Poltekkes Bhakti Mulia Hadirkan Ustadz Handy Bonny, Ajak Mahasiswa Temukan “Tempat Pulang” Saat Lelah

Print Friendly and PDF

Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo menghadirkan dai muda Ustadz Handy Bonny dalam Kajian Akbar bertema “Saat Lelah, Kemana Harus Pulang?”


Poltekkes Bhakti Mulia Hadirkan Ustadz Handy Bonny, Ajak Mahasiswa Temukan “Tempat Pulang” Saat Lelah

SUKOHARJO - majalahlarise.com – Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo menghadirkan dai muda Ustadz Handy Bonny dalam Kajian Akbar bertema “Saat Lelah, Kemana Harus Pulang?”. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusias tersebut menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan civitas akademika untuk memperkuat spiritualitas di tengah berbagai tantangan kehidupan dan dunia kesehatan yang penuh tekanan.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Bhakti Mulia, Deden Dermawan, S.Kep., M.Kep, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada panitia, civitas akademika, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kajian akbar ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, profesionalisme, dan kekuatan rohani.


"Kajian ini kami selenggarakan sebagai upaya membekali mahasiswa dan seluruh staf dengan penguatan spiritual. Kami berharap seluruh civitas akademika mampu menyeimbangkan tuntutan akademik maupun profesional dengan kedekatan kepada Allah SWT," jelas Deden.

Ia menambahkan, profesi di bidang kesehatan memiliki tingkat tekanan yang tinggi sehingga setiap tenaga kesehatan perlu memiliki fondasi mental dan spiritual yang kuat.

"Di tengah padatnya aktivitas di dunia kesehatan yang penuh tekanan, setiap individu perlu memiliki tempat pulang yang tepat, yaitu kembali kepada nilai-nilai agama dan Allah SWT agar tetap memiliki mental yang tangguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Handy Bonny mengajak peserta memahami bahwa rasa lelah merupakan bagian dari perjalanan hidup setiap manusia. Namun, yang terpenting adalah mengetahui kepada siapa seseorang harus kembali ketika menghadapi berbagai persoalan.

"Bertahanlah untuk bertuhan di tengah gempuran begitu banyak ujian. Tidak ada satu pun yang bisa menghancurkan kehidupan kita selama kita ingat kepada siapa kita harus pulang," pesan Ustadz Handy Bonny yang disambut haru para peserta.

Ia juga menjelaskan bahwa doa bukanlah bentuk kelemahan, melainkan pengakuan atas kebesaran Allah SWT. Melalui analogi seekor cicak yang tetap berusaha mencari makan sesuai kemampuannya, Ustadz Handy Bonny mengajak peserta memahami makna ikhtiar dan tawakal.

Menurutnya, manusia wajib bekerja keras sesuai potensi yang dimiliki, tetapi tetap meyakini bahwa rezeki sepenuhnya merupakan ketetapan Allah SWT.

Selain itu, Ustadz Handy Bonny mengingatkan generasi muda agar menjadikan ajaran Islam sebagai kompas utama dalam setiap pengambilan keputusan. Dengan demikian, seseorang tidak mudah terjebak dalam ekspektasi duniawi yang semu dan tetap memiliki arah hidup yang jelas.

Melalui kajian bertema “Saat Lelah, Kemana Harus Pulang?” ini, Poltekkes Bhakti Mulia berharap seluruh peserta memperoleh energi baru untuk terus memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Kedekatan spiritual tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama, sekaligus memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan kesehatan yang melayani masyarakat. (Sofyan)


Baca juga: MIM Grinting Nogosari Gelar Seminar Parenting, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Madrasah


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top