Merawat Bahasa, Menjaga Budaya: Seleksi FTBI Sub Rayon 01 Wonogiri

Print Friendly and PDF

Ketua MKKS Sub Rayon 01, Budi Sudaryatmo, memberikan piala serta piagam penghargaan kepada pemenang lomba FTBI.


Merawat Bahasa, Menjaga Budaya: Seleksi FTBI Sub Rayon 01 Wonogiri

Wonogiri – majalahlarise.com – Sebanyak 120 peserta dari 21 SMP di wilayah Sub Rayon 01 mengikuti Seleksi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di SMP Negeri 3 Wonogiri, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Jawa.

Kegiatan diawali upacara pembukaan yang berlangsung tertib. Ketua MGMP Bahasa Jawa Sub Rayon 01, Mugiyono, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, Ketua MKKS Sub Rayon 01, Budi Sudaryatmo, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi seleksi FTBI.

Dalam sambutannya, Budi Sudaryatmo menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Menurutnya, FTBI tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya nguri-uri basa lan budaya Jawa.


“FTBI bukan hanya untuk berkompetisi dan meraih prestasi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya nguri-uri basa lan budaya Jawa. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap bahasa serta budaya daerahnya,” ujarnya.

Seleksi FTBI Sub Rayon 01 mempertandingkan tujuh cabang lomba. Setiap sekolah mengirimkan satu peserta pada masing-masing cabang. Tiga peserta terbaik dari setiap cabang ditetapkan sebagai juara, sedangkan juara I dan II berhak melanjutkan ke tingkat Kabupaten Wonogiri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan lomba. Para siswa berusaha menampilkan kemampuan terbaik dengan bekal persiapan yang telah dilakukan sebelumnya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut memberikan pengalaman bagi peserta untuk meningkatkan keberanian, mengembangkan kemampuan berbahasa, serta mengenal lebih dekat budaya Jawa.

Pelaksanaan Seleksi FTBI diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat kecintaan generasi muda terhadap bahasa Jawa. Semangat nguri-uri basa lan budaya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. (Sofyan)


Baca juga: SMP Negeri 4 Wonogiri Dorong Transformasi Pembelajaran melalui Teknologi Digital


Tidak ada komentar:

Write a Comment

⬆
Top