SMA Negeri 1 Wonogiri Selenggarakan Gelar Karya P5 Bhinneka Tunggal Ika dan Kearifan serta Sosialisasi Sekolah Adipangastuti

Print Friendly and PDF

Tradisi siraman yang dihadirkan dalam kegiatan gelar karya P5 SMA Negeri 1 Wonogiri.


SMA Negeri 1 Wonogiri Selenggarakan Gelar Karya P5 Bhinneka Tunggal Ika dan Kearifan serta Sosialisasi Sekolah Adipangastuti

Wonogiri- majalahlarise.com -SMA Negeri 1 Wonogiri menyelenggarakan Gelar Karya P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) mengangkat tema Bhinneka Tunggal Ika dan Kearifan Lokal serta Sosialisasi Sekolah Adipangastuti. Bertempat di halaman sekolah. Rabu (15/11/2023).

Kepala SMA Negeri 1 Wonogiri, Susilo Joko Raharjo saat ditemui menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembangunan siswa menuju pada 6 dimensi dari profil pelajar Pancasila yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kaitannya dengan beriman dan bertakwa kepada Tuhan, adanya Kebhinekaan global, Iklim gotong royong yang baik dan sehat, adanya kemandirian, adanya penalaran kritis dan kreatif.

"Dari nilai-nilai ini kami sarikan dalam satu bentuk kegiatan gelar Karya kelas X bertema Bhinneka Tunggal Ika dan kelas XI bersifat kearifan lokal. Kami mempunyai pemantik yaitu berbentuk kegiatan sosialisasi SMA Negeri 1 Wonogiri sebagai sekolah Adipangastuti," ungkapnya.

Kepala SMA Negeri 1 Wonogiri, Susilo Joko Raharjo saat menandatangi komitmen Sekolah Adipangastuti.   

Baca juga: Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) Menjadi Media Silaturahmi  dan Berliterasi Akademik Dosen di Seluruh Wilayah NKRI

Lebih lanjut dikatakan, SMA Negeri 1 Wonogiri ditunjuk oleh Solo Bersimfoni sebagai salah satu dari 14 sekolah di SMA Provinsi Jawa Tengah menjadi sekolah Adipangestuti yakni sekolah yang menerapkan nilai-nilai kearifan lokal.

"Ini tepat momen penerapan fase F di kelas 11 yang terkait tema kearifan lokal. Kami punya satu pegangan nilai-nilai yang berakar dari budaya Jawa dikemukakan selalu digaungkan oleh Solo Bersimfoni bersama kami sebagai sekolah Adipangastuti," tuturnya.

Disampaikan pula, nilai-nilai yang berakar dari budaya Jawa yaitu Hastalaku yang artinya Hasta itu delapan dan Laku itu tindakan atau sikap yang dimunculkan berdasarkan budaya Jawa.

"Hastalaku ada delapan pokok yaitu guyup rukun, gotong royong, grapyak semanak, lembah manah, ewuh pekewuh, pangerten, andhap ashor, tepo seliro," jelasnya.

Masih menurut Susilo Joko Raharjo, bukan hanya kecerdasan intelektual akademis tetapi nilai-nilai karakter sangat penting bagi anak kedepannya mempunyai karakter yang kuat sesuai visi SMA Negeri 1 Wonogiri. Selain itu dalam gelar karya P5 juga menghidupkan beberapa permainan zaman dulu atau permainan tradisional yang memiliki nilai-nilai filosofi pendidikan karakter.

"Ada filosofi permainan gasing itu katanya sentralnya itu Tuhan lalu putarannya itu adalah kehidupan manusia. Permainan egrang merupakan filosofi tentang keseimbangan, kalau mau tetap seimbang maka harus terus bergerak. Ada juga permainan engklek, bakiak juga tradisi tata cara pengantin Jawa ada siraman. Jadi anak-anak paham ini muatannya nilai-nilai baik untuk membangun karakter mereka," paparnya.

Pihaknya berharap melalui gelar karya P5 ini visi SMA Negeri 1 Wonogiri yang mewujudkan pelajar Pancasila beriman, cerdas, berkarakter kuat, berwawasan lingkungan dan berdaya saing terus dilakukan.

"Proses ini akan terus berlanjut kontinyu yang wajib kami lakukan bukan hanya bagi anak-anak tetapi bagi tenaga kependidikan dan pendidiknya sehingga mereka menjiwai nilai-nilai yang ada di Hasta Laku serta membina anak-anak mewujudkan profil pelajar Pancasila yang tangguh siap menghadapi perubahan dimasa yang akan datang," harapnya. (Sofyan)

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan Kampus Mengajar Angkatan 6 Tahun 2023 SDN Tanjungrejo 01 Gelar LITNUM FEST



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top