Wujudkan Budaya K3L di Gedung Bertingkat, Mahasiswa Univet Bantara Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Print Friendly and PDF

Abdul Aziz, menggelar pelatihan dan simulasi tanggap darurat di Kantor Pusat PT Reka Patria Ekaguna, Gandaria 8 Office Tower Lantai 5, Jakarta Selatan.




Wujudkan Budaya K3L di Gedung Bertingkat, Mahasiswa Univet Bantara Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

JAKARTA – majalahlarise.com – Keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan (K3L) menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan di area perkantoran bertingkat. Hal tersebut mendorong mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Abdul Aziz, menggelar pelatihan dan simulasi tanggap darurat di Kantor Pusat PT Reka Patria Ekaguna, Gandaria 8 Office Tower Lantai 5, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dalam program “Univet Berdampak”. Kegiatan mengusung tema “Sinergi Kampus dan Masyarakat dalam Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Produk Unggulan Daerah Melalui Inovasi dan Kolaborasi”.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerapan keilmuan Kesehatan Masyarakat, khususnya spesialisasi K3L, pada komunitas pekerja (working community) di lingkungan perkantoran modern.

Simulasi Evakuasi Darurat (Emergency Drill) secara real-time.

Abdul Aziz, mahasiswa KKN dengan NIM 2551700011, menjelaskan risiko keselamatan kerja tidak hanya terdapat di sektor manufaktur maupun konstruksi. Lingkungan perkantoran bertingkat juga memiliki potensi bahaya yang membutuhkan kesiapsiagaan pekerja.

“Potensi bahaya seperti kebakaran akibat korsleting listrik maupun bencana gempa bumi memerlukan kesiapsiagaan sumber daya manusia yang terstruktur dan terlatih. Tanpa simulasi real-time, risiko kepanikan massal saat evakuasi dapat meningkatkan potensi kerugian jiwa maupun material,” ungkap Aziz.

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi dan sosialisasi teori pada 12–13 Agustus 2026. Materi yang diberikan meliputi Fire Safety Management (FSM), regulasi K3 perkantoran, serta teknik perlindungan diri ketika terjadi gempa bumi menggunakan metode Drop, Cover, and Hold On.

Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi dengan pengukuran melalui pretest dan posttest. Evaluasi tersebut digunakan untuk melihat perubahan pemahaman karyawan setelah mendapatkan materi K3L.


Puncak kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026 melalui Simulasi Evakuasi Darurat (Emergency Drill) secara real-time. Ketika alarm darurat dibunyikan secara simulatif, karyawan diarahkan oleh Tim Floor Warden yang menggunakan atribut helm dan rompi K3.

Para karyawan kemudian bergerak secara tertib melalui tangga darurat (emergency stairs) dari Lantai 5 menuju titik kumpul aman (Assembly Point) di luar gedung. Selama proses evakuasi, peserta tidak menggunakan lift.

Setibanya di titik kumpul, kegiatan dilanjutkan dengan prosedur presensi ulang (headcount). Prosedur tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel telah keluar dari gedung dan tidak ada karyawan yang tertinggal.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman karyawan mengenai K3L setelah mengikuti sesi edukasi. Proses pengosongan gedung juga berlangsung lancar dan aman dengan menerapkan prosedur evakuasi yang telah diberikan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nur Ani, S.K.M., M.K.K.K., mengapresiasi pelaksanaan KKN Mandiri tersebut sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Pihak manajemen PT Reka Patria Ekaguna melalui Departemen HRD & QHSE juga menyambut positif kegiatan tersebut. Pelatihan dan simulasi dinilai memberikan kontribusi terhadap penguatan safety culture serta mendukung kepatuhan terhadap standar keselamatan pada gedung bertingkat.

Melalui KKN Mandiri ini, kesiapsiagaan tanggap darurat di lingkungan PT Reka Patria Ekaguna diharapkan dapat terus dipelihara secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Univet Bantara Sukoharjo dan dunia industri dalam penerapan ilmu Kesehatan Masyarakat, khususnya bidang K3L. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top