GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Masjid di Eks Kampung Lokalisasi Solo Masuki Tahap Finishing, Panitia Ajak Masyarakat Titip Amal Jariyah
Masjid di Eks Kampung Lokalisasi Solo Masuki Tahap Finishing, Panitia Ajak Masyarakat Titip Amal Jariyah
SOLO - majalahlarise.com – Sebuah masjid yang berdiri di kawasan yang dahulu dikenal sebagai kampung lokalisasi di Kampung Cinderejo Lor, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, kini memasuki tahap finishing. Pembangunan rumah ibadah yang telah berlangsung lebih dari satu tahun itu menjadi simbol transformasi lingkungan sekaligus harapan baru bagi masyarakat setempat.
Masjid yang dibangun melalui swadaya masyarakat dan dukungan para donatur tersebut sempat mengalami penghentian pembangunan selama beberapa bulan akibat keterbatasan dana. Namun, berkat semangat warga dan kepedulian para dermawan, proses pembangunan kembali dilanjutkan dan kini terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah.
Koordinator Pelaksana Pembangunan Masjid, Mbah Wono, menjelaskan perjalanan pembangunan masjid tidaklah mudah. Meski sempat terhenti, panitia tetap optimistis rumah ibadah itu dapat segera diselesaikan.
"Alhamdulillah saat ini sudah dimulai kembali pembangunan masjidnya. Kami bersyukur karena masih banyak masyarakat yang peduli dan ikut membantu sehingga pembangunan bisa berlanjut," ujar Mbah Wono.
Menurutnya, keberadaan masjid bukan sekadar menjadi tempat melaksanakan salat berjemaah. Lebih dari itu, masjid diharapkan menjadi pusat pembinaan keagamaan, pendidikan, dan kegiatan sosial yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Cinderejo Lor.
Saat ini, panitia masih membutuhkan dukungan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan tahap akhir, di antaranya pemasangan keramik, pintu, mimbar, plafon, serta pengadaan perlengkapan ibadah. Karena itu, masyarakat luas diajak ikut berpartisipasi melalui sedekah pembangunan masjid.
"Kami berharap ada para donatur yang ikut bergabung bersedekah agar masjid segera selesai dan siap digunakan masyarakat. Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi bagian dari amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir," kata Mbah Wono.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai investasi amal jangka panjang. Menurutnya, setiap aktivitas ibadah, pembelajaran Al-Qur'an, maupun kegiatan dakwah yang berlangsung di masjid nantinya akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi siapa saja yang ikut berkontribusi dalam pembangunannya.
"Bayangkan, setiap orang yang salat di sini, setiap anak yang mengaji di sini, insyaallah pahalanya juga mengalir kepada kita yang ikut membangun. Ini kesempatan membuat sejarah sekaligus meninggalkan amal terbaik," tambahnya.
Ke depan, masjid ini direncanakan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat lima waktu, tetapi juga pusat kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), kajian keislaman, pembinaan generasi muda, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Pembangunan masjid di kawasan yang dahulu identik dengan lokalisasi tersebut menjadi bukti perubahan sosial yang nyata. Kehadiran rumah ibadah ini diharapkan mampu menghadirkan suasana religius sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat di Cinderejo Lor.
Panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan masjid melalui koordinator lapangan. Dukungan sekecil apa pun diharapkan dapat mempercepat rampungnya pembangunan sehingga masjid segera dapat dimanfaatkan sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat. (Riya/Sofyan)
Baca juga: Keteladanan: Fondasi Sukses yang Terlupakan dalam Pendidikan Kita
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...

Tidak ada komentar: