UNISRI Bekali 28 Wisudawan Terbaik dengan Sertifikasi Kompetensi BNSP, Perkuat Daya Saing Lulusan

Print Friendly and PDF

 


UNISRI Bekali 28 Wisudawan Terbaik dengan Sertifikasi Kompetensi BNSP, Perkuat Daya Saing Lulusan

Surakarta — majalahlarise.com - Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) terus mendorong lahirnya lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui program diklat dan uji kompetensi bagi wisudawan terbaik. Sebanyak 28 mahasiswa terpilih dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lulusan.

Ketua Panitia, Niken Larasati, menyampaikan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan. Ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki nilai penting bagi peserta.

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat hadir bersama dalam kegiatan yang sangat bermakna ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan peserta yang mengikuti program ini merupakan wisudawan terbaik yang memiliki komitmen lebih dalam mempersiapkan diri. Kesempatan ini, menurutnya, tidak diambil oleh semua mahasiswa.

“Tidak semua orang mengambil kesempatan ini. Ini adalah bentuk kesungguhan Saudara dalam mempersiapkan masa depan,” menguraikan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan Lembaga Sertifikasi Profesi UNISRI (LSP UNISRI) kini telah memiliki skema sertifikasi baru yang terverifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memastikan kompetensi lulusan diakui secara nasional.

“Ini adalah komitmen kami untuk memastikan kompetensi yang dimiliki benar-benar diakui dan relevan,” katanya.

Sementara itu, Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, menyampaikan program ini merupakan bentuk penghargaan bagi mahasiswa berprestasi sekaligus investasi kualitas lulusan.

“Wisudawan terbaik dari masing-masing prodi ini merupakan penghargaan. Artinya, wisudawan terbaik mendapatkan penghargaan berupa uji kompetensi dan nanti saat wisuda akan didahulukan. Dari 500-an mahasiswa, Anda termasuk yang terpilih,” jelasnya.

Ia menambahkan peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari BNSP yang berlaku selama tiga tahun. Program ini menjadi bagian dari langkah besar universitas dalam mendorong seluruh lulusan memiliki sertifikasi kompetensi.

“Universitas sebenarnya memprogramkan seluruh calon wisudawan harus bersertifikasi. Kami berharap di tahun 2027 sudah ada tujuh uji kompetensi di masing-masing fakultas. Saat ini universitas sudah mengadakan dua uji kompetensi, yaitu TOEFL dan uji kompetensi LSP,” menguraikan.

Melalui program ini, UNISRI tidak hanya membekali mahasiswa dengan ijazah, tetapi juga kompetensi terukur dan kemampuan personal yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Ini komitmen lembaga dengan harapan lulusan UNISRI memiliki kompetensi yang dapat dimanfaatkan saat lulus,” menuturkan.

Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif, di mana lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional. (Sofyan)


Baca juga: UPK PKBM Syifa Surakarta Diikuti 283 Warga Belajar, Ujian Pendidikan Kesetaraan Berbasis Komputer


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top