Menteri Perdagangan Jajal Motor Listrik Karya Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo, Dorong Generasi Muda Jadi Eksportir

Print Friendly and PDF

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dr. Budi Santoso, M.Si. menjajal sepeda motor listrik karya siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo saat mengunjungi stand teaching factory.


Menteri Perdagangan Jajal Motor Listrik Karya Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo, Dorong Generasi Muda Jadi Eksportir

SUKOHARJO - majalahlarise.com - Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dr. Budi Santoso, M.Si. menjajal sepeda motor listrik karya siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo saat mengunjungi stand teaching factory di halaman Auditorium Kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Kamis (20/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebelum Mendag mengikuti kuliah tamu di kampus tersebut.

Dalam kunjungannya, Budi Santoso melihat langsung beragam produk hasil kreativitas dan keterampilan siswa. Ia mendorong mahasiswa Univet Bantara maupun siswa SMK agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu mempersiapkan diri menjadi wirausaha sekaligus pelaku ekspor. Pemerintah, menurutnya, siap memberikan pelatihan dan pendampingan mulai dari pengembangan produk hingga membuka akses pasar internasional.

“Kita ajari bagaimana caranya dari ekspor, bagaimana perusahaan mulai dari pelatihan sampai pendampingan produk kalau produknya sudah bagus,” ujar Budi Santoso.

Produk hasil binaan tersebut juga diarahkan untuk mengikuti Trade Expo Indonesia pada Oktober mendatang. Selain melalui pameran, pemerintah akan membantu mempertemukan pelaku usaha dengan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri melalui program business matching. Mahasiswa juga diberi kesempatan mendapatkan pengalaman melalui program di Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

“Kita ingin anak-anak kita lulus langsung menjadi wirausaha, menjadi pengusaha,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo, Malkan Maliya, menyampaikan apresiasi atas kesempatan sekolah memamerkan produk karya siswa di hadapan Menteri Perdagangan. Produk yang ditampilkan meliputi motor listrik, suku cadang hasil praktik siswa Teknik Pemesinan, produk aksesori, hingga karya dari konsentrasi keahlian broadcasting.

“Kami sangat senang sekali bisa memamerkan produk-produk dari SMK, seperti motor listrik, produk spare part dari anak-anak di teknik pemesinan, produk aksesori, dan dari konsentrasi broadcasting,” ujar Malkan Maliya.

Menurut Malkan, pameran tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi produk karya siswa sekaligus membuka peluang pengembangan pemasaran. Produk yang dihasilkan melalui pembelajaran berbasis praktik dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk yang lebih luas dan memiliki nilai ekonomi.

Ia berharap kunjungan Menteri Perdagangan dapat membuka peluang dukungan dan kerja sama, terutama dalam pengembangan produk, pemasaran, serta pemenuhan peralatan produksi. “Harapan kami nanti mendapat dukungan dari Bapak Menteri Perdagangan, bagaimana produk-produk ini bisa kami kembangkan untuk dijual lebih luas kepada masyarakat, termasuk dukungan pemasaran dan penyediaan alat-alat agar kami bisa memproduksi lebih banyak,” jelasnya.

Malkan menambahkan, dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat teaching factory sebagai ruang pembelajaran kewirausahaan bagi siswa. Dengan demikian, siswa tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga memiliki pengalaman menghasilkan produk, mengenal pasar, dan membangun keberanian untuk menjadi wirausaha setelah lulus. (Sofyan)


Baca juga: UNISRI Gelar Seminar Motivasi untuk Wujudkan SDM Produktif Menuju UNISRI Unggul


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top