Gelorakan Kemerdekaan, 479 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Lomba Edukatif hingga Life Skill

Print Friendly and PDF

Siswa saat mengikuti lomba student smart.

Gelorakan Kemerdekaan, 479 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Lomba Edukatif hingga Life Skill

Solo - majalahlarise.com - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo. Sebanyak 479 murid mengikuti semarak lomba kemerdekaan di lingkungan sekolah, Jumat (14/8/2026).

Mengusung tema “Anak Indonesia Hebat, Sehat, dan Berprestasi”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarmurid. Beragam perlombaan dirancang sebagai sarana edukasi untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, karakter, kebugaran, serta semangat nasionalisme murid.

Sejak pukul 07.30 WIB, murid kelas I hingga VI tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan yang digelar di halaman dan ruang-ruang kelas. Suasana sekolah semakin semarak dengan dekorasi bernuansa merah putih, diiringi tepuk tangan, sorak penyemangat, dan keceriaan para murid.

Ketua panitia penyelenggara, Ayu Retnoningsih Rahayu Sunarsih, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan hiburan yang edukatif sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan kepada murid.

“Selain menjadi sarana hiburan yang edukatif, kegiatan ini bertujuan memupuk gotong royong, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta mengenang perjuangan para pahlawan. Tiga belas lomba yang dihadirkan sangat bervariasi untuk mengasah berbagai aspek kecerdasan anak, mulai dari seni, keagamaan, hingga ketangkasan fisik,” jelasnya.

Sebanyak 13 cabang lomba dikelompokkan ke dalam empat kategori, yakni seni dan kreativitas, keagamaan, ketangkasan fisik, serta keterampilan hidup atau life skill.

Pada kategori seni dan kreativitas, murid menuangkan imajinasi dan bakat melalui lomba mewarnai, menggambar, menyanyi, membaca puisi, mendongeng, serta menghias kelas. Khusus lomba menghias kelas, seluruh murid dilibatkan untuk membangun kerja sama dan kekompakan dalam menciptakan lingkungan kelas yang menarik.

Sementara itu, kategori keagamaan diisi dengan lomba hafalan doa sehari-hari dan hafalan Juz Amma. Melalui kegiatan tersebut, semangat perayaan kemerdekaan dipadukan dengan penguatan karakter religius dan pembiasaan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Keseruan juga terlihat pada kategori ketangkasan fisik dan life skill. Murid mengikuti lomba estafet karet, student smart, dan Senam Anak Indonesia Hebat. Sementara untuk melatih kemandirian dan keterampilan sehari-hari, panitia menghadirkan lomba melipat baju dan menyetrika baju.

Lomba life skill tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian karena murid ditantang menyelesaikan aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mereka dituntut teliti, rapi, mandiri, dan berhati-hati dalam menyelesaikan setiap tahapan.

Salah satu murid kelas III, Naura Rania Muchtar, mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti lomba melipat baju.

“Awalnya aku merasa gugup karena harus praktik mengancingkan seragam di hadapan peserta yang lain. Tapi aku langsung teringat pesan Mama untuk tidak terburu-buru saat mengaitkan kancing ke dalam lubang baju,” ujarnya.

Untuk memastikan kompetisi berlangsung sesuai tahap perkembangan murid, sistem penilaian dibedakan berdasarkan jenjang kelas. Kategori kelas bawah mencakup kelas I–III, sedangkan kategori kelas atas mencakup kelas IV–VI.

Panitia menyiapkan tiga bingkisan dan piagam penghargaan bagi para juara pada masing-masing kategori di setiap cabang perlombaan. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berkompetisi sekaligus apresiasi atas keberanian, kreativitas, dan usaha murid.

Rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo selanjutnya akan ditutup pada Senin (17/8/2026) melalui upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang lomba semarak kemerdekaan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui perlombaan, tetapi juga dihidupkan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Murid diajak memahami bahwa menjadi anak Indonesia yang hebat berarti berani berkarya, mampu bekerja sama, mandiri, sehat, serta memiliki semangat untuk terus berprestasi. (Sofyan)


Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Sukoroyom Kulon Giritontro Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top