Semangat Pengorbanan dalam Nilai Spiritual, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

Print Friendly and PDF

 

Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko, M.Pd. saat menyampaikan khutbah Idul Adha.

Semangat Pengorbanan dalam Nilai Spiritual, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

SOLO - majalahlarise.com - Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama dalam kegiatan Salat Idul Adha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro, Banjarsari, Kota Surakarta, Rabu (27/5/2026). Tema tersebut disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko, M.Pd.

Dalam khutbahnya, Ustaz Dwi Jatmiko menyampaikan ibadah kurban tahun ini menjadi panggilan nyata bagi umat Islam untuk memperkuat ketaatan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah berbagai ujian kehidupan yang melanda dunia.

“Dunia saat ini sedang diuji dengan ketidakpastian mulai dari krisis ekonomi, konflik kemanusiaan, hingga bencana alam. Namun, ujian tersebut sejatinya bukan bertujuan menghancurkan, melainkan sarana meninggikan derajat kaum Muslimin yang bersabar sebagaimana pesan dalam Alquran Surah Al-Baqarah ayat 155,” ujar guru PAI SD Muhammadiyah 1 Solo tersebut.

Ia menjelaskan momen Idul Adha mengajak umat Islam untuk kembali merenungi kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menunjukkan ketaatan total tanpa syarat kepada Allah SWT. Menurutnya, keteladanan tersebut menjadi pengingat bagi umat agar tidak menunda ketaatan hanya karena terlalu mempertimbangkan urusan duniawi.

Melalui syariat kurban, lanjutnya, umat Islam dididik untuk mengikis egoisme pribadi. Hakikat ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan sarana menggapai ketakwaan dan keikhlasan dalam melepaskan sesuatu yang dicintai demi meraih ridha Allah SWT.

“Di tengah situasi sulit, sikap egois seperti menimbun harta atau memanfaatkan penderitaan orang lain hanya akan memperparah krisis kemanusiaan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghadirkan kepedulian sosial secara nyata melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, setiap potongan daging kurban membawa pesan cinta, kepedulian, dan harapan yang memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Setiap potongan daging yang dibagikan memuat pesan cinta dan harapan yang menguatkan ukhuwah Islamiyah,” ungkapnya.

Ustaz Dwi Jatmiko menambahkan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, umat Islam diibaratkan seperti satu tubuh yang saling merasakan penderitaan satu sama lain. Kekuatan hakiki umat, kata dia, tidak diukur dari melimpahnya harta kekayaan, melainkan dari kokohnya rasa peduli dan solidaritas sosial.

“Melalui spirit Idul Adha, umat diharapkan mampu menghadapi ujian zaman dan meraih keberkahan hidup,” imbuhnya.

Sementara itu, panitia kurban Ade Usman menyampaikan pada Idul Adha tahun ini Masjid Al-Ikhlas menyembelih lima ekor sapi dan dua ekor kambing yang akan dibagikan kepada warga sekitar lingkungan RW 15 meliputi RT 3, RT 4, RT 5, dan RT 6.

“Semoga kurban ini dapat membersihkan jiwa, membunuh sifat kebinatangan, menebas rasa keegoisan, dan memupus sekat-sekat sosial. Daging kurban dibagikan kepada warga jamaah Al-Ikhlas dan masyarakat yang membutuhkan seperti fakir miskin serta lainnya,” pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Puncak Milad ke-94, Pemuda Muhammadiyah Surakarta Dorong Peran Pemuda dalam Isu Lingkungan dan Kebangsaan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top