GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Mahasiswa PPG Univet Bantara Pamerkan Karya Pembelajaran Inovatif di CFD Sukoharjo dan Wonogiri
![]() |
| Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. saat mempraktikkan alat peraga media pembelajaran karya mahasiswa PPG. |
Mahasiswa PPG Univet Bantara Pamerkan Karya Pembelajaran Inovatif di CFD Sukoharjo dan Wonogiri
SUKOHARJO – majalahlarise.com - Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo memamerkan berbagai karya pembelajaran inovatif secara langsung kepada masyarakat melalui Gelar Karya PPG di Car Free Day (CFD) Sukoharjo dan CFD Wonogiri, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa PPG Calon Guru tahun akademik 2026/2027 yang kini berada di semester 2 untuk menampilkan hasil kreativitas dan inovasi pembelajaran kepada masyarakat. Gelar Karya PPG merupakan luaran mata kuliah Projek Kepemimpinan yang dirancang sebagai sarana pameran sekaligus unjuk kerja mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sebagai calon guru profesional.
Gelar karya tersebut turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Pembina Pendidikan dan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo Drs. Bambang Margono, M.M., Ketua Pengurus YPPP Veteran Sukoharjo Drs. Sadewo Suharto, M.M., serta Wakil Rektor III Univet Bantara Dr. Jatmiko Hidajat, M.Pd.
Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., yang menyaksikan kegiatan tersebut, menjelaskan pelaksanaan gelar karya di ruang publik merupakan arahan baru yang mulai diterapkan tahun ini. Jika sebelumnya kegiatan serupa diselenggarakan di lingkungan kampus, kini mahasiswa didorong untuk memamerkan karya di tengah masyarakat.
![]() |
| Mahasiswa PPG Univet Bantara menjelaskan media inovatif pembelajaran kepada pengunjung car free day. |
Menurut Prof. Farida, gelar karya dapat dilaksanakan di berbagai tempat, seperti hotel, sekolah, maupun ruang publik. Panitia kemudian memilih CFD sebagai lokasi penyelenggaraan agar mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan.
Di lokasi kegiatan, mahasiswa mendirikan stan untuk memamerkan berbagai model pembelajaran, media inovatif, dan alat peraga hasil karya mereka. Pengunjung tidak hanya dapat melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga memperoleh penjelasan mengenai proses pengembangan, alasan pemilihan media, serta manfaatnya dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Setiap mahasiswa berkesempatan mempresentasikan karyanya secara langsung kepada pengunjung. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa belajar menyampaikan gagasan secara komunikatif sekaligus mengenalkan berbagai alternatif pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Prof. Farida mengaku bangga melihat sambutan masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Antusiasme pengunjung dinilai menjadi salah satu indikator positif bagi upaya mahasiswa dalam memperkenalkan inovasi pendidikan di luar lingkungan akademik.
"Saya sangat bangga karena masyarakat antusias menerima informasi tersebut. Insyaallah ini memberikan dampak yang baik bagi pendidikan masyarakat di tempat gelar karya, dan bagi masyarakat Indonesia secara umum," ungkapnya.
Selain memberikan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat, Prof. Farida juga mendorong mahasiswa untuk memperhatikan aspek perlindungan kekayaan intelektual atas karya yang dihasilkan. Ia berpesan agar karya-karya inovatif tersebut didaftarkan hak kekayaan intelektualnya, bahkan dipatenkan apabila memenuhi persyaratan, sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam lingkup yang lebih luas.
"Dengan begitu, tagline kampus berdampak benar-benar bisa kita upayakan dan capai," ujarnya.
Menurut Prof. Farida, inovasi pembelajaran yang dihasilkan mahasiswa tidak seharusnya berhenti sebagai tugas perkuliahan atau sekadar menjadi pajangan dalam sebuah pameran. Karya tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata bagi proses pembelajaran di sekolah maupun bagi masyarakat yang lebih luas.
Pelaksanaan Gelar Karya PPG di CFD Sukoharjo dan Wonogiri juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai guru profesional. Mereka memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan presentasi, komunikasi, kepemimpinan, serta keberanian memperkenalkan gagasan pendidikan kepada publik.
Prof. Farida berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berinovasi, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
"Selamat dan sukses untuk seluruh mahasiswa PPG," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Univet Bantara Sukoharjo berupaya memperluas ruang aktualisasi mahasiswa sekaligus mendekatkan hasil inovasi pendidikan kepada masyarakat. Gelar karya di ruang publik diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya calon guru yang kreatif, profesional, dan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Ziarah Agung Mbah Kyai Nur Suhud, Rawat Jejak Dakwah Ulama Keraton Kartosura di Nguter SUKOHARJO – majalahlarise.com – Warga Nahdlatul Ulam...


Tidak ada komentar: