Pelatihan Mengadaptasi Cerita Anak Tertulis menjadi Cerita Audiovisual di Perpustakaan Ganesa Sukoharjo

Print Friendly and PDF

Tim Pengabdian Hibah Grup Riset (HGR) Translation, Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret selenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Cerita Anak Audiovisual dari Terjemahan Teks Tulis. 


Pelatihan Mengadaptasi Cerita Anak Tertulis menjadi Cerita Audiovisual di Perpustakaan Ganesa Sukoharjo

Solo- majalahlarise.com -Tim Pengabdian Hibah Grup Riset (HGR) Translation, Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Cerita Anak Audiovisual dari Terjemahan Teks Tulis. Sabtu (8/6/2024).

Kegiatan pengabdian tersebut bermitra dengan Perpustakaan Ganesa Sukoharjo, yang nantinya juga akan menjadi tempat magang bagi 11 mahasiswa Sastra Inggris UNS. Acara pada hari ini dihadiri oleh tiga dosen Sastra Inggris, yaitu Dr. Ida Kusuma Dewi, S.S., M.A., Dr. Dyah Ayu Nila Khrisna, S.S., M. Hum., dan Dr. Bayu Budiharjo, S.S., M.Hum. Pada acara itu, HGR Translation melibatkan tiga narasumber luar, yaitu Haerul Afandi, S.Pd. selaku Kepala Perpustakaan Ganesa dan Andreas Wegiq Adia Hendix, S.Pd. & Wisnu, keduanya dari Enuma Technology.

Pelatihan mulai pada pukul 09.30 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Acara dibuka dengan sambutan dari Ida Kusuma Dewi selaku Ketua Pelaksana Pengabdian HGR Translation 2024 yang dilanjutkan dengan sambutan dari Dyah Ayu Nila Khrisna selaku Ketua HGR Translation. Setelah itu, sambutan berikutnya disampaikan oleh Haerul Afandi. Selain menyampaikan sambutan, Haerul juga memberikan penjelasan terkait sejarah berdirinya Perpustakaan Ganesa dan juga mengenai kegiatan penerjemahan di Perpustakaan Ganesa.

Baca juga: SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Jalin Kerja Sama Internasional dengan Dua Sekolah di Malaysia

Materi selanjutnya secara berturut-turut disampaikan oleh Ida Kusuma Dewi dan Andreas & Wisnu. Pada bagian kedua disampaikan perihal proses penerjemahan cerita anak serta tantangannya, utamanya terkait pembuatan cerita dalam bentuk audiovisual. Sementara itu, pada bagian ketiga, Andreas dan Wisnu memberikan pemaparan materi serta pendampingan terkait proses penyuntingan video. Selain menjelaskan materi mengenai CapCut sebagai perangkat lunak video editing yang diajarkan pada acara itu, kedua narasumber juga meminta para mahasiswa untuk praktik langsung belajar menyunting animasi bergambar di CapCut. Mahasiswa nampak antusias mengikuti arahan dari narasumber dan aktif mempelajari tiap-tiap fitur yang ada di CapCut. Setelah selesai praktik, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada terkait proses penyuntingan video. Pada akhir sesi tanya jawab, Andreas menambahkan bahwasanya penting bagi para mahasiswa untuk juga belajar mengoperasikan perangkat lunak seperti Adobe Photoshop dalam kaitannya untuk pembuatan atau penyuntingan gambar untuk keperluan audiovisual. 

 Kegiatan pengabdian tersebut diharapkan dapat membekali para mahasiswa yang melakukan magang di Perpustakaan Ganesa dalam mengadaptasi cerita anak tertulis menjadi cerita audio visual, yang pada gilirannya memperkaya jenis koleksi Perpustakaan Ganesa sehingga pengunjung memiliki pilihan dalam menikmati koleksi yang ada.

Acara pelatihan ini ditutup dengan penyampaian mengenai tugas-tugas utama yang harus dilaksanakan oleh para mahasiswa selama kegiatan magang berlangsung. Tiap-tiap mahasiswa utamanya diharapkan dapat secara aktif menerjemahkan buku-buku cerita anak ke dalam bahasa Indonesia serta menyumbangkan suara untuk mengisi voiceover bagi cerita-cerita yang sudah selesai diterjemahkan sehingga target pengabdian yaitu pengadaptasian cerita anak tertulis menjadi cerita anak audio visual dapat terealisasi. (Sofyan)

Baca juga: Kuliah Bersama Praktisi di Fakultas Pertanian Unisri, Prospek dan Kendala Budidaya Krisan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top