"Bersiap Menghadapi Masa Puber" SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Gelar Parenting

Print Friendly and PDF

Siswa kelas V SD Muhammadiyah PK Kottabarat saat mengikuti kegiatan parenting "Bersiap Menghadapi Masa Puber".


"Bersiap Menghadapi Masa Puber" SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Gelar Parenting

SOLO-majalahlarise.com-Kelas V SD merupakan masa transisi bagi anak-anak menuju masa remaja. Pada masa tersebut, problematika yang dihadapi anak-anak bukan lagi sekedar pendampingan belajar oleh orang tua. Namun, ada hal-hal baru yang akan dihadapi anak-anak dan harus diantisipasi oleh orang tua, salah satunya adalah masa pubertas.

Memasuki masa pubertas, orang tua dan lingkungan harus menjadi daya dukung  bagi anak supaya mereka tidak salah langkah dalam menjalani masa tersebut. Sebagai upaya memberikan edukasi dan motivasi kepada orang tua dan anak, sejumlah 60 siswa bersama orang tua mengadakan kegiatan Parenting With Fun. Kegiatan ini mengambil tema "Siapkan Ilmu, Siapkan Amal untuk Sambut Akil Baligh" yang berlangsung di Kampung Karet, Ngargoyoso, Karanganyar. Sabtu (6/10/2018).

Pada kegiatan ini, siswa bersama orang tuanya mendapatkan materi seputar akil baligh dan cara menghadapinya. Pemateri pada kegiatan tersebut adalah beberapa orang tua siswa kelas V yang berprofesi sebagai dokter.

Salah satu pemateri, dr. Tri Widodo menyampaikan perlunya edukasi bagi siswa dan orang tua mengenai materi pubertas dan akil baligh agar mereka bisa mengantisipasinya dengan tepat.

"Kegiatan ini sangat menarik, siswa harus dibekali ilmu agar tidak salah dalam mengambil tindakan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan akil baligh" ungkapnya.

Muhammad Al Fatih, salah satu siswa kelas V mengaku senang mengikuti kegiatan parenting ini. "Kegiatan ini sangat menyenangkan karena saya mendapatkan ilmu akil baligh dan saya jadi tahu cara menghadapinya" kata Fatih.

Guru kelas V, Slamet Rismiyadi menyampaikan  parenting ini bertujuan untuk membekali siswa dalam menyikapi masa pubertas dan akil baligh. Selain itu, membekali para orang tua agar bisa memberikan solusi untuk anaknya saat mengalami kegundahan dalam menghadapi masa tersebut.

"Kami berharap siswa bisa memahami bahwa perubahan fisik dan emosional yang dialaminya adalah sesuatu yang wajar sebagai proses alamiah untuk menjadi manusia dewasa", tegasnya. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top