GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Dr. Hamdam Magribi: 24 Tahun PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Saatnya Bersinergi Menguatkan Institusi dan Mencerahkan Generasi
![]() |
| Tausyiyah Milad disampaikan Ustaz Dr. Hamdam Magribi dari Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. |
Dr. Hamdam Magribi: 24 Tahun PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Saatnya Bersinergi Menguatkan Institusi dan Mencerahkan Generasi
Boyolali - majalahlarise.com - Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi memperingati Milad ke-24 pada Ahad (13/9/2026) di Aula Masjid PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi. Mengusung tema “24 Tahun Mengabdi, Bersinergi Menguatkan Institusi, Mencerahkan Generasi”, kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali qiroah, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, kemudian rangkaian acara Milad PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi.
Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ustaz Pujiono, dalam prakata menyampaikan usia 24 tahun menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan lembaga yang dibangun melalui perjuangan banyak pihak.
Menurutnya, perjalanan PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi tidak terlepas dari kontribusi para pendiri, pengurus, guru, karyawan, wali santri, alumni, masyarakat, serta para donatur.
“Milad bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk bermuhasabah, mengevaluasi perjalanan, sekaligus meneguhkan kembali arah perjuangan lembaga,” ungkap Pujiono.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambi, Drs. Sudiman, memberikan apresiasi atas perjalanan PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi yang terus berkembang serta berkontribusi dalam bidang pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat.
Tausyiyah Milad disampaikan Ustaz Dr. Hamdam Magribi dari Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Ia mengajak seluruh keluarga besar PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi menjadikan Milad ke-24 sebagai momentum memperkuat pengabdian sekaligus meningkatkan kualitas kelembagaan.
Dr. Hamdam menjelaskan, membangun lembaga pendidikan tidak dapat dilakukan secara individual. Diperlukan sinergi antara pimpinan, guru, karyawan, persyarikatan, wali santri, alumni, masyarakat, dan para donatur.
“Institusi yang besar tidak dibangun oleh satu orang hebat, tetapi oleh banyak orang yang mau berjalan bersama,” tuturnya.
Menurut Dr. Hamdam, kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam mengembangkan institusi pendidikan. Setiap unsur memiliki peran yang saling melengkapi sehingga lembaga dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Ia juga mengajak para guru dan seluruh pengelola lembaga membangun budaya kerja yang berorientasi pada pengabdian. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan masa depan generasi.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki iman, adab, akhlak, keterampilan, dan kepedulian terhadap masyarakat,” jelasnya.
Tema “24 Tahun Mengabdi, Bersinergi Menguatkan Institusi, Mencerahkan Generasi” menjadi pijakan PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi dalam menatap perjalanan ke depan.
PonpesMU tidak hanya dituntut untuk mempertahankan eksistensi, tetapi juga terus melakukan pembenahan dan penguatan sistem kelembagaan. Penguatan sumber daya manusia, budaya kerja, sistem pendidikan, sinergi antar unit, serta peningkatan mutu menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan pendidikan.
Puncak dari proses tersebut adalah mencerahkan generasi. Para santri diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan memasuki dunia kerja, tetapi juga siap berdakwah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam momentum Milad ke-24, keluarga besar PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi kembali meneguhkan semangat membangun pendidikan berlandaskan Keimanan, Keislaman, Keilmuan, Kebahasaan, dan Keterampilan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua PDM Boyolali Muhammad Muslih, segenap Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sambi yang diketuai Sriyono, M.Pd., Dewan Penyantun H. Sunarno, para donatur, serta keluarga besar PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi.
Milad ke-24 menjadi momentum bagi PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi untuk menatap masa depan dengan semangat baru: mengabdi lebih ikhlas, bersinergi lebih kuat, menguatkan institusi, dan mencerahkan generasi untuk membangun negeri. (Sofyan)
Baca juga: CSR Inklusi Dorong Dunia Usaha Bangun Ekosistem Seni Disabilitas Berkelanjutan
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...


Tidak ada komentar: