untuk mempelajari metode pembelajaran. Cara ini juga dapat membuat murid untuk tidak merasa bosan atau jenuh di dalam kelas. Sebenarnya masih cukup banyak manfaat menggunakan metode yang sistematis dalam proses belajar mengajar. Semisal waktu belajar semakin efektif, murid semakin semangat belajar dan masih banyak lainnya. Model pembelajaran merupakan sebuah metode sistematis untuk mengorganisasikan kegiatan belajar mengajar agar tercapai tujuan dari pembelajaran. Di dalam model pembelajaran terdapat beberapa pendekatan yang memiliki keunggulan masing-masing. Pada dasarnya model pembelajaran dan metode pembelajaran memiliki pengertian yang sama. Dengan perkembangan zaman macam macam metode berkembang sangat pesat. Sehingga harus disesuaikan dengan era sekarang. Di bawah ini kami akan mencoba membahas beberapa model pembelajaran dari yang paling sederhana hingga komperhensif.

       Metodologi pembelajaran memiliki beberapa model atau jenis dengan cara penyampaian dan bentuk yang berbeda. Disetiap jenisnya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Sehingga seorang pengajar setidaknya mengetahui model model pembelajaran agar dapat menyesuaikan metode yang cocok dengan keadaan siswa.

       Di dunia yang semakin terhubung dan teknologi yang semakin maju, inovasi dalam pendidikan telah menjadi suatu keharusan. Guru dan pendidik perlu mencari strategi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan pemusatan belajar siswa. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah menggabungkan teknologi dengan metode pembelajaran yang sudah ada. Dengan memanfaatkan potensi teknologi, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan menggugah minat siswa.

       Pendekatan ini mengakui peran penting teknologi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Generasi digital yang tumbuh dengan handphone, komputer, dan akses internet telah terbiasa menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Oleh karena itu, mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran akan membuat pembelajaran menjadi lebih relevan, menarik, dan efektif.

       Strategi inovatif yang memadukan teknologi dengan metode pembelajaran untuk meningkatkan konsentrasi belajar pada siswa yaitu:

1. Pendekatan Berbasis Gamifikasi. Salah satu strategi inovatif yang dapat digunakan adalah pendekatan berbasis gamifikasi. Gamifikasi adalah penerapan elemen-elemen permainan dalam konteks non permainan, seperti pembelajaran. Dengan menggunakan elemen-elemen seperti poin, level, tantangan, dan penghargaan, siswa menjadi lebih terlibat dalam proses belajar. Melalui aplikasi mobile atau platform pembelajaran online, guru dapat merancang aktivitas yang menarik dan menantang, sehingga siswa merasa termotivasi untuk fokus dan mengembangkan konsentrasinya.

2. Pembelajaran Berbasis Proyek. Metode pembelajaran berbasis proyek memungkinkan siswa untuk belajar melalui eksplorasi mandiri dan kerja tim. Dalam strategi ini, teknologi dapat digunakan untuk memfasilitasi pembuatan dan penayangan proyek. Misalnya, siswa dapat menggunakan perangkat lunak desain grafis untuk membuat poster atau video presentasi untuk proyek mereka. Aktivitas yang interaktif dan kreatif ini akan membantu meningkatkan konsentrasi siswa karena mereka harus fokus pada tugas yang mereka kerjakan.

3. Pembelajaran Adaptif. Pembelajaran adaptif menggunakan teknologi untuk mengadaptasi materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. Sistem pembelajaran adaptif dapat mengidentifikasi kelemahan area siswa dan menyediakan materi yang disesuaikan untuk membantu mereka memahami dengan lebih baik. Dalam hal ini, teknologi memainkan peran penting dalam memajukan kemajuan siswa, memberikan umpan balik yang tepat waktu, dan menyajikan materi pembelajaran yang sesuai. Dengan mengikuti kurikulum yang disesuaikan, siswa akan merasa lebih tertantang dan fokus pada pembelajaran.

4. Penggunaan Realitas Virtual (VR) dan Augmented Reality (AR). Teknologi realitas virtual (VR) dan augmented reality (AR) dapat menjadi alat yang sangat berguna dalam meningkatkan konsentrasi belajar. Dengan VR, siswa dapat "mengunjungi" tempat-tempat yang sulit dijangkau secara fisik, seperti tempat bersejarah atau benua yang jauh. Dalam lingkungan AR, siswa dapat melihat benda-benda 3D secara langsung di depan mata mereka, menggabungkan dunia nyata dengan elemen-elemen virtual. Pengalaman belajar yang imersif ini akan membuat siswa terlibat secara aktif dalam proses belajar, meningkatkan konsentrasi mereka.

       Strategi di atas dapat diterapkan oleh guru/pendidik dalam proses belar. Dengan demikian siswa akan terbantu dalam konsentrasinya sehingga proses belajar siswa juga akan lancar dan menjadikan nilai akademik siswa lebih baik lagi.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top