GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Lolos Kurasi, Karya Poster Mahasiswa DKV ISI Surakarta Dipajang dalam Re:Rasa Poster International Biennale 2026
Lolos Kurasi, Karya Poster Mahasiswa DKV ISI Surakarta Dipajang dalam Re:Rasa Poster International Biennale 2026
JAKARTA - majalahlarise.com - Karya mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta berhasil menembus ajang internasional Re:Rasa Poster International Biennale 2026. Poster karya Frian Abadi tersebut lolos tahap kurasi dan dipamerkan bersama desainer dari berbagai negara.
Mengusung tema “Re: Think, Re: Make, Re: Act”, Re:Rasa Poster International Biennale 2026 menghadirkan karya para desainer dari dalam dan luar negeri dengan beragam isu, mulai sosial, lingkungan, budaya, hingga persoalan kemanusiaan global.
Frian Abadi, mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta angkatan 2025 asal Batang, Jawa Tengah, menampilkan karya berjudul Displaced. Karyanya bersanding dengan 88 desainer, akademisi, praktisi, dan seniman dari 25 negara.
Poster tersebut dikerjakan selama tiga hari menggunakan teknik editing dan ilustrasi vektor. Melalui karya visual monokromatik, Frian menghadirkan pesan tentang kehancuran alam dan hilangnya habitat satwa akibat eksploitasi dan keserakahan manusia.
Pada bagian utama poster, tampak potret seekor rusa yang meneteskan air mata sebagai representasi emosional satwa liar yang kehilangan tempat hidupnya. Pesan tersebut diperkuat melalui metafora visual pada tanduk rusa yang bertransformasi menjadi dahan dan ranting pohon kering dengan daun-daun berguguran.
Visual tersebut menyiratkan keterkaitan antara kehidupan satwa dan kelestarian hutan yang tidak dapat dipisahkan. Ketika hutan rusak, ruang hidup satwa pun ikut terancam.
Sementara itu, latar belakang poster didominasi tumpukan kayu gelondongan hasil tebangan yang membentang hingga cakrawala. Visual tersebut menggambarkan realitas deforestasi dalam skala besar.
Dengan tipografi vertikal “SAVE THE EARTH”, karya Displaced menjadi sebuah ajakan sekaligus teguran untuk menjaga bumi. Poster itu menyampaikan pesan bahwa perusakan hutan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga merenggut ruang hidup makhluk yang bergantung di dalamnya.
Re:Rasa Poster International Biennale 2026 digagas Program Studi DKV Fakultas Ilmu Rekayasa Universitas Paramadina. Ajang ini merupakan hasil kolaborasi Universitas Paramadina dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, ASPRODI DKV Indonesia, AIDIA atau Asosiasi Desainer Grafis Indonesia, Selasar Art Space (Selasart), dan ASEDAS Malaysia.
Ajang tersebut resmi dibuka Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, di Jakarta, Jumat (31/7/2026). Pameran berlangsung selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, di Kampus Universitas Paramadina, Jakarta.
Frian mengaku tidak menyangka karyanya dapat lolos tahap kurasi dan dipamerkan dalam ajang internasional tersebut.
“Saya sangat senang sekali dapat lolos dalam pameran internasional ini. Saya tidak menyangka karya saya bisa lolos dan dipajang sejajar dengan para desainer profesional dari berbagai negara dalam event Re:Rasa Poster Biennale,” ungkap Frian dalam rilis yang dikirim.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang desain dan lebih produktif mengikuti berbagai kegiatan.
“Ke depan, saya berharap bisa lebih semangat dan produktif dalam mengikuti event pameran maupun perlombaan yang berkaitan dengan desain,” tambahnya.
Dosen DKV FSRD ISI Surakarta sekaligus pembimbing Frian, Basnendar Herry Prilosadoso, mengapresiasi pencapaian mahasiswa bimbingannya tersebut. Menurutnya, kompetensi mahasiswa perlu terus ditingkatkan melalui pengalaman langsung mengikuti pameran maupun kompetisi di luar kampus.
“Mahasiswa perlu berani mencoba dan mengikuti kegiatan pameran maupun kompetisi di luar kampus, khususnya di tingkat internasional. Hal ini penting agar mahasiswa memiliki pengalaman sekaligus dapat meningkatkan kompetensinya,” ujar Basnendar.
Ia berharap semakin banyak mahasiswa yang berani menunjukkan karya dan kemampuannya di berbagai ajang nasional maupun internasional.
Keberhasilan Frian Abadi lolos dalam Re:Rasa Poster International Biennale 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa DKV ISI Surakarta mampu menghadirkan karya visual yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyampaikan pesan kritis terhadap persoalan global, khususnya isu lingkungan dan kelestarian alam. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...

Tidak ada komentar: