GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Monev KKN Univet Bantara di Wuryantoro, Mahasiswa Pamerkan Beragam Inovasi
Monev KKN Univet Bantara di Wuryantoro, Mahasiswa Pamerkan Beragam Inovasi
Wonogiri - majalahlarise.com – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo melaksanakan monitoring kegiatan mahasiswa KKN di Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Expo KKN yang menampilkan berbagai karya, program pemberdayaan, dan inovasi mahasiswa kepada masyarakat.
Tim Monev terdiri atas Rektor Univet Bantara Sukoharjo Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, Wakil Rektor I Dr. Ir. Sri Hartati, M.P, Dekan FKIP Dr. Pranichayudha Rohsulina, M.Pd, Kepala LPPM Dr. Ir. Ahimsa Kandi Sariri, M.Sc, Ketua Pusat KKN Univet Ainur Komariah, S.T., M.Sc, Prita Devy Igiany, S.Kep., MP.H dan Mulyo Agung, S.Ikom.
Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum mengapresiasi mahasiswa yang telah melaksanakan program pengabdian di Kecamatan Wuryantoro. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Camat Wuryantoro beserta jajaran, pemerintah desa dan kelurahan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang telah menerima dan mendukung mahasiswa selama menjalankan KKN.
“Alhamdulillah, kegiatan monitoring dan evaluasi KKN di Kecamatan Wuryantoro berlangsung dengan baik. Kami sangat mengapresiasi dan bangga kepada Camat beserta seluruh jajaran yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan mahasiswa KKN,” ujar Prof. Farida.
![]() |
| Rektor Univet Bantara Sukoharjo Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum saat meninjau stand produk sekaligus monev mahasiswa KKN. |
Menurutnya, Expo KKN menjadi momentum penting untuk memperlihatkan program dan hasil kegiatan mahasiswa secara langsung kepada masyarakat. Pelaksanaan expo secara bersama-sama di tingkat kecamatan juga menjadi harapan sejak awal karena masyarakat dapat melihat hasil kerja mahasiswa sekaligus berbagai potensi daerah yang berhasil digali selama KKN.
“Kami berharap expo ini menjadi ruang untuk menunjukkan hasil kerja mahasiswa dan berbagai potensi yang ada di wilayah Wuryantoro. Dengan melibatkan masyarakat, program-program yang telah dilaksanakan mahasiswa dapat diketahui dan dirasakan manfaatnya,” jelasnya.
Prof. Farida mengaku bangga melihat beragam karya dan inovasi mahasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi wilayah. Sejumlah inovasi dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut, antara lain alat untuk membantu menabur pupuk dan alat untuk menjebak nyamuk.
“Beberapa inovasi mahasiswa cukup menarik dan memiliki peluang untuk dikembangkan. Bahkan ada karya yang berpotensi mendapatkan hak paten. Kami berharap karya mahasiswa tidak berhenti setelah KKN selesai, tetapi terus dikembangkan dan dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, tindak lanjut program dapat dilakukan melalui kerja sama dengan Ketua-Ketua PKK serta pemangku kepentingan setempat. Hasil pemberdayaan UMKM maupun sarana-prasarana yang telah dibuat mahasiswa diharapkan tetap dimanfaatkan dan dikembangkan setelah mahasiswa kembali ke kampus.
Koordinator KKN Kecamatan Wuryantoro, Rohmadi Bagus Permana, menyampaikan KKN menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di tengah masyarakat. Selain menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mahasiswa belajar berkomunikasi, bekerja sama, memahami kehidupan sosial, dan memberikan kontribusi melalui berbagai program kerja.
“Pelaksanaan KKN menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar langsung di tengah masyarakat. Kami juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang telah disusun,” ujarnya.
Rohmadi menyampaikan terima kasih kepada Univet Bantara, LPPM, dosen pembimbing lapangan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat yang telah menerima dan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan masih terdapat kekurangan dalam perkataan, sikap, maupun pelaksanaan program.
Sementara itu, Camat Wuryantoro Soemardjono Fadjari menyambut baik kedatangan Rektor beserta sivitas akademika Univet Bantara Sukoharjo. Ia mengapresiasi keputusan Univet memilih Wuryantoro sebagai lokasi pelaksanaan KKN dan berharap kegiatan tersebut memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Rektor beserta seluruh sivitas akademika Univet Bantara di Kecamatan Wuryantoro. Kami berharap KKN tidak berhenti setelah program selesai, tetapi terus memberikan manfaat dan membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa dan kelurahan, sekolah, serta masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Soemardjono, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat dapat menjadi sarana berbagi ilmu sekaligus memberikan pengalaman kepada pelajar dan masyarakat. KKN juga menjadi momentum untuk memperkenalkan perguruan tinggi kepada masyarakat, sehingga dapat menumbuhkan minat generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Ia menyebut sosialisasi mengenai Univet Bantara telah dilakukan dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pertemuan kader Posyandu. Menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat sehingga masyarakat perlu terus didorong untuk meningkatkan jenjang pendidikan.
“Kami berharap Univet semakin maju dan berkembang serta mampu mencetak mahasiswa dan lulusan yang berprestasi. Terima kasih sudah memilih Wuryantoro sebagai lokasi KKN. Semoga seluruh kegiatan expo berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat,” katanya.
Dalam Expo KKN tersebut, mahasiswa juga mempresentasikan berbagai program yang telah dilaksanakan di wilayah masing-masing. Salah satunya dipaparkan Risanjaya Sangaji selaku Ketua KKN Kelompok 12 Kelurahan Wuryantoro.
Ia menjelaskan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi gerakan menabung, pembuatan outbound di Taman Kanak-Kanak (TK), kegiatan bersama ibu-ibu Program Keluarga Harapan (PKH), pembuatan ecoprint, serta program digitalisasi UMKM.
“Program yang kami jalankan mencakup kegiatan pemberdayaan dan edukasi masyarakat. Kami berusaha menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan warga sehingga mahasiswa tidak hanya hadir, tetapi juga memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat,” jelas Risanjaya.
Melalui Monev dan Expo KKN, Univet Bantara berharap berbagai program dan inovasi mahasiswa dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah wilayah, sekolah, pelaku UMKM, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi keberlanjutan hasil pengabdian mahasiswa di Kecamatan Wuryantoro. (Sofyan)
Baca juga: KKN UNS Kelompok 21 Ubah Limbah Plastik Menjadi Paving Blok Lewat Green Block
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...



Tidak ada komentar: