LPPM UNISRI Gelar SENADIMAS 2026, Perkuat Evaluasi dan Kolaborasi Riset Pengabdian

Print Friendly and PDF



LPPM UNISRI Gelar SENADIMAS 2026, Perkuat Evaluasi dan Kolaborasi Riset Pengabdian

Solo – majalahlarise.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali menggelar Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SENADIMAS) 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah evaluasi karya dosen, diseminasi hasil penelitian dan pengabdian, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan dampak kegiatan akademik bagi masyarakat.

Ketua Pelaksana SENADIMAS 2026, Dr. Harini Setyadih, menyampaikan SENADIMAS telah menjadi bagian dari budaya akademik UNISRI yang perlu terus dikembangkan dan dilestarikan. Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan dapat mengevaluasi hasil karya, bertukar pengalaman, serta memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pada hari ini menjadi salah satu momen yang baik bagi universitas. Ini menjadi budaya yang perlu dikembangkan dan kita lestarikan. Kegiatan SENADIMAS yang diadakan setiap satu tahun sekali sekaligus menjadi wujud untuk mengevaluasi karya bagi dosen dan melihat dampak dari penelitian-penelitian sekaligus pengabdian yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Harini menambahkan, SENADIMAS juga menjadi ruang bagi para dosen untuk saling berbagi pengalaman dan membangun kerja sama. Masukan yang diperoleh melalui forum tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan program penelitian dan pengabdian yang lebih berkualitas serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Sementara itu, Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., menyampaikan komitmen universitas bersama seluruh dosen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, salah satu luaran penting dari kegiatan penelitian adalah publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi.

“Sebetulnya universitas dan seluruh dosen ini sama-sama berkomitmen dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian maupun pengabdian karena memang pada hakikatnya hasil yang diperoleh adalah jurnal dan jurnal yang dituju adalah jurnal bereputasi,” ungkapnya.

Rektor juga mengakui publikasi pada jurnal internasional bereputasi masih menjadi tantangan bagi dosen UNISRI. Kemampuan menghasilkan publikasi berkualitas diperlukan untuk mendukung pengembangan karier akademik, termasuk pengajuan jabatan fungsional lektor kepala dan guru besar.

“Titik kekurangan pada diri kita adalah bisa tembus pada jurnal internasional bereputasi dan itu menyebabkan kita sulit untuk mengajukan ke lektor kepala dan guru besar. Oleh karena itu, terima kasih kepada LPPM yang telah menghadirkan narasumber-narasumber hebat, dan ini menjadi pencerahan bagi dosen yang sudah memiliki komitmen untuk berusaha mengenai luaran, serta hasil luaran penelitian yang berkualitas, luaran penelitian yang bisa berdampak bagi kita semua,” jelas Prof. Sutoyo.

Kehadiran narasumber dalam SENADIMAS 2026 diharapkan dapat memberikan wawasan dan pencerahan bagi dosen dalam mengembangkan penelitian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta menghasilkan luaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, hasil penelitian dan pengabdian tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sutoyo turut mengapresiasi para dosen yang telah melaksanakan pelaporan kegiatan pengabdian sesuai dengan ketentuan LPPM. Pelaporan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Serta terima kasih kepada Bapak Ibu dosen yang telah melaksanakan pelaporan pengabdian sesuai dengan tuntutan dari LPPM sebagai wujud evaluasi terhadap apa yang kita lakukan. UNISRI punya komitmen setiap dosen memiliki jatah satu pengabdian dan satu penelitian dan ini sudah berjalan dua tahun ini meskipun anggaran belum besar,” pungkasnya.

Melalui SENADIMAS 2026, UNISRI terus mendorong penguatan budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perguruan tinggi. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian hasil kegiatan akademik, tetapi juga ruang kolaborasi untuk berbagi praktik baik, memperluas jejaring kerja sama, serta meningkatkan mutu dan dampak pengabdian dosen.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya UNISRI dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, mendorong publikasi ilmiah bereputasi, dan memastikan hasil penelitian serta pengabdian memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Sofyan)


Baca juga: Produk YPPP Veteran dan Univet Bantara Tembus Pasar Nasional dan Internasional di TEI 2026 dan Pangan Nusa


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top