GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Semai Empati, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Rajut Kebersamaan di YPAC
![]() |
| Outing class murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo untuk menumbuhkan rasa empati sekaligus rasa syukur di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo, Senin (14/9/2026). |
Semai Empati, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Rajut Kebersamaan di YPAC
Solo - majalahlarise.com- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menggelar kegiatan outing class untuk menumbuhkan rasa empati sekaligus rasa syukur di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo, Senin (14/9/2026).
Koordinator tim kelas IV, Atit Nur Ariyanna, menyampaikan langkah ini diambil sebagai upaya nyata pembentukan karakter murid dalam menumbuhkan rasa empati serta kepekaan sosial terhadap sesama.
"Terima kasih atas sambutan hangat keluarga besar YPAC Surakarta, kunjungan ini juga bagian dari silaturahmi supaya murid kami dapat memetik pelajaran berharga tentang cara memahami sudut pandang orang lain, menghindari prasangka serta senantiasa memanjatkan rasa syukut atas karunia yang Allah Swt. berikan," terangnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa saat rombongan tiba di lokasi. Momen penuh makna ini diawali dengan doa bersama untuk memohon kelancaran serta keberkahan atas niat tulus untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah YPAC Solo, Jalaludin Khawarizmi.
Dalam sambutannya, Jalaludin memberikan gambaran mengenai dinamika kehidupan para murid di yayasan. Dengan penuh rasa bangga, beliau memaparkan berbagai aktivitas harian serta deretan prestasi yang berhasil diraih oleh murid-murid YPAC khususnya dalam bidang nonakademik dan kesenian. Jalaludin juga menggarisbawahi bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengukir karya dan prestasi karena setiap individu terlahir pasti memiliki keunikan, potensi bawaan serta berkesempatan bersinar di jalannya masing-masing.
Puncak kebersamaan semakin meriah ketika seluruh peserta melebur dalam kegiatan mewarnai bersama. Aktivitas sederhana ini menjadi sarana yang sangat efektif dalam menjalankan komunikasi, mencairkan suasana, dan membangun jembatan persahatan yang tulus di antara mereka. Momen ini sebagai wujud nyata menumbuhkan nilai-nilai kepedulian secara alami tanpa sekat penghalang.
Tampak terlihat, para murid SD Muhammadiyah PK dengan sigap dan sukarela meminjamkan alat mewarnai serta mendampingi teman-teman dari YPAC sehingga tercipta ruang interaksi yang ramah dan penuh kegembiraan. Suasana ini juga mengajarkan bahwa kebahagian sejati dapat tumbuh dan dirayakan dalam situasi apa pun.
Salah satu murid kelas IV, Genio Azzaheer Istiyawan, merasa terkesan menyaksikan suasana yang terjalin di ruang aula YPAC.
"Ternyata berbagi itu tidak selalu berpatokan pada materi, melalui perhatian, meluangkan waktu untuk mereka serta berbagi fasilitas sudah membuat teman-teman di sini tersenyum lebar," ucapnya haru.
Penutupan kegiatan outing class diisi dengan berbagi bingkisan kepada teman-teman YPAC. Tak lupa, sesampai di sekolah para murid juga diminta untuk merefleksikan kegiatan melalui lembar kerja peserta didik (LKPD) supaya mereka paham arti dari menghargai, berbagi, dan bersyukur. (Sofyan)
Baca juga: PKKMB 2026 Universitas Veteran Bantara, Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Unggul
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...


Tidak ada komentar: