Kolaborasi Lintas Lembaga Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Sidorejo Alasombo

Print Friendly and PDF

Pemotong tumpeng tandai diresmikan sumur bor untuk Warga Sidorejo Alasombo


Kolaborasi Lintas Lembaga Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Sidorejo Alasombo

SUKOHARJO – majalahlarise.com - Kolaborasi kebermanfaatan untuk masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan sumur bor di Dukuh Sidorejo, Desa Alasombo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Program yang diinisiasi oleh LAZIS Jateng ini melibatkan Salimah, YBM PLN UP3 Sukoharjo, Komunitas KUTUB, serta BPBD Kabupaten Sukoharjo. Peresmian sumur bor dilaksanakan pada Selasa (12/5/2026) sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih saat musim kemarau.

Kegiatan peresmian diawali dengan pembukaan dan tilawah Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan dari para pihak yang terlibat dalam program tersebut. Kepala Desa Alasombo, Suwardi, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya sumur bor yang dinilai menjadi berkah bagi warga Dukuh Sidorejo dan sekitarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

“Sumur ini menjadi berkah untuk warga Alasombo, khususnya Dukuh Sidorejo. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kolaborator yang telah membantu hingga program ini terwujud. Semoga ke depan kebermanfaatannya bisa semakin luas untuk masyarakat,” ujarnya.

Program sumur bor diinisiasi oleh LAZIS Jateng melibatkan Salimah, YBM PLN UP3 Sukoharjo, Komunitas KUTUB, serta BPBD Kabupaten Sukoharjo. 


Ketua PD Salimah Sukoharjo, Titik Haryanti, menyampaikan apresiasi kepada LAZIS Jateng yang selama beberapa tahun terakhir terus menggandeng Salimah dalam berbagai program sosial di wilayah Weru. Ia menjelaskan Salimah Sukoharjo memiliki 12 cabang di seluruh kecamatan di Kabupaten Sukoharjo dan berharap sinergi serupa dapat terus berkembang di berbagai wilayah lainnya.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini tidak hanya di Weru, tetapi juga bisa diperluas di wilayah lain sehingga semakin banyak masyarakat Sukoharjo yang merasakan manfaatnya,” tutur Titik Haryanti.

Perwakilan BPBD Kabupaten Sukoharjo, Ariyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemerintah desa yang telah menyediakan tanah kas desa sebagai lokasi pengeboran. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan air mengingat prediksi musim kemarau panjang dari BMKG.

Air sumur bor yang diresmikan.


“Kita perlu menggunakan air secukupnya dan menjaga alam. Menjaga alam juga merupakan wujud ibadah. Dengan menjaga alam, insyaAllah alam juga akan menjaga kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Baitul Maal PLN UP3 Sukoharjo, Fathurrohman Trithadi, menuturkan pentingnya peran air dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan sumber air tersebut dengan bijak agar keberadaannya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.

Direktur Eksekutif LAZIS Jateng, Ariyanto, juga memberikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi semacam ini diharapkan terus berlanjut untuk program-program kemaslahatan lainnya.

Pembangunan sumur bor ini dilakukan sebagai solusi atas persoalan kekeringan yang kerap dialami warga saat musim kemarau. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat Dukuh Sidorejo dan sekitarnya diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih memadai selama musim kering berlangsung.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan Al-Qur’an wakaf kepada warga setempat. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua PD Salimah Sukoharjo, Titik Haryanti, kepada perwakilan takmir masjid setempat sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. (Sofyan)


Baca juga: Pemuda Sengonwetan Gelar Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi Desa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top