Berkebun Melon Premium, Astrid Widayani Apresiasi Inovasi Proklim Cerlang Berseri Norowangsan

Print Friendly and PDF



Berkebun Melon Premium, Astrid Widayani Apresiasi Inovasi Proklim Cerlang Berseri Norowangsan

SURAKARTA – majalahlarise.com – Program Kampung Iklim (Proklim) Cerlang Berseri Norowangsan, Kota Surakarta, mengembangkan budidaya melon premium melalui fasilitas greenhouse sebagai upaya mendorong pertanian perkotaan (urban farming), pemberdayaan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, Selasa (27/10/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan Astrid saat mengunjungi Proklim Cerlang Berseri bersama perwakilan PT Astra Daihatsu yang turut mendukung keberlanjutan program lingkungan berbasis masyarakat melalui penyediaan fasilitas greenhouse.

Astrid menjelaskan, Proklim Cerlang Berseri menjadi salah satu contoh inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan keterbatasan lahan di kawasan perkotaan agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah.

“Kami mengapresiasi program berkelanjutan dari Proklim Cerlang Berseri di Surakarta. Hari ini kami bersama PT Astra Daihatsu yang turut mendukung keberlanjutan program tersebut melalui penyediaan greenhouse,” ujar Astrid.

Menurut Astrid, keberadaan greenhouse diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk mengembangkan pertanian perkotaan. Meskipun berada di tengah kota dengan keterbatasan lahan, warga tetap dapat melakukan kegiatan bercocok tanam dengan memanfaatkan ruang yang tersedia.

Selain menghasilkan produk pertanian bernilai ekonomi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperluas pemanfaatan ruang terbuka hijau dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Astrid juga mengingatkan pentingnya mengintegrasikan kegiatan pertanian perkotaan dengan edukasi pengelolaan sampah. Menurutnya, kebiasaan memilah dan mengolah sampah perlu dibangun sejak dari sumbernya, terutama di lingkungan rumah tangga.

“Edukasi pengolahan dan pemilahan sampah harus dimulai dari hulu, mulai dari rumah tangga. Mudah-mudahan program ini dapat terus berkelanjutan, memberikan manfaat, dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Proklim Cerlang Berseri, Suprayitno, menjelaskan bantuan dari Astra menjadi kesempatan bagi kelompok masyarakat untuk mengembangkan kegiatan produktif melalui pertanian perkotaan.

Ia mengatakan, kelompok masyarakat sempat mendapatkan pilihan untuk membudidayakan sayuran atau buah-buahan. Setelah melakukan diskusi bersama tim, mereka sepakat memilih tanaman buah karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang lebih menjanjikan.

“Awalnya kami mendapatkan bantuan dari Astra untuk membuat greenhouse. Kemudian kami ditawari pilihan untuk menanam sayuran atau buah. Setelah berdiskusi dengan tim, akhirnya kami sepakat menanam buah karena dinilai lebih ekonomis,” jelas Suprayitno.

Pengelolaan kebun melon premium tersebut direncanakan dilakukan secara bergantian agar kegiatan budidaya dapat berjalan secara berkesinambungan. Keterlibatan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan unsur masyarakat lainnya juga diharapkan mampu memperkuat kemandirian dalam mengelola fasilitas yang telah tersedia.

Melalui pengembangan budidaya melon premium, Proklim Cerlang Berseri Norowangsan diharapkan menjadi contoh pemanfaatan lahan perkotaan yang produktif. Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kegiatan ekonomi berbasis lingkungan.

Sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. Dengan pengelolaan yang baik, urban farming diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.(Udin/ Sofyan)


Baca juga: Ketua YPPP Veteran Sukoharjo Bangga, Produk Univet Bantara dan SMK Veteran 1 Sukoharjo Tembus Pasar Internasional, Motor Listrik Dilirik Senegal hingga Produk Pangan Masuk Penjajakan Ritel Nasional


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top