Univet Bantara dan Kemendag RI Jalin Kerja Sama Tridharma, Dorong UMKM dan Wirausaha Mahasiswa

Print Friendly and PDF

Penandatanganan dilakukan Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum bersama Sekretaris Jenderal Kemendag RI dan disaksikan Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso, M.Si.


Univet Bantara dan Kemendag RI Jalin Kerja Sama Tridharma, Dorong UMKM dan Wirausaha Mahasiswa

Jakarta - majalahlarise.com - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menjalin kerja sama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat program kewirausahaan kampus, pengembangan UMKM, serta membuka peluang mahasiswa mengenal dunia perdagangan dan ekspor.

Penandatanganan MoU berlangsung di Auditorium Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Selasa (22/9/2026), bersamaan dengan peluncuran aplikasi InaExport Kemendag RI. Penandatanganan dilakukan Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum bersama Sekretaris Jenderal Kemendag RI dan disaksikan Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso, M.Si.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pembina, Ketua Pengurus, dan Humas YPPP Veteran. Sejumlah perwakilan kementerian dan perguruan tinggi juga hadir, antara lain Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Universitas Airlangga Surabaya, serta IBI Kosgoro 1957. Hadir pula para direktur jenderal, direktur, dan kepala biro di lingkungan Kemendag RI.



Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum menyampaikan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Univet Bantara memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mengembangkan program kampus preneur.

"Kerja sama dengan Kementerian Perdagangan ini berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Salah satunya melalui program kampus preneur yang sejalan dengan upaya Univet Bantara menjadi kampus berdampak," jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan peluncuran InaExport, Univet Bantara juga mendapat kesempatan memamerkan sejumlah produk UMKM di sekitar kampus yang selama ini menjadi binaan universitas. Produk tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pemasaran dan mengenalkan potensi produk lokal kepada pasar yang lebih luas.

Selain produk UMKM, Univet Bantara turut menampilkan produk mahasiswa yang berasal dari hasil penelitian. Produk-produk tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipasarkan hingga ke luar negeri.

Menurutnya, keterlibatan Univet Bantara dalam kegiatan Kemendag memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai dunia perdagangan internasional. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat melihat secara langsung proses pengembangan produk hingga peluang memasuki pasar ekspor.

Ketua Pembina, Ketua Pengurus, Humas YPPP Veteran serta Rektor Univet Bantara Sukoharjo saat foto bersama Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso, M.Si.


Univet Bantara juga memperoleh kesempatan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti program magang di Kementerian Perdagangan. Program tersebut diharapkan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai perdagangan, pengembangan usaha, pemasaran, dan peluang ekspor.

Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pendampingan terhadap UMKM di sekitar kampus. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, mahasiswa, dan pelaku UMKM, Univet Bantara berharap dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus melahirkan mahasiswa yang memiliki jiwa kewirausahaan.

"Harapannya, kerja sama ini memberikan manfaat bagi Univet Bantara dalam mendampingi UMKM agar berkembang, sekaligus melatih mahasiswa menjadi wirausahawan dan calon eksportir," ungkapnya.

Program tersebut sejalan dengan konsep kampus berdampak yang dikembangkan Univet Bantara. Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diarahkan tidak berhenti pada lingkungan akademik, tetapi dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk peningkatan kesejahteraan dan pengembangan potensi ekonomi daerah.

Dalam waktu dekat, Univet Bantara juga akan mengikuti pameran produk yang diselenggarakan dalam rangkaian Expo Internasional TEI 2026 dan Expo Pangan Nusa 2026 di ICE BSD Tangerang, 14-18 Oktober 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama sekaligus kesempatan memperkenalkan produk UMKM binaan dan produk hasil penelitian mahasiswa.

Sejumlah produk UMKM di sekitar kampus serta produk hasil penelitian dan pengabdian mahasiswa telah melalui proses seleksi Kementerian Perdagangan dan terpilih untuk dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

"Produk UMKM binaan di sekitar kampus dan produk hasil penelitian serta pengabdian mahasiswa sudah melalui proses seleksi dari Kementerian Perdagangan dan terpilih untuk dipamerkan. Kami berharap kesempatan ini dapat membuka peluang produk-produk tersebut memasuki pasar ekspor," jelas Farida.

Setelah penandatanganan MoU, Univet Bantara akan aktif mengikuti berbagai program Kementerian Perdagangan yang berkaitan dengan kampus preneur bersama perguruan tinggi lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas ruang pembelajaran mahasiswa sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.

Kerja sama Univet Bantara dan Kemendag RI juga diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya. Pengembangan UMKM, kewirausahaan mahasiswa, penelitian, pengabdian masyarakat, program magang, hingga pengenalan peluang ekspor menjadi bagian dari langkah Univet Bantara membangun keterhubungan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. (Sofyan)


Baca juga: Penyambutan Mahasiswa Baru Tahun 2026, Fakultas Pertanian Univet Bantara Kenalkan Laboratorium dan Praktik Lapangan


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top