GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
554 Mahasiswa Univet Bantara Ikuti Pembekalan KKN Tahun Akademik 2025/2026, Rektor Tekankan Adab dan Solusi bagi Masyarakat
554 Mahasiswa Univet Bantara Ikuti Pembekalan KKN Tahun Akademik 2025/2026, Rektor Tekankan Adab dan Solusi bagi Masyarakat
SUKOHARJO – majalahlarise.com – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun Akademik 2025/2026 bagi 554 mahasiswa di Gedung Auditorium, Rabu (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai ini menjadi bekal mahasiswa sebelum diterjunkan ke masyarakat dengan materi yang mencakup pendidikan karakter, tata krama di lokasi KKN, potensi unggulan daerah, administrasi pemerintahan desa, pariwisata, pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga sistem pelaporan.
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, saat membuka kegiatan menjelaskan KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kesiapan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mengenai lokasi penempatan, perizinan, dan berbagai aspek teknis sebelum menjalankan pengabdian di desa.
"KKN ini salah satu kesempatan bagi kalian untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan semua yang telah diperoleh selama kuliah di lingkungan masyarakat. Selesaikan masalah itu dengan solusi, jangan sampai justru menimbulkan masalah baru," ujarnya.
Selain kemampuan akademik, Prof. Farida mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN. Menurutnya, seluruh sikap dan perilaku mahasiswa akan menjadi cerminan Universitas Veteran Bangun Nusantara di mata masyarakat.
"Apa pun yang kalian lakukan akan dilihat sebagai representasi universitas. Kalau perilakunya baik, nama universitas ikut baik. Sebaliknya, jika buruk, citra perguruan tinggi juga ikut tercoreng. Image itu dibangun dalam waktu lama, tetapi bisa rusak sangat cepat, apalagi di era media sosial," ujarnya.
Prof. Farida juga memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya karakter dan adab. Ia mengingatkan mahasiswa agar disiplin, menghormati nilai-nilai kebangsaan, serta menjaga etika dalam setiap aktivitas.
"Ilmu itu penting, tetapi adab jauh lebih penting. Tidak ada gunanya ilmu setinggi langit jika tidak memiliki adab. Dari hal-hal kecil seperti sikap saat menyanyikan Indonesia Raya dan berdoa, karakter seseorang sudah terlihat," katanya.
Menutup arahannya, Rektor mengajak mahasiswa memanfaatkan masa KKN untuk meninggalkan jejak positif di masyarakat. Ia meminta mahasiswa aktif berkomunikasi dengan dosen pembimbing lapangan agar setiap program maupun kendala dapat dikonsultasikan dengan baik.
"Jangan sampai KKN hanya menjadi ajang pindah tidur atau sekadar mencari suasana baru. Manfaatkan waktu yang singkat itu untuk meninggalkan kenangan yang baik, memperoleh doa dari masyarakat, dan membuka jalan menuju kesuksesan masa depan. Saya berharap kalian semua sukses menjalankan KKN dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pusat KKN Univet Bantara, Ainur Komariah, S.T., M.Sc, melaporkan sebanyak 554 mahasiswa mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi KKN. Para peserta terbagi dalam 56 kelompok yang akan melaksanakan pengabdian di empat kecamatan di Kabupaten Wonogiri, yakni 12 kelompok di Kecamatan Manyaran, 12 kelompok di Kecamatan Wuryantoro, 16 kelompok di Kecamatan Nguntoronadi, dan 16 kelompok di Kecamatan Baturetno. Pelaksanaan KKN juga akan didampingi 36 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Ainur menjelaskan pembagian kelompok dilakukan secara acak sebagai bagian dari proses pembelajaran agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan memperkuat kemampuan berkolaborasi.
"Kami tidak bermaksud memberikan tekanan dengan mengelompokkan mahasiswa bersama teman yang belum dikenal. Kami berharap adik-adik dapat meningkatkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan mahasiswa lain yang sebelumnya belum dikenal," ujarnya.
Ia berharap seluruh mahasiswa dapat bekerja sama dengan baik selama menjalankan program KKN. Menurutnya, pembekalan menjadi bekal penting agar mahasiswa memahami penyusunan program kerja, pelaksanaan kegiatan, hingga penyusunan laporan di lokasi pengabdian.
"Harapan kami, seluruh mahasiswa mendapatkan informasi yang cukup sebelum terjun ke masyarakat sehingga tidak bingung dalam merancang program kerja, melaksanakan kegiatan, maupun menyusun pelaporan," katanya.
Pembekalan KKN reguler menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai bidang strategis, mulai pendidikan karakter dan tata krama mahasiswa, potensi unggulan lokal Kabupaten Wonogiri dan administrasi pemerintahan desa, pariwisata dan agrowisata, ekonomi kreatif serta UMKM, pertanian dan ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, pendidikan, hingga sistem pelaporan KKN. Adapun pembekalan KKN nonreguler dijadwalkan berlangsung terpisah dengan metode daring pada Jumat sore dan luring pada Sabtu agar seluruh peserta memperoleh materi secara menyeluruh sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...


Tidak ada komentar: