Guru dan Tendik SD Muhammadiyah 16 Karangasem Ikuti Capacity Building di Kemuning

Print Friendly and PDF



Guru dan Tendik SD Muhammadiyah 16 Karangasem Ikuti Capacity Building di Kemuning

KARANGANYAR – majalahlarise.com – Sebanyak 49 guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah 16 Karangasem Surakarta mengikuti touring sekaligus capacity building di Kemuning, Karanganyar, Sabtu (3/8/2026). Kegiatan bertajuk Recharge Spirit, Rebuild Teamwork tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan kerja sama keluarga besar sekolah.

Rombongan yang dipimpin Kepala SD Muhammadiyah 16 Karangasem Surakarta, Maghfirotun Na’imah, berangkat dari Solo menuju Kemuning dengan perjalanan sekitar 1 jam 15 menit. Sebanyak 21 sepeda motor digunakan dalam kegiatan tersebut, ditambah empat armada roda empat untuk guru dan tenaga kependidikan yang belum memungkinkan menempuh perjalanan jauh menggunakan kendaraan roda dua.

Setibanya di Kemuning, rombongan singgah di Resto Bale Botram yang memiliki fasilitas arena indoor dan outdoor. Selain menjadi ruang rekreasi bersama, lokasi tersebut digunakan untuk mengikuti agenda utama berupa capacity building dengan menghadirkan Faris Isnawan, founder Esensial Training dan Consulting.

“Kegiatan touring bersama ini untuk membangun kebersamaan, apalagi banyak guru-guru muda yang masih suka berpetualang. Sedangkan guru tendik yang belum memungkinkan berkendara jarak jauh disediakan empat armada roda empat,” ujar Maghfirotun Na’imah.


Dalam sesi capacity building, Faris mengangkat pentingnya service excellence dalam meningkatkan kualitas layanan sekolah. Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya menjadi tanggung jawab wali kelas ketika berinteraksi dengan orang tua siswa, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh unsur sekolah.

“Service excellence dari garda depan hingga bagian belakang menjadi kunci kepuasan pelanggan. Orang tua siswa bukan lagi raja, melainkan mitra dalam mendidik,” jelas Faris.

Ia menjelaskan, sekolah perlu memiliki standar operasional prosedur (SOP) pelayanan yang jelas sekaligus dinamis. SOP tersebut mencakup seluruh lini pelayanan, mulai wali kelas, guru mata pelajaran, tata usaha, keamanan, kantin hingga petugas kebersihan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00 WIB tersebut juga diisi sesi refleksi yang dipandu Waka Kesiswaan, Deby, bersama Alfa dari tim humas MunasSka Official. Sesi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk melakukan evaluasi, membangun komunikasi, sekaligus memperkuat komitmen bekerja sebagai satu tim.

Guru Tahfidz, Ustaz Sumadi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, agenda bersama seperti ini memberi kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk lebih dekat secara personal sehingga tercipta hubungan kerja yang semakin solid.

“Kegiatan ini sangat positif karena dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan saling mengenal, dan membangun budaya saling menguatkan di antara keluarga besar sekolah,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize berupa berbagai peralatan rumah tangga. Setelah seluruh rangkaian selesai, rombongan kembali melakukan touring menuju Solo dengan membawa semangat baru untuk memperkuat teamwork dan memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik. (Sofyan)


Baca juga: Murid SD Muhammadiyah 1 Solo Belajar Jurnalistik Lewat Smartphone


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top