GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Akhirussanah dan Khatmul Qur'an Angkatan XV SDIT Ulin Nuha Wuryantoro, Cetak Generasi Qur'ani Berakhlak Mulia
![]() |
| Siswa SDIT Ulin Nuha Wuryantoro mengikuti prosesi Akhirussanah, Khatmul Qur'an dan Imtihan Metode Ummi Angkatan XV. |
Akhirussanah dan Khatmul Qur'an Angkatan XV SDIT Ulin Nuha Wuryantoro, Cetak Generasi Qur'ani Berakhlak Mulia
Wonogiri - majalahlarise.com - SDIT Ulin Nuha Wuryantoro menggelar Akhirussanah, Khatmul Qur'an dan Imtihan Metode Ummi Angkatan XV di Al-Huda Education Center, Senin (15/6/2026). Mengusung tema “Melangkah dengan ilmu, tumbuh dengan akhlak, menggapai masa depan”, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk syukur atas capaian para siswa dalam pembelajaran Al-Qur'an selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Kepala SDIT Ulin Nuha Wuryantoro, Larno, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para siswa yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur'an dan lulus munaqasyah Metode Ummi. Pada tahun ini tercatat sebanyak 28 siswa lulus kategori Tartil, 29 siswa Khatam Al-Qur'an Juz 30, 16 siswa Khatam Al-Qur'an Juz 29, dan 1 siswa Khatam Al-Qur'an Juz 28. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua.
“Angka-angka tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun sesungguhnya di baliknya tersimpan perjuangan yang luar biasa. Ada waktu yang dikorbankan, ada kesabaran yang diuji, ada air mata, ada semangat yang naik turun, dan ada doa-doa yang terus dipanjatkan,” ujarnya.
![]() |
| Siswa berprestasi saat foto bersama usai menerima trofi penghargaan. |
Larno menjelaskan keberhasilan siswa membaca Al-Qur'an bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan keberhasilan pembentukan karakter dan hati. Ia mengaku terharu melihat perkembangan para siswa sejak pertama kali masuk sekolah hingga mampu membaca Kalamullah dengan baik.
“Ini bukan sekadar keberhasilan akademik. Ini adalah keberhasilan hati. Bukti bahwa Al-Qur'an telah mulai tumbuh dan bersemi dalam kehidupan mereka,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak berhenti berinteraksi dengan Al-Qur'an setelah menyelesaikan khataman. “Khatam bukan berarti selesai bersama Al-Qur'an. Justru hari ini adalah awal perjalanan yang sesungguhnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Larno menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang dengan penuh kesabaran membimbing siswa dari tahap mengenal huruf hijaiyah hingga mampu membaca dan menghafal Al-Qur'an. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para orang tua yang selama ini mendampingi proses belajar anak-anak di rumah. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil sinergi antara sekolah, keluarga, dan pertolongan Allah SWT.
“Keberhasilan yang kita saksikan hari ini bukan hanya milik sekolah. Ini adalah buah dari sinergi antara sekolah, keluarga, dan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta'ala,” ungkapnya.
Kepada 34 siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di SDIT Ulin Nuha Wuryantoro, Larno berpesan agar terus menjaga ibadah, menghormati orang tua, serta menjadikan akhlak mulia sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan. Ia menegaskan kesuksesan tidak ditentukan oleh latar belakang seseorang, melainkan oleh kesungguhan, kerja keras, doa, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Nilai rapor yang baik memang penting, tetapi yang lebih penting adalah menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Jadilah generasi yang cerdas pikirannya, kuat ibadahnya, dan mulia akhlaknya,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Larno berharap seluruh lulusan SDIT Ulin Nuha Wuryantoro tumbuh menjadi generasi Qur'ani yang mampu membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan masyarakat. Ia mengajak para siswa untuk terus berpegang pada nilai-nilai yang telah ditanamkan selama belajar di sekolah.
“Melangkah dengan ilmu, tumbuh dengan akhlak, dan menggapai masa depan dengan cahaya Al-Qur'an,” pesannya.
Acara Akhirussanah, Khatmul Qur'an dan Imtihan Angkatan XV tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa untuk melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan bekal ilmu, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...


Tidak ada komentar: