Super Hero Sanggar Bhinneka dan TK Teladan Kenalkan Kereta Api Lewat Dongeng Wisata

Print Friendly and PDF

Yoga Pratista Kepala Stasiun Sukoharjo Daop 6 Yogyakarta saat meniup lilin roti ulang tahun bersama anak-anak TK Teladan.


Super Hero Sanggar Bhinneka dan TK Teladan Kenalkan Kereta Api Lewat Dongeng Wisata

SUKOHARJO - majalahlarise.com - Upaya mengenalkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak dilakukan melalui kegiatan edukatif dan menyenangkan. Super Hero Sanggar Bhinneka bekerja sama dengan TK Teladan Sukoharjo, Literasi Dongeng Wisata Gatotkoco Disporapar, dan Duta Wisata mengajak anak-anak menikmati perjalanan sekaligus belajar tentang kereta api melalui kegiatan bertajuk Sehari Ceria Bersama Kereta Api, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kereta Api Nasional tersebut dikemas dengan konsep mendongeng wisata di dalam Kereta Wisata Batara Kresna. Peserta terdiri atas murid TK Teladan Sukoharjo dan anak-anak yatim binaan Sanggar Bhinneka, termasuk anak-anak yang menjadi korban Covid-19.

Selama perjalanan, karakter Super Hero menjadi daya tarik bagi anak-anak. Mereka diajak berinteraksi, menikmati perjalanan kereta api, sekaligus menyimak dongeng yang mengangkat kisah Kancil dan Monyet penghuni kawasan tepian Sungai Bengawan Solo di wilayah Nguter.

Dongeng juga dikaitkan dengan berbagai potensi wisata dan lingkungan yang dilewati kereta. Anak-anak dikenalkan dengan kawasan Nguter yang dikenal sebagai sentra jamu. Saat kereta berhenti di Stasiun Nguter, mereka mendapatkan pengalaman mengenai jamu sebagai salah satu potensi khas daerah.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Wonogiri. Setibanya di Stasiun Wonogiri, anak-anak diajak berjalan-jalan ke kawasan pasar di depan stasiun dan mengenal kuliner khas, salah satunya bakmi pentil. Setelah itu rombongan kembali menuju Sukoharjo menggunakan kereta api.


Danar, Super Hero Sanggar Bhinneka, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi edukasi perkeretaapian dan literasi wisata yang dilakukan bersama KAI Daop 6.

“Superhero Sanggar Bhinneka menjadi mitra KAI Daop 6 dalam kegiatan edukasi perkeretaapian sekaligus literasi wisata bagi anak-anak. Dalam kegiatan Sehari Ceria Bersama Kereta Api, kami mengajak anak-anak mengenal kereta api sekaligus berbagai potensi wisata yang dilalui selama perjalanan,” ujarnya.

Menurut Danar, konsep mendongeng di dalam kereta membuat anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Cerita yang disampaikan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi dikaitkan dengan lokasi yang secara langsung mereka lihat selama perjalanan.

“Kami mendongeng di dalam perjalanan Kereta Wisata Batara Kresna dengan mengangkat tempat-tempat yang dilewati kereta, seperti Sungai Bengawan Solo dan kawasan Nguter yang dikenal sebagai sentra jamu. Anak-anak tidak hanya diajak mencintai kereta api, tetapi juga mengenal lingkungan dan potensi wisata di sepanjang perjalanan,” jelasnya.

Danar menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan anak terhadap transportasi umum sekaligus budaya literasi. Menurutnya, pendekatan melalui pengalaman langsung membuat literasi terasa lebih menyenangkan bagi anak-anak.

Konsep tersebut sejalan dengan upaya KAI Daop 6 dalam mengenalkan literasi melalui kereta api, termasuk keberadaan Rail Library atau perpustakaan kereta. Anak-anak diharapkan semakin mengenal kereta api sekaligus memiliki pengalaman positif selama menggunakan transportasi umum tersebut.

Sementara itu, Yoga Pratista selaku Kepala Stasiun Sukoharjo Daop 6 Yogyakarta menyampaikan kegiatan ini bagian dari menyambut HUT KAI ke-81 sekaligus sarana mengenalkan dunia perkeretaapian kepada anak-anak sejak dini.

“Kegiatan edukasi ini kami apresiasi karena menjadi bentuk kebersamaan sekaligus edukasi untuk mengenalkan perkeretaapian sejak dini kepada anak-anak. Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman yang menyenangkan dan menumbuhkan rasa bangga serta cinta terhadap kereta api,” kata Yoga.

Yoga mengatakan KAI terbuka memberikan edukasi perkeretaapian kepada anak-anak, mulai jenjang TK hingga SD. Edukasi secara langsung diharapkan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal lebih dekat berbagai hal terkait dunia perkeretaapian.

Rangkaian kegiatan ditutup di Sukoharjo dengan perayaan ulang tahun kereta api. Anak-anak bersama Super Hero Sanggar Bhinneka memberikan kue tart kepada masinis dan kepala stasiun serta bunga sebagai bentuk apresiasi.

Salah satu siswa TK Teladan Sukoharjo, Melova, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa gembira dapat naik kereta api sekaligus berinteraksi dengan Super Hero.

“Senang naik kereta dan bertemu Super Hero. Nanti ikut lagi,” ungkap Melova.

Melalui kegiatan tersebut, pesan “Super Hero mendongeng wisata di dalam kereta wisata” menjadi cara kreatif memperkenalkan transportasi kereta api sekaligus literasi wisata kepada generasi muda. Semangat tersebut diwujudkan melalui pesan, “Selamat Hari Kereta Api Nasional, kami tetap cinta kereta api.” (Sofyan)


Baca juga: Univet Bantara Kembali Dipercaya Kelola PPG, Rektor Dorong Lahirkan Guru Profesional Berbasis Hati


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top