Rapat Koordinasi AUM PDM Boyolali Perkuat Sinergi Pendidikan Muhammadiyah Berkemajuan

Print Friendly and PDF



Rapat Koordinasi AUM PDM Boyolali Perkuat Sinergi Pendidikan Muhammadiyah Berkemajuan

BOYOLALI - majalahlarise.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali melalui Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) menggelar Rapat Koordinasi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Bidang Pendidikan di Aula PDM Kabupaten Boyolali, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, dan menyelaraskan program pendidikan Muhammadiyah dengan kebijakan Persyarikatan maupun pemerintah daerah.

Rapat koordinasi diikuti seluruh kepala sekolah AUM Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali, mulai jenjang SD/MI Muhammadiyah, SMP/MTs Muhammadiyah, SMA/MA Muhammadiyah, hingga SMK Muhammadiyah. Turut hadir pula jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Boyolali.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Boyolali, Drs. Kamtar, menjelaskan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat di antara seluruh AUM pendidikan agar mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.

"Sinergi seluruh AUM pendidikan harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, sekolah Muhammadiyah akan semakin unggul, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Persyarikatan," jelas Drs. Kamtar.

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Boyolali, Drs. Ali Mushcson, M.Ag., menyampaikan materi mengenai Risalah Islam Berkemajuan (RIB) sebagai landasan gerak seluruh Amal Usaha Muhammadiyah. Ia menjelaskan pendidikan Muhammadiyah harus dibangun di atas nilai tauhid, berpedoman kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah, menghidupkan semangat ijtihad, mengembangkan sikap wasathiyah (moderat), serta menebarkan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin.

"Nilai-nilai Risalah Islam Berkemajuan harus menjadi ruh dalam penyelenggaraan pendidikan Muhammadiyah. Dengan demikian, sekolah Muhammadiyah mampu melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ujar Ali Mushcson.

Pada sesi berikutnya, Drs. Jamhari Harahap, M.Pd. memberikan sosialisasi mengenai berbagai kebijakan Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan. Materi tersebut menjadi bekal bagi para kepala sekolah dalam mengelola lembaga pendidikan sesuai regulasi yang berlaku sekaligus tetap menjaga karakter khas pendidikan Muhammadiyah.

Di sela kegiatan, Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, menyambut positif terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mampu memperkuat komitmen dan loyalitas seluruh insan pendidikan terhadap Persyarikatan Muhammadiyah.

"Rapat koordinasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan komitmen dan loyalitas terhadap Persyarikatan Muhammadiyah. Selain memperkuat profesionalisme guru, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antarsekolah agar AUM pendidikan di Boyolali semakin maju dan saling menguatkan," kata Pujiono.

Melalui rapat koordinasi ini, PDM Boyolali berharap seluruh AUM Pendidikan Muhammadiyah semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan sekolah-sekolah Muhammadiyah yang unggul, mencerahkan, adaptif terhadap perkembangan kebijakan, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. (Sofyan)


Baca juga: Belajar dan Membelajarkan Pragmatik dalam Perspektif Linguistik Kontemporer sebagai Perwujudan Memahami Teks, Koteks, dan Konteks dalam Multikonteks Kehidupan Era Digital


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top