GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
PPL Kelas 2 SD Muhammadiyah PK Banyudono Belajar Seni Payung Lukis di Juwiring
PPL Kelas 2 SD Muhammadiyah PK Banyudono Belajar Seni Payung Lukis di Juwiring
KLATEN – majalahlarise.com – Sebanyak 112 siswa kelas 2 SD Muhammadiyah PK Banyudono mengikuti Pembelajaran Pengalaman Lapangan (PPL) dengan mengunjungi sentra kerajinan Payung Lukis Ngudi Rahayu, Juwiring, Klaten, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut didampingi tujuh guru dan dipimpin Ustadzah Maya selaku ketua panitia. Turut mendampingi siswa yakni Ustadz Danang, Ustadzah Muna, Ustadz Nur, Ustadz Habibi, Ustadz Wawan, dan Ustadzah Elsa.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan secara langsung dengan salah satu kekayaan budaya Indonesia berupa seni payung lukis. Siswa tidak hanya melihat hasil kerajinan, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenai proses pembuatan serta nilai seni dan budaya yang terkandung di dalamnya.
Rombongan diterima Mas Adam selaku Ketua Paguyuban/Komunitas Payung Lukis Ngudi Rahayu. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka menikmati pembelajaran di luar kelas sekaligus mengenal lebih dekat salah satu warisan budaya yang berkembang di lingkungan sekitar.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Pd., S.Si., MM, menjelaskan pembelajaran perlu diperkaya dengan pengalaman nyata agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya bangsa.
“Pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman secara langsung agar mereka dapat melihat, memahami, dan menghargai kekayaan budaya yang ada di sekitar mereka,” ujarnya.
Menurutnya, pengenalan budaya sejak usia dini menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa. Melalui interaksi langsung dengan pelaku budaya, siswa dapat memahami proses sekaligus nilai yang terdapat dalam sebuah karya tradisional.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia. Anak-anak tidak cukup hanya mengenal budaya melalui buku, tetapi juga perlu melihat, merasakan, dan berinteraksi langsung dengan para pelaku budaya,” jelas Pujiono.
Kegiatan PPL tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang memberikan ruang kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan jiwa nasionalisme serta kepedulian terhadap pelestarian budaya Indonesia.
Melalui PPL kelas 2, SD Muhammadiyah PK Banyudono berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Belajar di kelas untuk memahami, belajar di lapangan untuk mengalami, serta belajar dari budaya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Indonesia. (Sofyan)
Baca juga: LDKO OSIS SMA Veteran 1 Sukoharjo Digelar, Bekali Siswa dengan Karakter Kepemimpinan
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Bupati dan wakil bupati Boyolali Agus Irawan dan Dwi Fajar saat berdoa acara slup slupan. Bupati dan Wakil Bupati Boyolali Agus Irawan dan D...

Tidak ada komentar: