Komunitas Belajar Guru SMP Negeri 8 Surakarta Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Kinerja Dalam PMM

Print Friendly and PDF

Guru SMP Negeri 8 Surakarta saat mengikuti sosialisasi pengelolaan kinerja dalam PMM.


Komunitas Belajar Guru SMP Negeri 8 Surakarta Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Kinerja Dalam PMM

Solo- majalahlarise.com -Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd. menyampaikan dalam info dinas bahwa pada hari Rabu, 10 Januari 2024 semua Guru dan Karyawan untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh BBGB (Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa tengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, terkait dengan Coaching Clinic Penilaian Kinerja Guru. Untuk pembukaan dilakukan pada pukul 10.00 – 11.00 WIB, melalui zoom. Sedangkan untuk Coaching Clinic waktu kegiatan dimulai pada pukul 13.00 – 16.00 WIB melalui gmeet dan disesuaikan dengan jadwal per kota/ kabupaten.

Kegiatan nonton bareng atau nobar ini dilakukan di ruang Guru. Karena pentingnya kegiatan Coaching Clinic Penilaian Kinerja Guru ini, menurut Waka Kurikulum SMP Negeri 8 Surakarta menyampaikan melalui grup WA agar Guru yang tidak mengajar supaya ikut menyimak. Karena  kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 8 Surakarta ini berakhir sampai pukul 14.20 WIB. Ketika kegiatan pembelajaran berakhir, semua Guru segera bergabung ke ruang Guru karena selain penting, juga harus segera dikerjakan. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) adalah rencana dan target kinerja yang dibuat oleh pegawai kemudian harus dicapai dalam kurun waktu tertentu.

Perlu diketahui, Pengelolaan Kinerja pada PMM adalah alat bantu yang memudahkan Guru dan Kepala Sekolah untuk menentukan sasaran kinerja yang lebih kontekstual sesuai kebutuhan satuan pendidikan dan pengembangan karir guna peningkatan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Fitur Pengelolaan Kinerja ini telah terintegrasi dengan layanan e-kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara.

Dengan menggunakan Pengelolaan Kinerja melalui Platform Merdeka Mengajar, Guru dan Kepala Sekolah dapat melakukan Pengelolaan Kinerja yang lebih kontekstual dan spesifik untuk pelaksanaan tugasnya sebagaimana visi transformasi pembelajaran yang ditetapkan Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah aktif terlibat dalam upaya transformasi pengelolaan kinerja melalui program Merdeka Belajar. Fokus terkini adalah pengelolaan kinerja bagi Guru dan Kepala Sekolah, mencerminkan komitmen Kementerian untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di sektor pendidikan. (sumber dari Platform Merdeka Mengajar).

Baca juga: Humas Membangun Trust Amal Usaha Muhammadiyah

Mengingatkan kembali bahwa Platform Merdeka Mengajar adalah platform yang diperuntukkan bagi Guru dan Kepala Sekolah. Oleh karena itu, untuk mendapatkan manfaat platform secara keseluruhan memerlukan akses masuk/login dengan: akun belajar.id (contoh: namaakun@guru.smp.belajar.id) bagi Guru dan Kepala Sekolah yang berada di bawah naungan Kemendikbudristek dan terdata di Dapodik.  Juga bisa melalui Akun madrasah (contoh: namaakun@madrasah.kemenag.go.id) bagi guru madrasah yang berada di bawah naungan Kemenag.

