PD Salimah Sukoharjo Gelar Rakorda 2025–2030, Perkuat Sinergi dan Prinsip Berorganisasi Islam

Print Friendly and PDF



PD Salimah Sukoharjo Gelar Rakorda 2025–2030, Perkuat Sinergi dan Prinsip Berorganisasi Islam

SUKOHARJO - majalahlarise.com – Pimpinan Daerah (PD) Salimah Sukoharjo menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pengurus periode 2025–2030 di Sekretariat Gedung Baitul Qur'an Salimah, Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Ahad (11/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–13.00 WIB ini menjadi momentum memperkuat sinergi, koordinasi, dan komitmen pengurus dalam mengoptimalkan pelaksanaan program kerja organisasi.

Rakorda tersebut menjadi forum untuk menyamakan visi, mengevaluasi pelaksanaan program, serta memperkuat kerja sama antar pengurus sesuai bidang masing-masing. Melalui koordinasi yang terarah, PD Salimah Sukoharjo berharap program kerja periode 2025–2030 dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi perempuan, anak, dan keluarga di Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, tilawah Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah, serta doa bersama. Selanjutnya, Ketua PD Salimah Sukoharjo, Titik Haryanti, menyampaikan sambutan dan arahan sekaligus membuka Rakorda secara resmi.

Dalam arahannya, Titik Haryanti menjelaskan pentingnya membangun sinergi dan koordinasi yang kuat di antara seluruh pengurus. Kesamaan visi, komunikasi yang baik, serta kesediaan untuk bekerja sama menjadi modal penting dalam menjalankan amanah organisasi.

“Melalui Rakorda ini, kami berharap seluruh pengurus semakin solid, memiliki kesamaan langkah, dan mampu membangun sinergi dalam menjalankan program kerja. Koordinasi yang baik diperlukan agar setiap program dapat terlaksana secara optimal sesuai tujuan organisasi,” demikian pesan yang disampaikan dalam arahannya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian informasi kesekretariatan oleh Sekretaris PD Salimah Sukoharjo, Hari Margini. Agenda ini memberikan ruang bagi pengurus untuk memperoleh informasi terkait administrasi dan koordinasi organisasi guna mendukung kelancaran pelaksanaan program kerja.

Anggota Dewan Penasihat Salimah Sukoharjo, Arin Ramawati, turut memberikan tanggapan sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan pelaksanaan program. Masukan tersebut menjadi bahan bagi pengurus untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi serta membangun komunikasi yang lebih baik dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.

Salah satu agenda penting dalam Rakorda adalah penyampaian materi *Prinsip Berorganisasi Islam* oleh Ketua Dewan Penasihat Salimah Sukoharjo, Ardyasih. Materi tersebut memberikan penguatan kepada pengurus mengenai pentingnya menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam mengelola organisasi, membangun hubungan antarpengurus, serta melaksanakan amanah.

Ardyasih mengingatkan pengurus agar prinsip berorganisasi Islam tidak berhenti pada pemahaman, tetapi juga diwujudkan dalam praktik sehari-hari. Hal tersebut dapat tercermin melalui sikap, komunikasi yang santun, pembagian tugas yang jelas, tanggung jawab, serta komitmen bersama dalam menjalankan program organisasi.

“Prinsip berorganisasi Islam perlu menjadi landasan bagi setiap pengurus dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai Islam hendaknya tercermin dalam cara kita berkomunikasi, bekerja sama, membagi tugas, dan menyelesaikan persoalan organisasi,” menjadi pesan yang relevan dalam penguatan materi tersebut.

Setelah penyampaian materi, Rakorda dilanjutkan dengan diskusi di masing-masing departemen. Dalam sesi ini, pengurus membahas rencana program kerja, kendala yang berpotensi dihadapi, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan kegiatan.

Diskusi departemen menjadi bagian penting dalam menerjemahkan hasil koordinasi ke dalam rencana kerja yang lebih terarah. Setiap bidang diharapkan mampu menyusun langkah pelaksanaan program sesuai tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus membangun komunikasi lintas departemen agar berbagai kegiatan dapat saling mendukung.

Kegiatan kemudian ditutup dengan istirahat, salat, dan makan (isoma). Melalui Rakorda ini, PD Salimah Sukoharjo berharap seluruh pengurus semakin memahami arah organisasi, memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah, serta meningkatkan kualitas koordinasi selama periode kepengurusan 2025–2030.

Dengan mengedepankan semangat ukhuwah, sinergi, dan prinsip berorganisasi Islam, PD Salimah Sukoharjo berkomitmen memperkuat peran organisasi dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi perempuan, anak, dan keluarga. Kolaborasi yang solid diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya program kerja yang optimal dan berkelanjutan di Kabupaten Sukoharjo. (Sofyan)


Baca juga: 


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top