GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
SMA Negeri 1 Manyaran Genap 33 Tahun, Mantapkan Semangat Kridha Paramarta
![]() |
| Penyerahan potongan tumpeng oleh Kepala sekolah, Retno Winarni, S.S., M.Pd., kepada Ketua Komite Sugiyo sebagai simbol rasa syukur peringatan HUT ke-33 SMA Negeri 1 Manyaran. |
SMA Negeri 1 Manyaran Genap 33 Tahun, Mantapkan Semangat Kridha Paramarta
Wonogiri – majalahlarise.com – SMA Negeri 1 Manyaran memperingati hari ulang tahun ke-33 pada Senin (5/10/2026). Mengusung tema “Kridha Paramarta”, momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan sekolah sekaligus memperkuat komitmen untuk terus berkarya, berprestasi, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta bangsa.
Kepala SMA Negeri 1 Manyaran, Retno Winarni, S.S., M.Pd., menyampaikan usia 33 tahun merupakan perjalanan panjang yang diwarnai kerja keras, pengabdian, perjuangan, keberhasilan, tantangan, pengorbanan, dan berbagai pengalaman. Menurutnya, pada usia tersebut sekolah telah memasuki fase matang dengan sejarah, budaya, pengalaman, prestasi, serta nama baik yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Tema Kridha Paramarta kami maknai sebagai semangat untuk terus berkarya, bekerja nyata, memberikan yang terbaik, serta menghadirkan manfaat bagi sekolah, peserta didik, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Selama sekitar 11 bulan menjalankan amanah sebagai kepala sekolah, Retno melihat potensi besar yang dimiliki SMA Negeri 1 Manyaran. Potensi tersebut mencakup dedikasi guru dan tenaga kependidikan, talenta peserta didik, serta dukungan orang tua, komite, alumni, dan masyarakat.
![]() |
| Penampilan potensi siswa dalam seni tari. |
Berbagai upaya pengembangan terus dilakukan untuk mewujudkan sekolah yang mantap, berintegritas, ramah anak, dan inklusif. Penguatan dilakukan melalui bidang akademik, keterampilan, kewirausahaan, hingga pendidikan karakter.
Salah satunya melalui pengaktifan kembali koperasi sekolah. Koperasi tidak hanya diarahkan sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk menumbuhkan tanggung jawab, kejujuran, gotong royong, kewirausahaan, dan kemandirian.
“Pendidikan karakter kami perkuat agar peserta didik tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli, mampu bekerja sama, dan berintegritas,” jelasnya.
Retno mengibaratkan SMA Negeri 1 Manyaran sebagai sebuah pohon yang telah tumbuh besar. Akar menjadi simbol sejarah dan nilai-nilai yang ditanamkan para pendahulu. Batang menggambarkan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh keluarga besar sekolah. Cabang merupakan berbagai program dan inovasi, daun menjadi proses pembelajaran, sedangkan buah adalah peserta didik dan alumni.
“Karena itu, sekolah tidak cukup hanya bertambah usia. Sekolah harus terus menghasilkan prestasi, karakter, inovasi, dan kontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
![]() |
| Penampilan pemenang lomba menyanyi mars SMA Negeri 1 Manyaran. |
Ia berharap peringatan usia 33 tahun tersebut menjadi titik tolak untuk melangkah lebih baik, bukan menjadi titik akhir. Retno juga menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu, mantan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua, alumni, panitia, peserta didik, sponsor, serta seluruh pihak yang selama 33 tahun telah memberikan kontribusi bagi kemajuan SMA Negeri 1 Manyaran.
“Semangat Kridha Paramarta mengajak seluruh keluarga besar sekolah hadir dalam karya, bergerak melalui kolaborasi, berprestasi dengan integritas, dan mengabdi untuk negeri demi mewujudkan SMA Negeri 1 Manyaran yang semakin unggul dan bermartabat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Christus Parus Wahyu Cahyo Pinilih, menyampaikan rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 24 September 2026. Kegiatan diawali dengan bola voli antarsekolah se-Wonogiri, senam bersama, serta aksi kebersihan dan peduli lingkungan.
Rangkaian berlanjut dengan jalan sehat, sharing alumni, cek kesehatan gratis dari Puskesmas, servis gratis Honda, lomba Mas dan Mbak, ekshibisi futsal putri, serta lomba konten kreator.
Kegiatan juga diisi debat Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos), lomba paduan suara, Jumat Religi, serta wawasan kebangsaan yang bekerja sama dengan TNI dan Polri. Kolaborasi tersebut direncanakan berlanjut setiap bulan sebagai sarana memberikan wawasan tentang kebangsaan, nasionalisme, dan kedisiplinan kepada siswa.
“Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan hasil kerja keras dan kreativitas para siswa. Guru memberikan arahan dan pendampingan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” kata Christus.
Puncak peringatan dilaksanakan pada 5 Oktober dengan lomba tumpeng dan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh siswa, guru, panitia, serta sponsor yang telah mendukung seluruh rangkaian acara.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi SMA Negeri 1 Manyaran untuk terus maju sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja.
Di sisi lain, Ketua Komite SMA Negeri 1 Manyaran, Sugiyo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar. Menurutnya, kegiatan dapat terlaksana berkat kerja keras panitia, dukungan berbagai pihak, serta niat yang ikhlas.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berjuang menyukseskan acara. Menurut Sugiyo, angka 33 memiliki makna tersendiri yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah.
“Angka 33 ini bisa menjadi inspirasi. Dalam ibadah, tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing dibaca 33 kali. Karena itu, kami berharap peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga membawa nilai kerohanian dan keberkahan bagi seluruh warga SMA Negeri 1 Manyaran serta para tamu yang hadir,” jelasnya.
Terkait berbagai perlombaan, Sugiyo menjelaskan SMA Negeri 1 Manyaran sebagai tuan rumah berupaya memberikan kesempatan kepada para tamu untuk berprestasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan upaya menjaga hubungan baik agar peserta dari luar sekolah dapat kembali berpartisipasi pada kegiatan berikutnya.
“Kami berharap seluruh rangkaian acara ini dapat memberikan kebahagiaan, inspirasi, serta mempererat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat,” pungkasnya.(Sofyan)
Baca juga: UNISRI Perkuat Jejaring Akademik di Lubuklinggau, Jalin Kerja Sama dengan UNPARI dan UNMURA
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Ziarah Agung Mbah Kyai Nur Suhud, Rawat Jejak Dakwah Ulama Keraton Kartosura di Nguter SUKOHARJO – majalahlarise.com – Warga Nahdlatul Ulam...



Tidak ada komentar: