Naik Podium di Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026, Dua Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Medali Emas

Print Friendly and PDF

Frian Abadi dan Savina Dwi Agnezya Wulandari berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI Tahun 2026.


Naik Podium di Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026, Dua Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Medali Emas

SURAKARTA - majalahlarise.com– Dua mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang olahraga. Frian Abadi dan Savina Dwi Agnezya Wulandari berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI Tahun 2026.

Keduanya merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ISI Surakarta. Kejuaraan tingkat nasional tersebut berlangsung pada 11–13 September 2026 di GOR Indoor Manahan, Surakarta. Dalam kompetisi itu, tim ISI Surakarta berhasil membawa pulang empat medali emas dan tiga medali perunggu untuk kategori dewasa.

Frian Abadi, mahasiswa angkatan 2025, meraih medali emas pada kategori tanding kelas C dewasa putra. Sementara itu, Savina Dwi Agnezya Wulandari, mahasiswa angkatan 2023, menjadi juara pertama pada kategori tanding kelas C dewasa putri.

Prestasi tersebut menunjukkan mahasiswa ISI Surakarta mampu mengembangkan potensi di luar bidang akademik. Di tengah kesibukan menempuh pendidikan seni dan desain, keduanya tetap berkomitmen menjalani latihan untuk meraih hasil terbaik dalam kompetisi pencak silat.

Savina mengungkapkan, persiapan menghadapi kejuaraan dilakukan melalui latihan fisik, penguatan mental, pengaturan pola makan, serta menjaga waktu istirahat. Ia bersama rekan-rekannya menjalani latihan dua hingga tiga kali dalam seminggu untuk menjaga kesiapan menghadapi pertandingan.

Persiapan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kondisi fisik dan mental agar mampu tampil maksimal di gelanggang. Kedisiplinan menjalani latihan juga membantu atlet menjaga konsistensi selama mengikuti pertandingan.

Dosen pembimbing sekaligus pembina UKM Pencak Silat ISI Surakarta, Eko Wahyu Prihantoro, menyampaikan keberhasilan para atlet merupakan hasil dari konsistensi dan kerja keras selama masa persiapan.

"Prestasi ini adalah hasil nyata dari disiplin tinggi, kerja keras, dan dedikasi penuh anak-anak selama masa persiapan di bawah arahan pelatih Asruri Nur Ichsan," ungkap Eko.

Ia turut memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah membawa nama baik kampus melalui kompetisi olahraga tingkat nasional. Dukungan pembinaan dari pelatih, dosen pembimbing, dan pihak kampus menjadi bagian dari upaya pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Perolehan medali tim ISI Surakarta dalam kejuaraan tersebut terdiri atas empat medali emas dan tiga medali perunggu. Selain Frian dan Savina, medali emas diraih Aisdiansyah Ardy Ibrahim dari Program Studi Senjata Tradisional Keris pada kategori tanding kelas C dewasa putra dan seni tunggal dewasa.

Sementara itu, tiga medali perunggu diraih Adi Dwi Permana dari Program Studi Seni Karawitan pada kategori solo kreatif dewasa putra, Fadilla Nanda Pramesinta dari Program Studi Seni Tari pada kategori solo kreatif dewasa putri, serta Ilham Meirizal Pratama dari Program Studi Seni Murni pada kategori tanding kelas D dewasa putra.

Perwakilan atlet, Frian Abadi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih bersama tim. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama sekaligus bentuk kebanggaan terhadap almamater.

"Mewakili seluruh teman-teman tim, kami sangat bersyukur atas perolehan empat emas dan tiga perunggu ini. Kemenangan ini kami persembahkan untuk almamater tercinta, ISI Surakarta," ucap Frian.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, dosen pembimbing, serta pihak kampus yang telah memberikan dukungan sejak masa persiapan hingga pertandingan selesai.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih, dosen pembimbing, serta pihak kampus yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami sejak masa persiapan hingga pertandingan selesai. Kompetisi ini sangat kompetitif, dan medali ini memotivasi kami untuk terus berlatih lebih keras lagi ke depannya," ungkap Frian dalam rilis yang dikirim.

Raihan empat medali emas dan tiga medali perunggu tersebut menjadi pencapaian tim pencak silat ISI Surakarta dalam Kejuaraan Piala Panglima TNI 2026. Prestasi Frian dan Savina sekaligus menjadi bukti mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan di berbagai bidang melalui latihan teratur, kedisiplinan, dan semangat berkompetisi.(Sofyan)


Baca juga: Fakultas Pertanian Univet Bantara Kembali Kirim 12 Mahasiswa Magang ke Jepang


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top