Kunjungi Rumah Siswa SLB YRTRW Berprestasi, Astrid Widayani Apresiasi Karya Seni Rangga

Print Friendly and PDF

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani apresiasi terhadap kreativitas dan prestasi Rangga.


Kunjungi Rumah Siswa SLB YRTRW Berprestasi, Astrid Widayani Apresiasi Karya Seni Rangga

SURAKARTA – majalahlarise.com – Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengunjungi rumah Christophorus Rangga Arsa Wijaya, siswa SLB YRTRW Surakarta yang berprestasi di bidang seni, Senin (19/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan prestasi Rangga sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang semakin inklusif bagi penyandang disabilitas.

Dalam kunjungan tersebut, Astrid melihat secara langsung beragam karya seni yang dihasilkan Rangga. Karya-karya itu meliputi lukisan di atas kanvas, lukisan pada caping dan kaus, hingga karya membatik. Astrid juga menyaksikan deretan piala dan penghargaan yang telah diraih Rangga melalui berbagai kompetisi seni.

Astrid mengatakan, dirinya telah beberapa kali bertemu Rangga dalam berbagai kegiatan. Namun, kunjungan langsung ke rumah Rangga memberikan kesempatan baginya untuk mengenal lebih dekat kreativitas, karya, serta perjalanan prestasi siswa tunarungu tersebut.

“Saya sebelumnya sudah beberapa kali bertemu Rangga di berbagai kegiatan. Hari ini saya berkesempatan datang langsung ke rumahnya dan ternyata karya-karyanya banyak sekali. Bukan hanya melukis di kanvas, tetapi juga di caping, kaus, bahkan membatik. Piala dan prestasinya juga banyak. Ini luar biasa dan membuat saya semakin mengapresiasi bakat yang dimiliki Rangga,” ujar Astrid.

Rangga merupakan siswa tunarungu yang mampu mengembangkan bakat seni hingga meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Salah satu pencapaiannya diraih dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2024. Rangga berhasil meraih juara II kategori Melukis SDLB tingkat Provinsi Jawa Tengah dan peringkat III di tingkat nasional.

Sebelumnya, Rangga juga meraih juara II lomba menggambar dan mewarnai dalam rangka Milad ke-3 RSGM Soelastri pada 2021. Berbagai pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi Rangga dalam mengembangkan kemampuan seni sekaligus membuktikan potensinya untuk berkompetisi dan berprestasi.

Menurut Astrid, perjalanan Rangga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya para orang tua yang mendampingi anak-anak dengan beragam kebutuhan dan kemampuan. Setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga perlu mendapatkan dukungan, bimbingan, serta kesempatan untuk mengembangkan bakatnya.

“Rangga memberikan inspirasi bagi kita semua, terutama bagi para orang tua yang sedang mendampingi anak-anaknya. Dengan dukungan dan bimbingan yang tepat, anak-anak bisa tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi meskipun memiliki keterbatasan. Setiap anak punya potensi masing-masing, dan tugas kita adalah membantu mereka menemukan serta mengembangkannya,” ungkapnya.

Astrid menjelaskan, perhatian terhadap penyandang disabilitas perlu diwujudkan melalui kesempatan nyata untuk berkarya, berpartisipasi, dan menunjukkan kemampuan di tengah masyarakat. Dukungan tidak cukup hanya berupa apresiasi, tetapi juga perlu diwujudkan dengan membuka akses yang memungkinkan penyandang disabilitas mengembangkan potensi dan berkontribusi sesuai dengan kemampuannya.

Pemerintah Kota Surakarta terus mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif agar penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang setara dalam berbagai bidang kehidupan. Melalui dukungan tersebut, anak-anak penyandang disabilitas diharapkan semakin percaya diri untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kemandirian, serta meraih prestasi.

Astrid juga membuka peluang agar karya-karya Rangga dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas melalui berbagai kegiatan Pemerintah Kota Surakarta. Kesempatan untuk memamerkan karya di ruang publik diharapkan dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap kreativitas Rangga sekaligus memberikan motivasi untuk terus berkarya.

“Ke depan, kami berharap karya-karya Rangga bisa mendapat ruang untuk dipamerkan dalam kegiatan Pemkot Surakarta. Saya ingin masyarakat juga bisa melihat langsung hasil karya dan kreativitasnya. Semoga ini menjadi penyemangat bagi Rangga untuk terus berkarya sekaligus menginspirasi anak-anak lain dan para orang tua bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk sukses,” pungkas Astrid.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin menghargai potensi penyandang disabilitas. Prestasi Rangga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan lingkungan masyarakat dalam menciptakan ruang tumbuh yang mendukung perkembangan bakat anak.

Dengan dukungan yang berkelanjutan dan kesempatan yang terbuka, anak-anak penyandang disabilitas diharapkan dapat terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemandirian, serta meraih prestasi di berbagai bidang. Karya-karya Rangga pun diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melihat kemampuan setiap anak dari potensi yang dimilikinya. (Sofyan)


Baca juga: Komunitas Diklisa dan Lembaga Literasi Arfuzh Ratulisa Luncurkan Gerakan Literasi Nusantara (GLN) untuk Tingkatkan Kompetensi Literasi bagi Mahasiswa, Guru, Dosen, Penggiat Literasi, dan Masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah Berbasis Literasi Kasus dan Proyek Nusantara


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top