SMP Negeri 2 Manyaran Gelar Refreshing Capacity Building, Perkuat Kompetensi dan Kepedulian Sosial Guru

Print Friendly and PDF

Kegiatan refreshing capacity building SMP Negeri 2 Manyaran.

SMP Negeri 2 Manyaran Gelar Refreshing Capacity Building, Perkuat Kompetensi dan Kepedulian Sosial Guru

WONOGIRI - majalahlarise.com – SMP Negeri 2 Manyaran menggelar kegiatan refreshing capacity building yang dikemas melalui silaturahmi untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam aspek kepribadian dan sosial. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para guru untuk mempererat hubungan, membangun kolaborasi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati, menjelaskan kegiatan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi guru secara menyeluruh. Menurutnya, kompetensi pedagogik dan profesional dapat terus dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran, sedangkan kompetensi kepribadian dan sosial membutuhkan pendekatan yang berbeda.

“Kompetensi pedagogik dan profesional bisa kita kembangkan melalui pembelajaran di sekolah. Namun, kompetensi kepribadian dan sosial juga perlu dibangun melalui interaksi, kebersamaan, serta komunikasi yang baik antar guru,” jelasnya.


Kegiatan yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Koperasi Ceria tersebut juga menjadi bagian dari momen purnatugas Bambang, yang telah mengabdi selama 30 tahun di SMP Negeri 2 Manyaran. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di sekolah.

Siti Khumaidah berharap kegiatan bersama tersebut memberikan manfaat nyata bagi pengembangan diri para guru. Melalui interaksi di luar lingkungan sekolah, para guru diharapkan lebih leluasa berkomunikasi, berdiskusi, bertukar pikiran, serta membangun hubungan sosial yang lebih baik.

“Kami berharap melalui kegiatan ini tumbuh kolaborasi, tanggung jawab, kebersamaan, kepercayaan, dan empati. Dengan suasana yang lebih santai, para guru bisa saling mengenal lebih dekat, menyampaikan gagasan, dan memperkuat hubungan sebagai satu keluarga besar SMP Negeri 2 Manyaran,” ungkapnya.

Tidak hanya berfokus pada penguatan hubungan internal, kegiatan tersebut juga membuka ruang diskusi mengenai kepedulian sosial. Dalam perbincangan antarguru, muncul gagasan untuk membantu masyarakat di sejumlah daerah yang mengalami kekurangan air bersih khususnya di wilayah Ngluwur. Rencana bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan sekaligus wujud penerapan nilai empati dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Siti Khumaidah, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini diharapkan tidak berhenti pada hubungan baik di lingkungan sekolah. Lebih dari itu, komunikasi dan diskusi yang terjalin dapat melahirkan gagasan positif yang bisa diwujudkan menjadi kegiatan nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (9/10/2026) setelah proses pembelajaran selesai sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Rombongan berangkat sekitar pukul 11.00 WIB menuju kawasan Pantai Drini. Di lokasi tersebut, para guru mengikuti pertemuan yang diisi dengan perbincangan, diskusi, serta penyampaian berbagai gagasan hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB.

Siti Khumaidah menambahkan, kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dan semangat kebersamaan, termasuk dalam hal pembiayaan. Ia berharap capacity building dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi guru sekaligus memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama.

Melalui kegiatan tersebut, SMP Negeri 2 Manyaran berharap tercipta lingkungan kerja yang semakin harmonis, kolaboratif, dan penuh empati. Kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas guru serta mendorong lahirnya berbagai inisiatif sosial yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. (Sofyan)


Baca juga: Guru SMP Negeri 8 Kota Surakarta Raih The Best Five Pelatihan Pembelajaran Mendalam 100 JP


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top