Penggunaan sistem Pengelolaan Kinerja di PMM sangat dianjurkan bagi Guru ASN, Guru di bawah binaan Pemerintah Daerah. Persyaratan sistem yang dibutuhkan untuk dapat menggunakan fitur Pengelolaan Kinerja di dalam PMM adalah: Menggunakan perangkat komputer/laptop untuk tampilan terbaik, Memiliki Akun belajar.id aktif digunakan, Terdaftardi Dapodik, Terhubung dengan jaringan internet

Kegiatan nonton bareng ini berakhir pada pukul 16.00 WIB. Bertepatan dengan jam kerja bagi Guru dan Karyawan SMP Negeri 8 Surakarta. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh oleh Kepala Sekolah dan Guru  meliputi: 1) Memfasilitasi pegawai (guru dan kepala sekolah) melakukan pengembangan kompetensi dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan, 2) Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap kontribusi pegawai (guru dan kepala sekolah) terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, 3) Memberikan penguatan dan dukungan terhadap peningkatan karier pegawai (guru dan kepala sekolah) berdasarkan kualitas kinerjanya.

Waka Kurikulum SMP Negeri 8 Surakarta, Hesti Setyaningsih, S.Kom. menyampaikan juga melalui WA grup juga sudah membuat kelompok Komunitas Belajar tahun ajaran 2023/2024. Kelompok Belajar dibagi menjadi 6 kelompok, per kelompoknya sekitar 7 orang Guru. Komunitas Belajar ini melakukan kegiatan pada setiap hari Kamis, pukul 13.30 – 15.30 WIB di luar kegiatan belajar mengajar atau ketika siswa sudah pulang. 

Kegiatan Komunitas Belajar merupakan wadah bagi Guru untuk belajar bersama, berkolaborasi, dan berbagi untuk peningkatan kompetensi Guru. Selain itu juga melakukan kegiatan menyelesaikan SKP 2023, mengerjakan refleksi kompetensi dan pengelolaan kinerja melalui platform PMM. Sebagai Penanggungjawab adalah Triad Suparman, M.Pd. sekaligus Kepala SMP Negeri 8 Surakarta.

Apabila sudah membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di Pengelolaan Kinerja PMM, maka tidak perlu lagi membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) karena Pengelolaan Kinerja PMM telah terintegrasi dengan e-Kinerja. Langkah-langkah mengisi SKP di PMM: 1) Login di PMM menggunakan akun belajar.id; 2) Klik “Pengelolaan Kinerja”; 3) Klik “Tetap Di Sini”; 4) Klik “Mulai”; 5) Klik “Cek Data”; 6) Klik “Edit” Jika ada data yang harus disesuaikan; 

Selanjutnya 7) Klik”Perencanaan kerja Januari – Juni 2024” Pada menu Pembelajaran pilih salah satu indicator menyesuaikan Rapor Pendidikan di satuan Pendidikan masing-masing; 8) Klik “Ke Pengembangan Kompetensi” Pada Hasil Kerja Klik “pilih” (Poin dari 4-128) minimal 32 poin; 9) Klik “Ke Tugas Tambahan” Pilih sesuai Surat Keputusan yang diberikan oleh atasan; 10) Klik “Ke Perilaku Kerja” Untuk masing-masing aspek, pilih satu yang Anda ingin prioritaskan di semester ini; 11) Klik “Ke Rangkuman Perencanaan Kinerja” Anda bisa cek ulang dan ubah sebelum mengajukan ke Atasan. Terakhir, Klik “Lanjut Ajukan” jika sudah yakin dan tidak ada perubahan.

Dengan adanya perubahan pembuatan SKP memang ada beberapa Guru yang masih belum mendapatkan gambaran sama sekali, misalnya Siti Martabatul Aliyah, S.Pd. Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia  mengatakan langsung ke Sie Publikasi bahwa pembuatan SKP ini masih perlu sosialisasi dan latihan/praktek bersama. 

Kepala SMPN 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd berharap semoga dengan ikut berpartisipasi  nobar Pengelolaan Kinerja bisa membantu Guru dalam merencanakan strategi peningkatan kinerja secara efektif dan dengan diadakannya Komunitas Belajar bersama tentang Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 8 Surakarta. 

"Guru mendapatkan manfaat untuk memecahkan masalah dan berbagai praktik baik seputar Kurikulum Merdeka juga berkolaborasi pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka," harapnya. (Sofyan)

Baca juga: SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Launching Logo Milad ke-24



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top