Peringati Nuzulul Qur’an, SMP Muhammadiyah PK Gelar Khataman Al-Qur’an

Print Friendly and PDF

Para siswa sedang membaca Al Quran dalam rangka kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an di sekolah.


Peringati Nuzulul Qur’an, SMP Muhammadiyah PK Gelar Khataman Al-Qur’an

Solo- majalahlarise.com -Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an di aula sekolah pada Senin (10/4/2023). Peringatan tersebut berisi kegiatan khataman Al-Qur’an dan Kajian Spirit Nuzulul Qur’an.

Muhdiyatmoko selaku Kepala SMP Muhammadiyah PK menjelaskan kegiatan khataman Al-Qur’an dilaksanakan untuk mengundang berkah dan rahmat Allah SWT. Ia pun mengajak kepada warga sekolah termasuk siswa dan guru serta karyawan untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan tadabur Al-Qur’an.

“Betapa ruginya jika kita diberikan kesempatan bertemu dengan Ramadan, tetapi kita tidak memanfaatkan untuk tadabur Al-Qur’an. Maka dari itu, mari kita targetkan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an sesuai dengan kemampuan masing-masing,” jelasnya.

Muhammad Arif Wicagsono selaku ketua panitia menjelaskan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an diikuti oleh siswa kelas 7, 8, dan 9 berjumlah 30 siswa. Kegiatan tersebut juga diikuti guru dan karyawan. 

Baca juga: SD Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar Pesantren Ceria Ramadan

“Teknis kegiatan khataman Al-Qur’an, setiap siswa diberikan kesempatan membaca masing-masing 1 juz sehingga jumlah total yang dibaca ada 30 juz. Termasuk guru dan karyawan juga sama,” jelasnya.

Muhammad Arif pun menambahkan setelah semua siswa sudah menyelesaikan membaca Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan kajian bertema Spirit Nuzulul Qur’an sebagai Motivasi Memperdalam Rasa Cinta terhadap Islam. Narasumber kajian tersebut adalah Ustaz Muk Andhim, Pembina Pondok Hj. Nuriyah Shobron, UMS.

“Rangkaian kegiatan ini dalam rangka meningkatkan karakter religius siswa dan kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Selain itu, terdapat pula kegiatan tahfiz camp yang digelar dalam waktu bersamaan. Tahfiz camp diikuti siswa-siswi program tahfiz,” jelasnya.

Sementara itu, Fadila Arsyad, guru bahasa Inggris mengaku sudah khatam Al-Qur’an sebanyak dua kali. Ia pun menargetkan bulan Ramadan tahun ini bisa tiga kali khatam Al-Qur’an.

“Al-Qur’an merupakan ayat suci yang mulia bahkan di mana pun dan kapan pun jika kita berdekatan dengan Al-Qur’an maka akan menjadi mulia seperti Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan Kota Mekkah,” jelasnya.

Arkan Danendra siswa kelas 8 juga merasa senang mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an. Kebetulan ia mendapatkan juz 21. “Saya bahagia mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an di sekolah. Kegiatan ini akan saya terapkan di rumah,” tandasnya. (Sofyan)

Baca juga: Paguyuban Wali Murid Kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono Mengadakan Pengajian dan Buka Puasa Bersama




Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top