Aridyah Niken Harjanti Raih Penghargaan The Best Five Kelompok SMP dalam Bimtek Pembelajaran Mendalam

Print Friendly and PDF

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP, M.A.P. menyerahkan sertifikat penghargaan The Best Five Kelompok SMP kepada Aridyah Niken Harjanti, S.Pd., M.Pd.


Aridyah Niken Harjanti Raih Penghargaan The Best Five Kelompok SMP dalam Bimtek Pembelajaran Mendalam

SURAKARTA - majalahlarise.com – Dinas Pendidikan Kota Surakarta memberikan penghargaan The Best Five Kelompok SMP kepada Aridyah Niken Harjanti, S.Pd., M.Pd., dalam kegiatan Apresiasi dan Wisuda Peserta Pelatihan Pembelajaran Mendalam 100 Jam Pelajaran (JP), Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara lantai 3, Kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

Aridyah Niken Harjanti merupakan guru Bahasa Inggris SMP Negeri 18 Kota Surakarta sebelum menerima surat keputusan (SK) sebagai Kepala SMP Negeri 27 Kota Surakarta terhitung mulai 1 Agustus 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasinya dalam mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam 100 JP.

Niken menyampaikan, pelatihan tersebut memberikan banyak manfaat bagi peningkatan profesionalisme pendidik. Manfaat yang diperoleh tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep Pembelajaran Mendalam, tetapi juga pengembangan keterampilan yang mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari di sekolah.

“Bimtek Pembelajaran Mendalam 100 JP sangat bermanfaat bagi peningkatan profesionalisme guru. Kami tidak hanya memperoleh pemahaman tentang Pembelajaran Mendalam, tetapi juga belajar mengembangkan kemampuan lain yang mendukung pelaksanaan tugas sebagai pendidik,” ungkap Niken.

Menurutnya, salah satu pengalaman berharga selama mengikuti pelatihan adalah belajar mengelola waktu secara efektif. Peserta harus menyelesaikan rangkaian kegiatan dan tugas pelatihan tanpa meninggalkan tanggung jawab mengajar maupun tugas tambahan di sekolah.

Selain manajemen waktu, penggunaan teknologi digital menjadi keterampilan yang turut berkembang selama pelatihan. Pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran menuntut peserta untuk beradaptasi dengan sistem digital, mengakses materi, serta menyelesaikan tugas secara daring.

Niken juga merasakan manfaat dari kolaborasi lintas mata pelajaran. Sejumlah tugas dalam Bimtek mengharuskan peserta berdiskusi dan bekerja sama dengan rekan sejawat sehingga membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas sudut pandang, dan mengembangkan pemahaman bersama mengenai penerapan Pembelajaran Mendalam.

Ia berharap Dinas Pendidikan Kota Surakarta dapat menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkelanjutan. Menurutnya, pelatihan perlu diikuti dengan pendampingan implementasi di sekolah agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran.

“Kami berharap kegiatan semacam ini terus diadakan secara berkelanjutan oleh Dinas Pendidikan, kemudian ditindaklanjuti dengan pendampingan implementasi hasil Bimtek serta diseminasi praktik baik. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman peserta, tetapi juga memberikan dampak bagi pembelajaran di sekolah,” jelasnya.

Penghargaan The Best Five Kelompok SMP yang diterima Niken menjadi bagian dari apresiasi terhadap peserta pelatihan. Pengalaman mengikuti Bimtek Pembelajaran Mendalam 100 JP diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugasnya sebagai kepala sekolah sekaligus mendorong pengembangan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 27 Kota Surakarta. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP., M.A.P., menyampaikan apresiasi dan wisuda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Pelatihan Pembelajaran Mendalam 100 JP yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi guru dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu memahami materi secara lebih mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di sekolah masing-masing. Peningkatan kompetensi pendidik diharapkan turut mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.(Sofyan)


Baca juga: MABIT SD Muhammadiyah PK Banyudono Perkuat Iman dan Adab, Siapkan Calon Pemimpin Bangsa


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top