PKBM Syifa Surakarta Gelar Akhirussanah 2026, Tekankan Penguatan Karakter dan Pengembangan Potensi Lulusan

Print Friendly and PDF

Penyematan samir kepada perwakilan siswa kejar paket oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dra. Hesti Dwi Saptaningtyas, MT.


PKBM Syifa Surakarta Gelar Akhirussanah 2026, Tekankan Penguatan Karakter dan Pengembangan Potensi Lulusan

Solo - majalahlarise.com - PKBM Syifa Surakarta yang beralamat di Jalan Jamsaren No. 44 Surakarta kembali menggelar kegiatan Akhirussanah Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan pencapaian peserta didik pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Kegiatan yang berlangsung di Pose In Hotel Solo, Sabtu (23/5/2026), berjalan khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri peserta didik, orang tua, tutor, pengurus PKBM, serta tamu undangan dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

Akhirussanah tahun ini mengusung tema “Menguatkan Karakter, Mengasah Potensi, Menjadi Versi Terbaik”. Tema tersebut menjadi wujud komitmen PKBM Syifa Surakarta dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak baik, serta kemampuan menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Suasana haru dan rasa syukur tampak mewarnai prosesi akhirussanah sebagai penutup perjalanan pendidikan peserta didik sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Kepala PKBM Syifa Surakarta, Puri Setianingtyas, SE, MM menjelaskan kegiatan akhirussanah bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bentuk penghargaan atas proses belajar, perjuangan, dan perkembangan karakter peserta didik selama menempuh pendidikan di PKBM Syifa Surakarta. Menurutnya, setiap peserta didik memiliki perjalanan dan tantangan berbeda hingga akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan kesetaraan dengan baik.


“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan penghargaan kepada seluruh peserta didik yang telah berjuang menyelesaikan pendidikan. Kami berharap seluruh lulusan mampu menjadi pribadi yang percaya diri, terus berkembang, serta mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Puri juga menjelaskan PKBM Syifa Surakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan nonformal yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan peserta didik. Pendidikan kesetaraan dinilai menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif pendidikan fleksibel tanpa mengurangi kualitas pembelajaran maupun pembentukan karakter.

Pada Tahun Pelajaran 2025/2026, jumlah peserta didik yang dinyatakan lulus mencapai 197 orang. Rinciannya, Paket A setara SD sebanyak 123 peserta didik, Paket B setara SMP sebanyak 28 peserta didik, dan Paket C setara SMA sebanyak 46 peserta didik. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan PKBM Syifa Surakarta.


Selain menjadi ajang apresiasi, kegiatan akhirussanah juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun karier, mempererat hubungan antara peserta didik, orang tua, tutor, dan keluarga besar PKBM Syifa, serta menjadi momentum refleksi terhadap proses pembelajaran dan pencapaian peserta didik. Nilai karakter, akhlak, dan semangat belajar sepanjang hayat juga menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta yang diwakili Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dra. Hesti Dwi Saptaningtyas, MT, turut memberikan pembekalan kepada para siswa. Dalam sambutannya, Hesti menjelaskan kelulusan bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal memasuki kehidupan yang sesungguhnya dengan tantangan yang lebih besar.

“Perjuangan kalian untuk menyelesaikan pendidikan di tengah berbagai dinamika hidup adalah bukti nyata dari sebuah komitmen yang luar biasa. Kalian harus bangga karena telah mampu menyelesaikan proses pendidikan dengan baik,” ujarnya di hadapan peserta didik dan orang tua.

Hesti juga mengingatkan pentingnya membangun karakter kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan seimbang dengan kejujuran, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan akhlak yang baik agar para lulusan mampu bersaing sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.


“Tunjukkan kepada dunia bahwa lulusan PKBM Syifa Surakarta adalah lulusan yang kompeten, tangguh, dan siap berkontribusi. Teruslah belajar karena belajar adalah proses seumur hidup,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa, Ustadz Amir Ma'ruf menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya melihat anak-anak mampu menyelesaikan pendidikan melalui jalur pendidikan kesetaraan. Ia menilai PKBM Syifa Surakarta berhasil menghadirkan sistem pendidikan yang fleksibel dan adaptif sesuai kebutuhan peserta didik.

“Kami sangat menghargai fleksibilitas pemahaman dan bimbingan yang diberikan oleh PKBM Syifa. Sistem pembelajaran yang adaptif di sini telah memberikan ruang bagi anak-anak kami untuk tetap bisa menuntaskan pendidikan tanpa kehilangan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri,” jelasnya.

Dalam pesannya kepada para lulusan, Ustadz Amir meminta siswa tetap percaya diri dan tidak minder karena menempuh pendidikan melalui jalur kesetaraan. Menurutnya, pendidikan kesetaraan justru mengajarkan semangat belajar tanpa mengenal batas ruang, waktu, dan usia.

“Jangan pernah merasa kecil hati karena menempuh jalur Paket C. Justru di tempat ini kalian belajar bahwa belajar itu tidak mengenal batas waktu, jarak maupun ruang,” katanya.

Narasumber pembekalan, Arif Priyanto, turut memberikan motivasi kepada para lulusan mengenai pentingnya karakter dalam kehidupan. Dalam materinya bertajuk “Menguatkan Karakter, Mengasah Potensi, Menjadi Versi Terbaik”, Arif menerangkan kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kepintaran akademik, tetapi juga konsistensi dalam menjaga perilaku baik dan kemampuan memperbaiki diri ketika melakukan kesalahan.

“Ijazah bisa robek atau hancur, tetapi karakter yang diberikan sekolah seperti disiplin akan tetap abadi. Dengan karakter itulah akan lahir generasi yang kuat dalam berpikir, kuat mentalnya, dan kuat menghadapi kehidupan,” jelasnya.

Arif juga mengingatkan pentingnya kemampuan dasar seperti berhitung dan berpikir logis di tengah perkembangan sistem pendidikan saat ini. Ia berharap para lulusan tidak hanya mengejar kelulusan administratif, tetapi benar-benar memiliki kemampuan dan karakter yang dapat menjadi bekal menjalani kehidupan di masa depan.

Sementara itu, Putra Solo 2 2025, Rizky Surya Saputra turut menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta didik PKBM Syifa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama belajar dapat memberikan manfaat serta menjadi bekal untuk menata masa depan yang lebih baik.

“Selamat kepada para peserta didik PKBM Syifa yang telah melewati pendidikannya. Semoga ilmu yang mereka dapatkan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga berharap para lulusan mampu mengembangkan karier sesuai bidang dan potensi masing-masing sehingga dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan di masa mendatang. (Sofyan)


Baca juga: Hari Kebangkitan Nasional dan Idul Adha 2026 Punya Nilai Sama, Akademisi UNS: Rela Berkorban demi Bangsa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top