GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
News
![]() |
| Talkshow edukatif dan inspiratif bertajuk “Beat of Confidence” di Atrium Neo Solo Grand Mall. |
Beat of Confidence, Musik Bangun Percaya Diri Anak Indonesia
SURAKARTA - majalahlarise.com - Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) bersama PT. Rhythm Therapy Indonesia menggelar talkshow edukatif dan inspiratif bertajuk “Beat of Confidence” di Atrium Neo Solo Grand Mall, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Musik Membangun Percaya Diri Anak Indonesia” ini menjadi ruang edukasi bagi orang tua dan masyarakat tentang pentingnya dukungan positif terhadap perkembangan anak.
Dalam kegiatan tersebut, GRSB menghadirkan narasumber Psikolog dan Dokter Spesialis Anak, yakni dr. Bunda Maya Savitri, S.Psi., Psikolog, C.H., CASP dan dr. Andri Praditya Sari, Sp.A. Keduanya membahas pentingnya memberikan ruang, dukungan dan stimulasi positif agar anak berani berekspresi serta memiliki rasa percaya diri.
Melalui diskusi yang dikemas ringan dan edukatif, masyarakat diajak memahami jika kepercayaan diri anak tidak muncul secara instan. Anak membutuhkan proses, kesempatan untuk mencoba, dukungan ketika melakukan kesalahan, serta lingkungan yang memberikan rasa aman untuk berekspresi. Musik juga diperkenalkan sebagai salah satu media yang dapat mendukung perkembangan tersebut.
Direktur Utama PT. Rhythm Therapy Indonesia sekaligus Branch Manager GRSB Solo, Djoko Santoso, mengatakan kegiatan Beat of Confidence merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang berani berkarya dan percaya pada kemampuan dirinya.
“Semangat Kemerdekaan untuk Generasi yang Berani Berkarya, Mengusung Nuansa Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini membawa pesan: Merdeka Berkarya, Merdeka Berkreasi, Merdeka Bersama! Melalui Musik, Generasi Hebat Indonesia Kuat!” ujarnya.
Menurut Djoko, musik menjadi simbol jika setiap anak memiliki irama dan potensinya masing-masing. Perbedaan kemampuan dan proses belajar bukanlah hambatan untuk berkembang. “Beat of Confidence ini adalah talkshow ke-3 di tahun 2026, dengan tema sebelumnya yaitu Deteksi Dini Gangguan Perkembangan Anak (Autis) pada Kamis, 2 April 2026, dan Musik Sebagai Stimulasi Anak Berkebutuhan Khusus pada Minggu, 10 Mei 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surakarta serta berkaitan dengan kepedulian GRSB bersama PT. Rhythm Therapy Indonesia terhadap tumbuh kembang anak melalui musik. Tak hanya talkshow, acara juga dimeriahkan dengan penampilan konser siswa-siswi GRSB sebagai wujud keberanian anak untuk tampil, berkarya dan mengekspresikan diri.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program GRSB, tersedia pula layanan free trial session dengan menghubungi admin di nomor 08567567188. GRSB – RTI, Melayani Dengan Hati. (Mas Is/ Sofyan)
Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik
Pendidikan
![]() |
| Anak-anak saat bermain bakiak. |
Jauhkan Anak dari Gawai, SD Muhammadiyah PK Solo Hidupkan Dolanan Bocah lewat Parents’ Day
SOLO - majalahlarise.com - Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan kembali dolanan bocah yang semakin jarang dimainkan anak-anak di tengah maraknya penggunaan gawai.
Kegiatan yang berlangsung di hall lantai 4 sekolah tersebut tidak hanya menghadirkan permainan tradisional, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara murid, orang tua, dan sekolah. Kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang aktif sekaligus mempererat komunikasi antara sekolah dan paguyuban orang tua murid kelas III.
Koordinator Tim Kelas III SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Lusia Wahyu Purbowati, mengatakan permainan tradisional memiliki nilai penting bagi tumbuh kembang anak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
![]() |
| Anak-anak diajarkan membuat pedang dari janur kelapa. |
“Kegiatan ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional anak atau dolanan bocah kepada para murid,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng Komunitas Anak Bawang Solo sebagai narasumber sekaligus pendamping permainan. Sebelum praktik dimulai, murid mendapatkan pengenalan mengenai sejarah, nilai, serta tata cara memainkan berbagai permainan tradisional.
