Mahasiswa DKV ISI Surakarta Hasilkan Beragam Desain Grafis Lewat Magang Berdampak 2026 di Rumah BUMN Solo

Print Friendly and PDF



Mahasiswa DKV ISI Surakarta Hasilkan Beragam Desain Grafis Lewat Magang Berdampak 2026 di Rumah BUMN Solo

SOLO - majalahlarise.com – Tiga mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta berhasil menghasilkan berbagai karya desain grafis selama mengikuti Program Mahasiswa Berdampak (ProMaDam) Skema Magang Tahun 2026 di Rumah BUMN Solo. Program yang berlangsung lebih dari empat bulan, mulai 10 Maret hingga 10 Juli 2026, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi desain komunikasi visual secara langsung di dunia kerja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan publikasi lembaga.

Tiga mahasiswa yang mengikuti program tersebut adalah Naura Fasya Qonita, Widya Astuti, dan Athalya Saffa Nurjaman, seluruhnya merupakan mahasiswa angkatan 2023 DKV FSRD ISI Surakarta. Dalam pelaksanaan magang, masing-masing mahasiswa mendapatkan pendampingan akademik dari dosen pembimbing, yaitu Ana Rosmiati, Handriyotopo, dan Indriati Suci Pravitasari.

Selama menjalani magang, ketiga mahasiswa berperan sebagai desainer grafis yang mendukung berbagai kebutuhan komunikasi visual Rumah BUMN Solo. Mereka terlibat dalam pembuatan desain konten media sosial, poster kegiatan, materi publikasi visual, hingga mendukung dokumentasi dan penyebaran informasi berbagai aktivitas yang diselenggarakan di rumah kreatif yang berlokasi di kawasan Manahan, Solo.


Mentor magang Rumah BUMN Solo, S. Condro Rini, menjelaskan program tersebut merupakan implementasi pembelajaran mahasiswa di dunia kerja melalui pengembangan keterampilan praktis sesuai bidang keilmuan yang dipelajari di kampus.

"Skema magang ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran mahasiswa di dunia kerja melalui pengembangan keterampilan praktis sesuai bidang keilmuan. Kehadiran mahasiswa DKV ISI Surakarta di Rumah BUMN Solo diharapkan mampu memberikan kontribusi positif melalui karya visual yang kreatif, komunikatif, dan informatif," ujarnya.

Melalui berbagai penugasan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan strategi komunikasi visual di lingkungan profesional. Mereka tidak hanya mengasah kemampuan teknis desain, tetapi juga memahami bagaimana visual yang efektif mampu membangun citra lembaga serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara menarik dan mudah dipahami.

Selain memberikan pengalaman kerja praktis, Program Mahasiswa Berdampak Skema Magang juga membekali peserta dengan berbagai kompetensi pendukung, seperti profesionalitas, kerja sama tim, tanggung jawab, kedisiplinan, hingga kemampuan beradaptasi terhadap budaya kerja. Bekal tersebut diharapkan menjadi modal penting ketika mahasiswa memasuki industri kreatif setelah menyelesaikan studi.

Kolaborasi antara FSRD ISI Surakarta dan Rumah BUMN Solo menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, dan kompeten. Kerja sama ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi mitra tempat magang.

Salah seorang peserta magang, Athalya Saffa Nurjaman, mengaku program tersebut memberikan pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan akademik sekaligus profesional.

"Keikutsertaan mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta dalam Program Mahasiswa Berdampak Skema Magang ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk mendukung pengembangan kemampuan akademik maupun profesional. Program ini juga memperluas wawasan kami mengenai dunia kerja di bidang desain komunikasi visual," tuturnya.

Melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026, mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di dunia kerja, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai karya desain grafis yang mendukung aktivitas komunikasi dan publikasi Rumah BUMN Solo. Program ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan industri kreatif. (Sofyan)


Baca juga: PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top