KJNI Kota Surakarta Perkuat Olahraga Masyarakat Lewat Harmoni Angklung

Print Friendly and PDF

Tim angklung KJNI Kota Surakarta saat tampil di Solo Square.


KJNI Kota Surakarta Perkuat Olahraga Masyarakat Lewat Harmoni Angklung

SOLO - majalahlarise.com - Suasana berbeda terlihat di Solo Square, Selasa (22/9/2026). Di tengah aktivitas masyarakat, lantunan suara angklung terdengar berpadu dalam sebuah penampilan yang menghadirkan keceriaan sekaligus kekompakan.

Para anggota Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) Kota Surakarta tampil memainkan angklung. Bagi mereka, kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan bagian dari aktivitas komunitas yang menjadi ruang untuk bersilaturahmi, menjaga kebugaran, sekaligus menyalurkan kreativitas.

Ketua KJNI Kota Surakarta, Dr. Ir. R. Ngt. Retno Setyowati, M.S., mengatakan penampilan angklung tersebut menjadi momentum membahagiakan bagi anggota setelah secara rutin berlatih dua kali dalam seminggu.

Tim angklung KJNI Kota Surakarta kompak dan harmonis saat memainkan alat musik angklung.


“Alhamdulillah sekali, hari ini merupakan happy day bagi kami karena bisa tampil penuh kekompakan,” ujar Retno.

Kekompakan menjadi hal yang terasa dalam permainan angklung. Setiap anggota harus memainkan alat musik sesuai irama dan bagian masing-masing. Dari aktivitas sederhana tersebut tumbuh semangat kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan komunitas.

Bagi KJNI Kota Surakarta, olahraga masyarakat tidak selalu harus berlangsung dalam bentuk latihan fisik. Aktivitas seni dan budaya juga dapat menjadi ruang interaksi yang membuat anggota tetap aktif, kreatif, dan menikmati kebersamaan.

Retno menjelaskan KJNI merupakan organisasi yang berada di bawah KORMI (Komite Olah Raga Masyarakat Indonesia) dan tetap menjalankan fokus kegiatan olahraga masyarakat, khususnya senam dan jalan nordik. Namun, aktivitas anggota kemudian berkembang dengan berbagai kegiatan lain seperti angklung, line dance hingga membaca pantun.

Kegiatan tersebut memperlihatkan cara komunitas mengemas olahraga masyarakat menjadi aktivitas yang menyenangkan. Setelah bergerak menjaga kebugaran, anggota memiliki ruang untuk berekspresi melalui seni dan kreativitas.

Tidak hanya mengembangkan kegiatan rutin, KJNI Kota Surakarta juga telah mendapatkan izin dari KORMI untuk menyelenggarakan perlombaan olahraga masyarakat. Konsepnya berbeda dengan kompetisi olahraga prestasi karena lebih diarahkan pada partisipasi, kebersamaan dan ketepatan dalam melakukan gerakan.

“Lombanya dalam bentuk olahraga masyarakat, misalnya jalan beregu dan ketepatan serta ayunan stick nordik yang benar. Jadi tetap berada pada koridor olahraga masyarakat,” ungkap Retno.

Bagi anggota KJNI, olahraga akhirnya tidak hanya tentang bergerak dan menjaga kondisi tubuh. Ada pertemanan, kegembiraan, seni dan kesempatan untuk terus aktif bersama.

Melalui perpaduan olahraga, seni dan budaya, KJNI Kota Surakarta membangun suasana komunitas yang dinamis. Angklung menjadi salah satu medium yang mempertemukan gerak, irama dan kebersamaan sebuah cara sederhana untuk menjaga semangat hidup aktif sekaligus menikmati kebahagiaan bersama. Ketepatan dalam teknik gerakan ayunan stick nordik dan langkah nordik. (Sofyan)


Baca juga: SAMARU 2026 FISH Univet Bantara Kenalkan Lingkungan Akademik dan Prospek Kerja kepada Mahasiswa Baru


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top