Para murid kemudian diajak mencoba sejumlah dolanan bocah, antara lain egrang, cublak-cublak suweng, jamuran, dingklik oglak-aglik, bakiak, congklak, gasing, permainan batok kelapa, hingga membuat pedang dari janur kelapa.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Canda tawa dan semangat murid terdengar ketika mereka mencoba permainan yang sebagian besar belum pernah dimainkan sebelumnya. Aktivitas tersebut juga mendorong murid untuk berkomunikasi, bekerja sama, mengikuti aturan permainan, serta belajar menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif.
Menurut Lusia, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang mengembangkan aspek sosial, emosional, dan fisik anak.
Melalui aktivitas seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta menggunakan koordinasi tangan dan mata, para murid mendapatkan pengalaman untuk melatih kemampuan motorik. Di sisi lain, permainan kelompok memberikan ruang bagi mereka untuk belajar berkomunikasi dan membangun kerja sama.
Salah satu pengurus paguyuban orang tua murid kelas III, Irma Nur Hidayati, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan tradisional dapat menjadi alternatif bagi orang tua untuk mengajak anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai dengan cara yang menyenangkan.
“Kegembiraan bermain permainan tradisional menjadi alternatif konkret bagi orang tua untuk mengalihkan perhatian anak dari layar gawai tanpa harus menggunakan metode komando atau larangan,” ungkapnya.
Kegiatan Parents’ Day ditutup dengan pemberian congklak kepada seluruh murid perempuan dan gasing kepada seluruh murid laki-laki. Pemberian tersebut diharapkan mendorong para murid untuk kembali memainkan permainan tradisional di luar kegiatan sekolah, baik di rumah maupun bersama teman.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo berupaya menjadikan permainan tradisional bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan. Dolanan bocah menjadi jembatan untuk mempertemukan aktivitas fisik, interaksi sosial, kreativitas, dan pelestarian budaya di tengah kehidupan anak yang semakin dekat dengan teknologi. (Sofyan)
Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik
Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro Kembali Bersinar, Borong Dua Gelar di Semarak HUT RI ke-81
WONOGIRI - majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Team Jurnalistik SMP Negeri 2 Giritontro. Dalam rangkaian kegiatan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kecamatan Giritontro, Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro berhasil meraih Juara Harapan 1 kategori Videografi. Sementara pada kategori Fotografi, guru sekaligus pembimbing jurnalistik SMP N 2 Giritontro, Syarif Aminudin, meraih Juara Harapan 2.
Lomba fotografi dan videografi mengangkat tema “Karnaval Budaya di Kecamatan Giritontro”. Para peserta ditantang mengabadikan berbagai momen menarik, kreatif, inspiratif, dan memiliki nilai jurnalistik dari kemeriahan karnaval budaya yang menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Giritontro.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Camat Giritontro Sangga Ota Kharisma, S.STP., bersama tokoh masyarakat Joko Warsito, Sabtu (22/8/2026), di Pendopo Kecamatan Giritontro. Keduanya memberikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas generasi muda di Kecamatan Giritontro.
Syarif Aminudin, guru sekaligus pembimbing ekstrakurikuler Jurnalistik SMP N 2 Giritontro, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih dalam dua kategori perlombaan tersebut.
“Alhamdulillah, walau masih juara harapan kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih dalam lomba fotografi dan videografi ini. Bagi kami, yang terpenting bukan hanya hasil juara, tetapi proses bagaimana anak-anak belajar mengamati peristiwa, menangkap momentum, berkreasi, dan menyampaikan sebuah cerita melalui gambar maupun video,” ungkapnya.
Menurutnya, keikutsertaan Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro dalam lomba tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Mereka dituntut mampu bekerja sama, berbagi tugas, menentukan objek yang tepat, hingga menghasilkan karya yang mampu menggambarkan semaraknya Karnaval Budaya Kecamatan Giritontro.
“Prestasi ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkarya. Jangan cepat puas, karena masih banyak hal yang harus dipelajari dan dikembangkan dalam dunia jurnalistik, terutama di era digital seperti sekarang,” tambah Syarif.
Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti kreativitas dan kemampuan siswa-siswi SMP N 2 Giritontro dalam bidang jurnalistik terus berkembang. Para anggota Team Jurnalistik tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga mengasah kemampuan fotografi, videografi, mencari informasi, menentukan sudut pandang, hingga mengemas sebuah peristiwa menjadi karya yang menarik dan bernilai jurnalistik.
Kepala SMP N 2 Giritontro, Retno Wulandari, S.Pd., M.Pd., menyambut gembira prestasi yang kembali diraih anak didiknya. Ia memberikan apresiasi kepada para siswa, guru pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik di sekolah.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang kembali diraih oleh Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro. Terima kasih kepada siswa yang telah berjuang dan memberikan yang terbaik, serta kepada pembimbing yang terus mendampingi dan mengembangkan potensi siswa,” tuturnya.
Retno berharap prestasi tersebut tidak berhenti sampai di sini. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler harus menjadi ruang bagi siswa untuk menemukan potensi, mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta berani berkompetisi secara positif.
“Kami berharap anak-anak terus mengembangkan bakat dan minatnya. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berani mencoba, dan memberikan karya terbaik dalam setiap kesempatan,” imbuhnya.
Semarak HUT RI ke-81 Kecamatan Giritontro Tahun 2026 sendiri berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Selain lomba fotografi dan videografi, rangkaian kegiatan diisi berbagai agenda, antara lain lomba voli antarinstansi, voli antardesa, sepak bola, jalan sehat, pencak silat, bulu tangkis, karnaval budaya, senam sehat, berbagai penampilan seni dari sekolah, hingga pagelaran wayang kulit.
Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro sebelumnya juga telah beberapa kali menorehkan prestasi, baik di tingkat Kecamatan Giritontro maupun di luar kecamatan. Capaian terbaru ini diharapkan semakin memperkuat semangat sekolah dalam memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang jurnalistik.
Daftar Peraih Kejuaraan
Kategori Fotografi:
1. Faisal Ridha Kusuma
2. Sevinda Anandya Y.
3. Tsulut Taufik Hidayat
Juara Harapan Fotografi:
1. Fathoni Risang Aji
2. Syarif Aminudin
3. Sylvecia Adinda S.
Kategori Videografi:
1. Sevinda Ananda Yudayana
2. Princessia Angelina Nisrina
3. Faisal Ridha Kusuma
Juara Harapan Videografi:
1. Team Jurnalistik SMP N 2 Giritontro
2. Saef Dian Tri Atmojo
3. SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro
(Sofyan)
Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik
Pendidikan
![]() |
| Pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lanjut usia. |
Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Edukasi dan Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia di Sragen
SRAGEN - majalahlarise.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN PM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Kelompok 60 menggelar sosialisasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lanjut usia di Balai Desa Somomorodukuh, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Kamis (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok lansia. Melalui program ini, mahasiswa KKN PM UNISRI memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut sekaligus menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis.
Acara diawali dengan sesi sosialisasi tentang pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta upaya pencegahan berbagai penyakit yang rentan dialami pada usia lanjut. Para lansia tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif berdiskusi dengan mahasiswa.
Usai sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Lurah Somomorodukuh, Siti, jajaran perangkat desa, dan kader Posyandu yang turut mendampingi para peserta selama pemeriksaan berlangsung.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN PM UNISRI Somomorodukuh mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya lansia, untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan diri.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran para lansia untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri sendiri dan membiasakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PM UNISRI Kelompok 60, Andri Astuti, menjelaskan kegiatan pengabdian tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga dituntut mampu berkontribusi langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar berinteraksi, membangun kolaborasi, serta memahami persoalan yang ada di lingkungan masyarakat,” kata Andri Astuti.
Ia menambahkan, KKN PM UNISRI merupakan program wajib bagi mahasiswa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan berbagai program yang bermanfaat dan diharapkan dapat berkelanjutan.
Bagi mahasiswa, kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi pengalaman penting untuk berinteraksi secara langsung dengan warga. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan kader Posyandu menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran kegiatan.
Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari para peserta lansia. Kehadiran mahasiswa KKN PM UNISRI Kelompok 60 di Desa Somomorodukuh diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (Sofyan)
Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik
Pendidikan
![]() |
| Tim monev KKN Univet Bantara saat berdiskusi dengan mahasiswa KKN Kelompok 06 Desa Gunungan. |
Monev KKN Univet Bantara 2026 di Manyaran, Program Mahasiswa Berjalan Memuaskan
WONOGIRI - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memantau pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN sekaligus mengevaluasi hasil pengabdian yang telah berjalan di tengah masyarakat.
Kegiatan Monev melibatkan jajaran pimpinan dan tim KKN Univet Bantara. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Univet Bantara menugaskan Dekan Fakultas Teknik Ir. Hendramawat Aski Safarizki, ST, MT, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Novian Wely Asmoro, STP, M.Sc, serta Ketua KKN Ainur Komariah, ST, M.Sc. Turut bertugas Andhika Ayu Wulandari, S.Si., M.Pd selaku Bendahara KKN, Dewi Puspito Sari, M.K.M dari Seksi Ekspedisi dan Pembekalan, serta Ivan Prapanca W, M.Pd dari Seksi Dokumentasi dan Publikasi.
Ketua KKN Univet Bantara, Ainur Komariah, ST, M.Sc, menjelaskan monitoring dan evaluasi bertujuan mengetahui perkembangan pelaksanaan program kerja mahasiswa, termasuk kegiatan yang telah terlaksana, kendala yang dihadapi, efektivitas program, serta program yang masih harus diselesaikan.
Berdasarkan hasil diskusi dengan mahasiswa, Ainur menilai pelaksanaan sejumlah program kerja KKN telah berjalan cukup memuaskan. Meski demikian, mahasiswa juga menghadapi situasi di desa dan kecamatan yang saat ini disibukkan dengan berbagai kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
"Sejumlah program telah dilaksanakan mahasiswa, di antaranya sosialisasi anti-bullying, pelatihan pembuatan sabun, serta sosialisasi pencegahan pelecehan seksual bagi remaja dan anak-anak sekolah," terangnya.
Ainur berharap mahasiswa dapat memaksimalkan waktu pelaksanaan KKN yang masih tersedia hingga 15 September 2026. Seluruh program kerja yang telah direncanakan diharapkan dapat dituntaskan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sampai batas waktu yang telah ditentukan semoga semua program kerja sudah selesai semuanya,” pungkas Ainur.
Sementara itu, Ketua Kelompok 06 Desa Gunungan, Mustika Nur Aisyah, turut memperkenalkan sejumlah produk inovatif dalam expo KKN yang di Kantor Kecamatan Manyaran. Beragam karya dipamerkan, mulai dari mineral block, inovasi briket, produk literasi keuangan untuk anak-anak SD, hingga produk UMKM seperti tempe, tempe daun, pisang, serta berbagai hasil inovasi lainnya.
Mustika berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan dan mengembangkan berbagai produk hasil inovasi mahasiswa agar lebih dikenal masyarakat.
“Harapan dengan expo ini, semoga produk-produk kita bisa dikeluarkan dan lebih dikenal. Kami juga ingin memberikan hasil terbaik karena membuat stand ini membutuhkan effort yang sangat besar. Satu malam kami bekerja untuk menyiapkannya,” ungkapnya. (Sofyan)
Baca juga: ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik
News
![]() |
| Ketua ICMI Orda Sukoharjo, Dr. R. Djayendra Dewa, MM saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara. |
ICMI Orda Sukoharjo Gelar Silaturahmi Pengurus Bersama Anggota DPD RI Dr. Abdul Kholik
SUKOHARJO - majalahlarise.com - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Sukoharjo menggelar silaturahmi pengurus bersama Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Dr. Abdul Kholik, M.Si. Kegiatan bertema “Sinergi Cendekiawan Muslim untuk Sukoharjo Menuju Generasi Baru dan Terbarukan” ini berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 14.00 WIB di SFA Solo Baru.
Ketua ICMI Orda Sukoharjo, Dr. R. Djayendra Dewa, MM, menyampaikan forum ini menjadi agenda penting ICMI Orda Sukoharjo untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta sinergi para cendekiawan Muslim dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
“Ini adalah agenda silaturahmi antara pengurus ICMI Orda Sukoharjo bersama senator anggota DPD RI Bapak Dr. Abdul Kholik, merupakan tindak lanjut program ICMI dalam rangka bagaimana ICMI ke depan bisa menjadi ICMI Sukoharjo yang go green dan ber-EBT, Energi Baru Terbarukan,” jelasnya.
Menurut Djayendra, program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu program unggulan ICMI Orda Sukoharjo. Namun, realisasinya membutuhkan proses panjang dan komitmen bersama dari berbagai pihak agar dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, ICMI Orda Sukoharjo juga berharap memperoleh dukungan dari DPD RI. “Mudah-mudahan nanti beliau dapat memberikan dukungan dana juga untuk produk awal yang akan kita buat. Sehingga nanti ketika produk itu sudah ada, untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait akan lebih mudah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Margiyanto, S.Pd, M.Pd, menyampaikan harapannya agar kegiatan silaturahmi bersama anggota DPD RI tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh peserta. Ia menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat kolaborasi para pengurus ICMI Orda Sukoharjo.
“Dari saya, selaku penyelenggara, mohon maaf sekali lagi jika ada kekurangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, ICMI Orda Sukoharjo diharapkan mampu memperkuat peran para cendekiawan Muslim dalam mendorong lahirnya berbagai gagasan inovatif dan program berkelanjutan. Semangat kolaborasi antara ICMI, DPD RI, masyarakat, serta pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun generasi baru Sukoharjo yang maju, berdaya saing, peduli lingkungan, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. (Sofyan)
Baca juga: Dosen DKV ISI Surakarta Kenakan Baju Adat Nusantara saat Upacara HUT RI ke-81 Tahun 2026
Pendidikan
Dosen DKV ISI Surakarta Kenakan Baju Adat Nusantara saat Upacara HUT RI ke-81 Tahun 2026
SURAKARTA - majalahlarise.com - Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta tampil mengenakan beragam pakaian adat Nusantara saat mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Upacara digelar di lapangan depan Rektorat ISI Surakarta, Kampus Kentingan, Senin (17/8/2026).
Beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Kalimantan, Sumatera, Bali, Jawa Tengah, Nusa Tenggara hingga daerah lainnya, dikenakan para dosen DKV ISI Surakarta. Mereka bersama mahasiswa dan tenaga kependidikan memenuhi lapangan upacara dengan tampilan penuh warna yang mencerminkan keberagaman budaya bangsa Indonesia.
Salah satu peserta upacara, Indriati Suci Pravitasari, mengaku bangga dapat mengenakan pakaian adat dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, mengenakan busana adat menjadi momen yang selalu dinantikan menjelang pelaksanaan upacara HUT RI.
“Saya merasa sangat bangga bisa memakai baju adat. Ini menjadi salah satu momen yang selalu ditunggu-tunggu setiap menjelang upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap Indriati di sela-sela berswafoto bersama dosen dan civitas akademik lainnya usai upacara.
Sementara itu, salah satu dosen DKV ISI Surakarta, Ipung Kurniawan, yang tampil serasi mengenakan pakaian adat Bali, menjelaskan semangat kemerdekaan menjadi momentum untuk kembali mengingat nilai keberagaman dan kebersamaan bangsa Indonesia. Salah satu wujudnya dapat ditampilkan melalui penggunaan pakaian adat Nusantara dalam upacara peringatan kemerdekaan.
“Dengan semangat kemerdekaan, kita dapat mengingat kembali semangat keberagaman dan kebersamaan bangsa Indonesia. Salah satunya melalui pakaian adat Nusantara yang dikenakan dalam upacara ini,” jelas Ipung dalam rilis yang dikirimkan.
Upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di ISI Surakarta dipimpin langsung oleh Rektor ISI Surakarta Bondet Wrahatnala. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai yang memenuhi persyaratan.
Selain itu, ISI Surakarta juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada 69 siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA dan sederajat melalui program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Tahun 2026. Bantuan tersebut menjadi bentuk semangat kolaborasi, kepedulian dan gotong royong untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak penerima manfaat.
Melalui Dharma Wanita Persatuan ISI Surakarta, dukungan pendidikan diberikan dalam bentuk tabungan pendidikan dan paket alat tulis. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat makna peringatan kemerdekaan, tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa. (Sofyan)
Baca juga: Gelar Karya "Shiboriku, Untukmu Indonesia” Warnai Penutupan Program PKW LKP Amalia
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...












