Batman Pun Sakit Gigi, Sanggar Bhineka Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gigi Gratis

Print Friendly and PDF

Batman saat ikut periksa kesehatan gigi.


Batman Pun Sakit Gigi, Sanggar Bhineka Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gigi Gratis

SUKOHARJO – majalahlarise.com – Ada yang menarik dalam kegiatan memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional di Sanggar Bhineka Kabupaten Sukoharjo. Sejumlah relawan tampil mengenakan kostum superhero, mulai dari Batman hingga Spiderman, untuk mendampingi anak-anak yatim dan duafa menjalani pemeriksaan serta pengobatan gigi gratis.

Kegiatan bertajuk “Kesehatan Gigi Milik Semua Anak Indonesia” tersebut digelar Sanggar Bhineka pada Jumat (11/9/2026), sehari menjelang peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang jatuh pada 12 September. Kegiatan menghadirkan dokter gigi Rina Wahyu Utami dari Esem Dental Care beserta tim.

Sekitar 21 orang yang terdiri atas anak-anak yatim dan duafa murid Sanggar Bhineka serta guru dan relawan sanggar mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gigi secara gratis.

Pendiri Sanggar Bhineka, Danar, mengatakan penggunaan kostum superhero sengaja dilakukan untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus mengurangi rasa takut anak saat menjalani pemeriksaan gigi.

Anak-anak yatim dan duafa murid Sanggar Bhineka serta guru dan relawan sanggar mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gigi secara gratis.


“Para relawan Sanggar Bhineka sengaja memakai kostum superhero supaya anak-anak tidak takut periksa gigi. Bahkan, jika ada yang perlu cabut gigi, ada anak yang sampai dipangku oleh Spiderman. Cara ini ternyata sungguh efektif,” ujar Danar.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kesetaraan akses kesehatan gigi bagi seluruh anak Indonesia, termasuk anak-anak yatim korban Covid-19 yang kehilangan orang tua.

“Kami menghadirkan dokter gigi ini untuk menyatakan kesetaraan kesehatan gigi adalah milik semua anak Indonesia, termasuk para anak yatim korban Covid-19. Karena mungkin setelah tidak memiliki orang tua akibat Covid-19, mereka kurang memperhatikan kesehatan giginya,” jelasnya.

Menariknya, para superhero yang bertugas mendampingi anak-anak ternyata tidak luput dari pemeriksaan. Danar yang mengenakan kostum Batman juga ikut diperiksa kondisi giginya. Hasilnya cukup mengejutkan karena beberapa giginya mengalami kerusakan dan berlubang.

Batman pun ternyata bisa sakit gigi. Momen tersebut menjadi bagian menarik dalam kegiatan yang dikemas dengan suasana ceria agar anak-anak tidak lagi menganggap pemeriksaan gigi sebagai sesuatu yang menakutkan.

Dokter gigi Rina Wahyu Utami, pemilik Esem Dental Care, mengatakan kegiatan tidak hanya berupa pemeriksaan dan pengobatan, tetapi diawali dengan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Hari ini selain pemeriksaan gigi dan pengobatan gigi, kami juga memberikan edukasi tentang kesehatan gigi terlebih dahulu. Tadi beberapa anak ada yang perlu dilakukan pencabutan gigi dan pengobatan karena giginya rusak dan berlubang. Salah satu penyebabnya karena banyak yang sering mengonsumsi makanan manis secara berlebihan,” ungkapnya.

Rina berharap edukasi yang diberikan dapat membuat anak-anak memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini, termasuk membatasi konsumsi makanan dan minuman manis serta rutin memeriksakan gigi.

Salah satu peserta, Fahri, 9 tahun, anak yatim korban Covid-19, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan sudah lama tidak memeriksakan giginya sejak ayahnya meninggal dunia akibat Covid-19.

“Sudah lama sekali saya tidak periksa gigi sejak ayah meninggal karena Covid-19. Dulu ayah suka menemani Fahri saat periksa ke dokter gigi. Hari ini Fahri senang sekali karena ternyata gigi Fahri lumayan sehat,” tuturnya.

Kegembiraan juga dirasakan Alka, anak duafa yang tinggal di lingkungan sekitar Sanggar Bhineka. Ia sempat merasa takut sebelum menjalani pemeriksaan karena mengira akan langsung disuntik.

“Awalnya takut karena saya kira nanti disuntik. Saya takut jarum suntik. Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan,” ujar Alka.

Danar menambahkan, kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis tersebut akan menjadi kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh Sanggar Bhineka.

“Kegiatan ini akan rutin dilaksanakan oleh Sanggar Bhineka supaya adik-adik murid sanggar sehat semua,” pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Perkuat Karakter dan Kolaborasi, Murid Kelas III SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Field Trip Edukatif


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top