Belajar dan Membelajarkan Pragmatik dalam Perspektif Linguistik Kontemporer sebagai Perwujudan Memahami Teks, Koteks, dan Konteks dalam Multikonteks Kehidupan Era Digital

Print Friendly and PDF

Belajar dan Membelajarkan Pragmatik dalam Perspektif Linguistik Kontemporer sebagai Perwujudan Memahami Teks, Koteks, dan Konteks dalam Multikonteks Kehidupan Era Digital

 

Oleh: Prof. Dr. Muhammad Rohmadi,S.S. M.Hum.

Guru Besar Bidang Pragmatik dan Pembelajaran Pragmatik

Dosen PBSI FKIP UNS, Penggiat Literasi Arfuzh Ratulisa, & DIKLISA

Email: rohmadi_dbe@yahoo.com/Youtube/Tiktok: M. Rohmadi Ratulisa


Prof. Dr. Muhammad Rohmadi,S.S. M.Hum.


“Kawan, indahnya cerita dengan rajutan kata kala senja telah membuka mata, rasa, karsa, dan cipta dalam keheningan dan kesunyian pelukan rembulan dini hari”


       Rasa syukur kepada Tuhan Yang maha Esa telah memberikan kesempatan dan ruang berliterasi dengan ratulisa (rajin menulis dan membaca) atas kesempatan yang diberikan oleh Saudara Julia M. Arumia untuk menjadi pembaca pertama dan sekaligus memberikan komentar dan pengantar untuk buku yang luar biasa. Kesuksesan seorang dosen bukan diukur pada harta benda dan jabatan yang diperoleh dan dijalaninya tetapi akan lebih berharga saat melahirkan tulisan artikel atau buku yang dapat dibagikan ilmunya sebagai nilai amal jariah dan memiliki nilai kemaslahatan untuk umat sepanjang hayat. Selamat dan sukses untuk Saudara Julia M. Arumia yang telah berhasil dan sukses menulis ide cemerlang dan menerbitkan buku berjudul “Pragmatik dalam Perspektif Linguistik Kontemporer” yang sangat motivatif dan inspiratif.

       Belajar linguistik fungsional khususnya pragmatik harus terus memiliki reportoar multikonteks kehidupan sesuai dengan perkembangan teknologi kekinian. Hal ini sebagai salah satu upaya agar pemahaman teks, koteks, dan konteks yang digunakan untuk memahami maksud dibalik ujaran seorang penutur dapat sesuai yang dimaksud oleh penutur. Pemahaman ini sangat berkaitan dengan pemahaman pragmatik kehidupan dalam perspektif linguistik kontemporer. Tulisan tersebut sangat menarik karena mengkaji dan membahas pragmatik dalam perspektif linguistik kontemporer yang sangat komprehensif secara teoritik dan praktik. Dengan demikian pembaca akan dapat menjelajahi rimba kata dengan aneka makna teks yang melibatkan koteks dan konteks kehidupan secara komprehensif.

       Kehadiran buku tersebut sangat bermanfaat bagi para pembelajar pragmatik pemula yang harus memahami dasar-dasar pragmatik secara teoretik dan praktik. Komitmen untuk belajar pada teks, koteks, dan konteks yang terintegrasi dalam multikonteks kehidupan harus terus dilakukan. Hal ini sebagai bentuk pemahaman konteks secara menyeluruh dalam kehidupan dengan segala keanekaragamannya. Keberagaman konteks pembelajaran pragmatik yang memiliki multikonteks kehidupan era digital harus dipahami secara menyeluruh sesuai dengan situasi dan kondisi terkini. Keberagaman dan kelimpahan data digital akan menjadi sumber data kajian pragmatik dalam perspektif linguistik kontemporer yang sangat bervarasi dan komprehensif dalam multikonteks kehidupan.

       Keberagamaan data-data dalam konteks pragmatik, wacana kontekstual, sosiolinguistik dalam multikonteks kehidupan era digital tentu sangat menarik untuk dikaji dan dikritisi secara detail berdasarkan daya dukung fakta dan data empirik yang dideskripsikan secara menyeluruh. Kehadiran aneka data dan fakta dalam konteks pragmatic dalam perspektif linguistik kontemporer akan sangat memantik semangat belajar multignerasi NKRI secara bertahap dan menyeluruh. Kajian-kajian pragmatik, dan linguistik kontemporer era digital juga akan dapat membuka ruang pemahaman aneka penutur dan lawan tutur, konteks dan multikonteks kehidupan, implikatur, praaggapan, prinsip kerja sama, prinsip kesantunan, deiksis, siberpragmatik, psikopragmatik, dan juga aneka kasus yang dapat dikaji dan dikritisi dalam konteks pragmatik, analisis wacana, sosiolinguistik kontemporer era digital. Berdasarkan topik-topik yang disajikan dalam buku tersebut sangat menarik untuk terus berliterasi ratulisa dalam perspektif dan kajian pragmatik, analisis wacana, dan sosiolinguistik kontemporer yang berkelanjutan era digital. Topik-topik yang disajikan pada beberapa seksi pembahasan, antara lain: (1) Fondasi Pragmatik Kontemporer; (2) Teori-teori Inti Pragmatik; (3) Pragmatik, Wacana, dan Media Digital; (4) Pragmatik dalam Pendidikan Bahasa Indonesia; (5) Metode Penelitian dan Praktik Analisis; (6) Arah Masa Depan Pragmatik Indonesia. Semua topik-topik tersebut menggambarkan kedalaman dan keterkaitan multikonteks kehidupan dalam pembahasan pragmatik dan wacana kontemporer era digital yang beraneka ragam. Keunikan dan keunggulan buku tersebut telah memberikan deskripsi menyeluruh sebagai buku rujukan akademik dalam kajian pragmatik dan wacana kontemporer didasarkan pada tujuan pembelajaran, topik-topik pembahasan, contoh-contoh analisis dengan multikonteks kehidupan yang sangat lengkap sebagai daya dukung dan daya pragmatik pada teks, koteks, dan konteks pragmatik dan wacana kontemporer era digital yang berkelanjutan.

       Kehadiran tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu buku alternatif bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 yang ingin mengkaji pragmatik dalam perspektif linguistik kontemporer dalam multikonteks kehidupan secara berkelanjutan. Kehadiran buku ini akan dapat memantik semangat para pembelajar pemula bidang pragmatik, analisis wacana, sosiolinguistk, ilmu komunikasi, hubungan komunikasi internasional, dan kajian-kajian keilmuan lain bidang sosial humaniora yang relevan dalam perspektif linguistik kontemporer. Dengan demikian, para penggiat literasi dan pembelajar pragmatik, analisis wacana, sosiolinguistik kontemporer akan dapat menemukan aneka hal yang baru serta dapat berbagi cerita dalam multikonteks pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis teks, koteks, dan konteks pragmatik dan analisis wacana kontemporer era digital secara bertahap dan berkelanjutan. Ruang kajian untuk pengembangan diri dengan berliterasi Ratulisa (rajin menulis dan membaca) Bersama Komunitas DIKLISA (Dialog Pendidikan, Literasi, Bahasa, dan Sastra) akan terus berkembang dan menghasilkan banyak karya inovatif bagi mahasiswa, guru, dosen, penggiat literasi, dan Masyarakat luas.

       Akhirnya ucapan selamat dan sukses atas kehadiran buku tersebut yang ada di tangan Bapak dan Ibu pembaca yang Budiman, semoga bermanfaat, maslahat, dan berkah. Buku tersebut akan dapat menemani para pembelajar pragmatik, analisis wacana, dan sosiolinguistik dalam perspektif linguistik kontemporer berbasis multikonteks kehidupan secara terus-menerus dan berkelanjutan. Selamat menjelajahi belantara keilmuan pragmatik, analisis wacana, dan sosiolinguistik dalam perspektif linguistik kontemporer yang juos guandhos puoll dan hebat luar biasa bagi kemajuan dan kejayaan multigenerasi NKRI sebagai generasi emas Indonesia 2045 yang akan datang.

#Tulisan ini merupakan resensi dan sekaligus pengantar buku berjudul “Pragmatik dalam Perspektif Linguistik Kontemporer” yang ditulis oleh Julia M. Arumia, salah satu dosen PBSI FKIP UNTAD Palu#

“Bergerak dan menggerakkan semangat multigeneras NKRI untuk terus berliterasi dengan Ratulisa (rajin menulis dan membaca) merupakan giat mulia dunia akhirat sebagai bentuk nyata ilmu dan amal jariah yang akan mengalir pahalanya sepanjang hayat”

Istana Arfuzh Ratulisa dan Diklisa Surakarta, 23 Juli 2026


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top