Lolos Pameran Internasional di Irak, Karya Dosen Desain Interior ISI Surakarta Angkat Karakter Wayang Pahlawan

Print Friendly and PDF



Lolos Pameran Internasional di Irak, Karya Dosen Desain Interior ISI Surakarta Angkat Karakter Wayang Pahlawan

Surakarta - majalahlarise.com– Karya visual dosen Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Agung Purnomo, berhasil lolos kurasi dalam pameran internasional TTAH Things That Almost Happened 2026 – Virtual Exhibition di Irak. Karya berupa desain poster berjudul Almost Everything tersebut mengangkat figur wayang pahlawan yang dipadukan dengan elemen teks sebagai latar belakang.

Karya Agung terpilih untuk dipamerkan bersama 308 karya lainnya yang dihasilkan oleh 202 peserta dari 38 negara. Sejumlah negara yang berpartisipasi dalam pameran ini antara lain Mesir, Ekuador, India, Belarus, Yunani, China, dan Kolombia, serta Hungaria. Pameran virtual tersebut mulai dibuka pada 15 September 2026 dan dapat diakses melalui laman https://aliart1.my.canva.site/ttahexhibition/.

Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dosen dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui luaran penelitian yang diwujudkan dalam karya desain visual. Hasil kegiatan ilmiah tidak hanya dapat dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah atau kekayaan intelektual, tetapi juga dikembangkan menjadi karya kreatif yang memiliki nilai edukasi dan berpotensi menjangkau masyarakat luas.

Agung Purnomo menghasilkan karya tersebut melalui kegiatan ilmiah yang didukung Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisainstek). Penelitian tersebut mengangkat karakter wayang pahlawan sebagai media untuk meningkatkan nasionalisme pada siswa sekolah dasar.

Melalui pendekatan visual, figur wayang pahlawan dihadirkan sebagai representasi karakter dan nilai kepahlawanan yang dapat diperkenalkan kepada generasi muda. Penggabungan figur wayang dengan elemen teks dalam poster Almost Everything menjadi salah satu bentuk eksplorasi desain yang menghubungkan kekayaan budaya Indonesia dengan pendekatan komunikasi visual kontemporer.

Dalam rilis yang dikirimkan, Agung Purnomo menjelaskan capaian tersebut menjadi bukti bahwa hasil kegiatan ilmiah dapat dikembangkan menjadi luaran yang berdampak dan memiliki daya saing di tingkat internasional.

“Capaian ini membuktikan bahwa luaran kegiatan ilmiah dapat menjadi luaran yang berdampak. Karya visual yang dihasilkan juga mampu bersanding dengan karya seniman dan desainer dari berbagai negara,” jelas Agung.

Menurutnya, pengembangan hasil penelitian menjadi karya visual membuka peluang bagi dosen untuk memperluas pemanfaatan hasil kegiatan akademik. Selain menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan seni, karya tersebut juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas budaya Indonesia melalui forum internasional.

Keberhasilan karya Almost Everything lolos kurasi dalam pameran internasional ini sekaligus memperlihatkan peluang pengembangan karakter wayang sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan desain. Nilai budaya yang terkandung di dalamnya dapat dikemas melalui pendekatan kreatif agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Sementara itu, Ketua Program Studi Desain Interior FSRD ISI Surakarta, Putri Sekar Hapsari, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Agung Purnomo. Ia juga mendukung aktivitas dosen dalam menghasilkan karya dan mengirimkannya ke berbagai ajang internasional.

Putri berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pemantik motivasi bagi sivitas akademika ISI Surakarta untuk terus mengembangkan potensi, menghasilkan karya inovatif, serta memperluas partisipasi dalam forum seni dan desain di tingkat global.

Keikutsertaan Agung Purnomo dalam *TTAH Things That Almost Happened 2026 – Virtual Exhibition* menjadi contoh pemanfaatan hasil kegiatan ilmiah untuk menghasilkan karya desain yang dapat diapresiasi secara internasional. Di sisi lain, pengangkatan karakter wayang pahlawan juga menjadi upaya kreatif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui medium desain visual. (Sofyan)


Baca juga: Pererat Silaturahmi Lintas Sekolah, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top