GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Hubungi:
Telp/ WA : 082245929199
( https://wa.me/6282245929199 )
majalahlarise@gmail.com
Total Tayangan Halaman
CB Magazine »
Pendidikan
»
Seminar Nasonal Perbankan Syariah STIE Perbanas Surabaya
Seminar Nasonal Perbankan Syariah STIE Perbanas Surabaya
Posted by CB Magazine on Minggu, 18 Maret 2018 |
Pendidikan
![]() |
| Narasumber Delyuzar Syamsi, SE, M.BA (Komite Pemantau Resiko BNI Syariah) saat menyampaikan materi seminar |
SDM Perbankan Syariah Mendapat Perhatian BI
SURABAYA-majalahlarise.com-Di Indonesia, pelaku maupun aset ekonomi syariah berkembang secara eksponensial atau sangat pesat. Kondisi tersebut berpotensi mengalami risiko yang besar sehingga membutuhkan regulasi yang tepat. Perlunya membangun regulasi ini untuk mencegah kejahatan teknologi (Cyber Crime). Regulasi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia ini dirancang agar tidak mengekang inovasi yang dikembangkan karena inovasi di teknologi menjadi tulang punggungnya. Kondisi itulah yang disampaikan oleh Researcher Islamic Banking, Bank Indonesia Ali Sakti usai mengisi materi Seminar Nasional Perbankan di Auditorium Kampus 1 STIE Perbanas Surabaya. Sabtu (17/3/2018).
Pihaknya menegaskan risiko yang dihadapi oleh perbankan salah satunya terletak pada sistem yang dibangun. Sistem perbankan yang tidak mudah diintervensi oleh orang lain menjadi kepedulian dan konsennya. Di sinilah peran regulator, yakni selain menyehatkan industri, tetapi juga menjaga kepentingan dari nasabah. ”Saat ini kami sudah membuka Corner untuk penyelarasan perkembangan Fintech,” jelas Ali Sakti.
Bank Indonesia sebagai regulator berwewenang di sistem pembayaran, yakni media pembayaran yang dilakukan para pelaku fintech. Dalam konteks ini, Corner dibuka berguna untuk penyelarasan antara regulator dan praktisi. Nantinya, regulator akan mengetahui kemajuan teknologi yang dipakai sehingga pihaknya bisa mengidentifikasi peluang atau potensi risiko yang terkandung di setiap inovasi yang dilakukan.
Sementara itu, Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Lutfi, M.Fin., menyampaikan seminar nasional perbankan berfokus pada perbankan syariah ini diselenggarakan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa bahwa perbankan syariah pernah mengalami ekspansi hingga melebihi 40%. Akan tetapi, pekembangan tersebut tidak diikuti dengan kualitas sumber daya manusia sehingga menjadi problem bagi pemerintah. Di sini, mahasiswa diajak untuk mempersiapkan diri dan memberikan solusi atas problem yang dihadapi pemerintah. Di samping itu, beliau mendorong mahasiswanya untuk mengenal inovasi teknologi yang sudah diterapkan di perbankan syariah.
Salah satu mahasiswa peserta seminar, Roselina Yunarti mengaku perbankan syariah dan konvensional ternyata memiliki perbedaan yang cukup banyak. Dari sisi aturannya, perbankan syariah harus mengikuti prinsip-prinsip syariah yang diawasi langsung oleh Dewan Keuangan Syariah. ”Salah satu contohnya, perbankan syariah menggunakan prinsip bagi hasil (mudharabah) dan larangan unsur riba,” kesan Roselina. (Eko/Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...

Tidak ada komentar: